Semakin dewasa pemikiranmu, harapan soal hubungan kalian kini sudah pasti ke arah yang lebih serius, ialah pernikahan. Kamu sendiri paham bahwa kesiapan yang harus dimiliki kalian terutama cowokmu tak hanya materi saja. Tapi juga karakter kedewasaan cowokmu yang dapat membimbingmu mengarungi bahtera rumah tangga kelak.

Paling penting adalah bagaimana dia dapat membimbingmu menjadi lebih baik dengan sifat dewasa yang dia miliki. Walau hati sudah klop tapi nggak ada salahnya kok kamu menilai cowokmu, apakah dia sudah layak dijadikan pendamping. Setidaknya kalau cowokmu sudah punya beberapa hal ini, kamu patut berharap bahwa dia pasti membawamu kepelaminan, dan mampu jadi suami idaman.

1. Cerdas mengontrol emosi dalam setiap pertengkaran, dengan sendiri membuat selalu punya solusi untuk masalah kalian

cerdas menjaga emosi via www.unsplash.com

Advertisement

Kecerdasaannya dalam mengontrol emosi tak menciptakannya menjadi orang yang emosional, dia yang tak pernah membentakmu ketika sedang marah, sudah pasti benar layak dipertahankan. Pasanganmu lebih baik diam sampai emosinya selesai. Kalau pun memang marah, dia tak akan melimpahkan amarahnya. Salah satu tanda kedewasaannya adalah dia juga matang secara emosi. Saat dihadapkan oleh pertengkaran, dia lebih memilih mengajakmu kompromi untuk menemukan solusinya ketimbang hanya melimpahkan semua kesalahan padamu.

2. Dia yang tak hanya romantis diucapan saja, tapi benar setia dan selalu merasa beruntung memilikimu

Kamu terlalu berharga untuk disia-siakan via www.unsplash.com

Bersyukur mendapatkanmu membuatnya mudah menjaga hatinya untukmu, karena dia merasa sudah cukup beruntung memiliki kekasih sepertimu, apapun kekuranganmu sikap dewasanya seakan melengkapi segala kelemahanmu. Dia bukan lagi laki-laki yang tebar pesona untuk mendapatkan perhatian wanita lain, karena baginya kamu terlalu berharga untuk disia-siakan. pencariannya seakan sudah berhenti di kamu seorang.

3. Sikapnya yang mampu mengayomimu tanpa pernah terkesan menuntut atau mengekang

mengayomi bukan mengekang via www.unsplash.com

Tanpa banyak menuntutmu untuk menjadi sempurna, dia paham bahwa kamu cantik dengan caramu. Alih-alih mengekangmu dan membatasi pergaulanmu, dia jauh dari kata posesif dan percaya bahwa kamu memang layak diperjuangkan. Saat kamu mulai menyimpang atau ada sikapmu yang kurang baik, dia yang mengayomimu tau bagaimana cara menasehatimu dan memberimu arahan ke jalan yang baik. Seakan berjalan dalam kegelapan dia lah lenteranya.

4. Dia mau mengenal teman-temanmu dan punya rasa peduli dengan keluargamu

perduli dengan orang-orang disekitarmu via www.unsplash.com

Advertisement

Bukan hanya untukmu, tapi rasa perdulinya juga ada untuk keluargamu. Dia seakan mempersiapkan dan memantaskan diri agar dapat diterima dengan baik di keluargamu, karena keluargamu juga bagian darimu. Selain keluargamu, kekasihmu juga mudah bergaul dan akrab dengan teman-temanmu. Tanpa rasa canggung, dia juga ingin mengenal lingkungan pertemananmu dan dia juga ingin tahu dengan siapa saja kamu bergaul agar tak ada kekhawatiran.

5. Dukungan untukmu selalu siap dia berikan, bahkan saat harimu sedang berat dan kelabu

siap memberimu dukungan via www.unsplash.com

Dia yang selalu berupaya membesarkan hatimu untuk tak mudah menyerah meski situasi membuatmu ingin sekali membuatmu menyerah, semangat dan dukungan yang dia berikan juga tak hanya kata semata, tapi juga tenaga. Dia yang rela mengantar atau menjemputmu pulang kantor atau kuliah adalah salah satu bentuk dukungannya juga lho, meski sederhana tapi ada ketulusan di sana.

6. Tak hanya menjadi pendengar yang baik, tapi dia juga perduli tentang pendapatmu

bisa menjadi pendengar yang baik via www.unsplash.com

Saat kamu sedang ingin marah-marah atau hanya ingin menangis, telinganya selalu siap untuk mendengarmu dan bahunya selalu siap jadi sandaran ternyamanmu. Tanpa menghakimi setiap keluh kesahmu, justru dia bisa dengan bijak memberimu saran yang baik untuk masalah yang sedang kamu hadapi.

Begitupun saat keadaan sebaliknya, dia selalu meminta pendapatmu saat dirinya sedang dihadapkan pada suatu masalah atau pilihan. Baginya, kamulah orang pertama yang terlintas ketika dia dalam keadaan seperti itu, dan pendapatmu menjadi bagian yang dia tunggu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya