Siapa yang tak ingin disayang pasangannya?

Salah satu tujuan menyayangi, ya rasa ingin disayangi dengan kadar yang sama. Sementara menjalin hubungan bersama bukan jaminan untuk disayangi ampun-ampunan oleh pasangan. Mengingat ada banyak kasus, kadar kasih sayang dari hubungan berat sebelah. Ceweknya sayangnya kebangetan, sementara cowoknya biasa saja malah kadang rasa ingin main-main dengan hubungannya lebih besar.

Oleh karena itu, sebelum berharap di sayangi ampun-ampunan oleh pasangan, kamu sendiri perlu menilai dirimu. Apakah kamu layak disayangi sesuai dengan harapanmu? Karena memang ada beberapa karakter diri yang ternyata bisa jadi kunci untuk disayangi ampun-ampunan oleh pasangan. Karakter diri dalam memperlakukan pasangan dan menjalani hubungan. Karakter diri yang kira-kira seperti yang Hipwee Hubungan kali ini uraikan. Semoga salah satu atau beberapa ada di kamu ya.

1. Jadi pasangan yang bisa memberi kritik dan saran, bukan cuma iya-iya saja atas segala keputusan

Pasangan = partner masa depan via unsplash.com

Siapa bilang cinta saja cukup? Dalam membangun hubungan ucapan cinta tak cukup untuk membuatnya selalu kokoh. Kamu atau dia perlu berkomunikasi yang baik. Tak sekadar ngobrol ke sana ke mari, tapi perlu ada yang namanya diskusi untuk memberi kritik ataupun saran kepada pasangan.

Semisal saat pasangan ingin kembali melanjutkan sekolahnya, kamu bisa memberi saran kampus dan arah studi apa yang baiknya dipilih. Atau saat dia membuat kesalahan, kamu sebagai pasangan harus mengingatkan, pastinya dengan cara yang tepat. Tak hanya iya dan iya dengan segala keputusan, sementara dirimu sendiri kurang nyaman, atau sebaliknya.

2. Tahu kapan harus memberi saran, kapan jadi pendengar, agar dia nyaman di sisimu sekarang hingga seterusnya

Pasangan pengertian via unsplash.com

Kebanyakan orang inginnya selalu didengarkan. Namun tak ada salahnya mencoba mendengarkan. Karena memang mendengar dan didengarkan itu salah satu kunci kenyamanan. Terlalu banyak mendengar, yang ada membuat kamu atau dia merasa tak dihargai karena tak diberi kesempatan berbicara. Sedangkan terlalu banyak didengar membuat salah satu dari kalian cepat bosan, sebab menjadi pendengar bukan pekerjaan yang mudah. Jadi, baiknya memang seimbang, kamu tahu kapan jadi pendengar, kapan harus memberi saran.

3. Mampu membedakan antara mengajak berbenah bersama, dengan sikap menuntut dia menjadi yang terbaik saja

Berbenah bersama via unsplash.com

Bukankah kamu sendiri tak mau jika terus dituntut untuk jadi yang terbaik? Hal seperti ini yang kadang dilakukan tanpa sadar. Kamu menuntut pacarmu untuk lebih perhatian, padahal dia sudah melakukan dengan sebaik mungkin. Kamu ingin dia lebih peka, sementara dirimu saja seringnya tak mau terbuka. Meminta disayang pasangan jelas bukan begitu caranya. Kamu dan dia perlu kerjasama untuk berbenah diri, demi tercapainya hubungan yang sesuai dengan standar berdua.

4. Saat berbeda pendapat, bisa mengontrol ego diri dan mau diajak berbicara secara dewasa demi tercapai jalan tengah

Beda pendapat via unsplash.com

Logikanya, tak ada orang yang suka dengan orang yang suka marah dan mudah ngambek. Apalagi kalau marahnya cuma karena berbeda pendapat. Sebab perbedaan itu aslinya ada untuk diselaraskan alias dicari jalan tengahnya, tujuannya ya agar sama-sama nyaman. Sementara marah hanya akan membuat perbedaan jadi jurang yang membuat dia malas dan berpikir dua kali untuk menyayangimu.

5. Tetap menjaga penampilan, sesederhana terlihat rapi dan wangi, sebab menyayangi diri sendiri modal untuk disayangi pasanganmu ini

Menjaga penampilan dan menyayangi diri sendiri via unsplash.com

Ah, udah ada yang punya ini, jadi ngapain dandan lagi?

Sudah memiliki pasangan sering membuat kita lupa bahwa perasaan itu perlu dijaga. Dengan alasan sudah ada yang punya, seharusnya tidak lantas membuat kita abai dengan penampilan dan kesehatan diri. Justru perempuan yang pandai merawat diri ini yang akan disayangi ampun-ampunan oleh suami. Alangkah baiknya juga bila tetap melakukan perawatan seluruh badan, meski sudah berstatus istri orang. Toh selain membuat pasangan kian sayang bila kamu senantiasa sedap dipandang, merawat diri adalah bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri.

Karena tampil sehat dan segar dari ujung rambut hingga ujung kaki juga bentuk penghargaan terhadap diri sendiri dan pasangan, jangan sampai wajahnya kinclong dan flawless, tapi kakinya kering dan pecah-pecah. Terutama bila kamu sering pakai heels atau berada di ruangan ber-AC. Pakai Kanna Krim Lembut, sebagai pengganti lotion, untuk membuat tumit kakimu mulus dan sehat secara sempurna. Kanna Krim Lembut ini aman dipakai setiap hari lho. Kandungan soy lecithin-nya bisa membantumu mengatasi kaki yang kering, kasar, dan pecah-pecah ringan. Nggak perlu ribet, karena kemasannya yang super ekonomis itu gampang di bawa ke mana-mana.

6. Tahu potensi diri sendiri dan bagaimana caranya mengembangkan diri. Nggak melulu ngikutin dia ke sana  ke sini

meengembangkan diri via www.123rf.com

Mengetahui potensi diri dan mengejar mimpi menjadi nilai plus untuk perempuan. Karena itu artinya dia sangat memahami dirinya sendiri, dan meyakini bahwa dirinya bisa mengejar mimpi. Perempuan dan tekad keras serta kemandirian, bakal membuat pria mabuk kepayang. Karena entah bagaimana, semangat itu akan menularinya juga. Selain itu, memiliki kesibukan sendiri dan tidak selalu mengikuti pasangan ke mana-mana, dengan sendirinya akan memberi ruang kepada pasangan untuk merindukan.

7. Selalu bersyukur atas hubungan kamu dan dia, biar bahagia selalu ada di antara kalian

Bahagia itu kalian yang ciptakan via unsplash.com

Bersyukur saja dulu sebelum meminta disayangi. Karena terkadang, ada orang yang sudah disayang dengan ampun-ampunan tapi rasanya masih kurang. Dan salah satu penyebabnya, tak punya standar untuk hubungannya sendiri, yang dilihat hubungan orang lain saja. Padahal setiap hubungan punya cara yang berbeda untuk menemukan kebahagiaan. Punya cara yang beda juga untuk membentuk kasih sayang.

Jadi, semua memang harus berawal dari dirimu dulu sebelum berharap mendapat kasih sayang yang sempurna tanpa cela dari pasangan. Jangan sampai kamu merasa sudah mencurahkan kasih sayang, tapi nyatanya kamu tak peduli dengan kenyamanan pasangan terhadap dirimu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya