Katanya pertengkaran itu bumbu dalam hubungan.

Kalimat tersebut tak sekedar ungkapan belaka. Sebab secara ilmiah, pertengkaran dapat memiliki banyak peran sekaligus manfaat. Salah satunya adalah sebagai cerminan bahwa hubungan kalian sehat dari dalam. Seperti yang dikatakan dalam sebuah penelitian dari University of Washington ini. Dalam penelitian tersebut menyebutkan bahwa pasangan yang kerap bertengkar mampu bertahan lebih langgeng serta memiliki kecenderungan untuk terus bersama.

Advertisement

Berdasarkan penelitian tersebut, Hipwee jabarkan beberapa hal yang membuat adanya pertengkaran justru menjadi cerminan sehatnya sebuah hubungan. Coba sekarang dibaca baik-baik, siapa tahu kalian yang sering bertengkar ini ternyata memiliki hubungan yang sehat sesuai dengan hasil penelitian di atas.

1. Mengeluarkan uneg-uneg lewat pertengkaran akan menjauhkan kalian dari bibit rasa benci yang tumbuh dari dalam

Lebih baik diungkapkan daripada dipendam via www.unsplash.com

Hubungan yang bisa dikatakan sehat ketika ada keterbukaan di dalamnya. Kamu dan dia yang sering bertengkar ini diam-diam telah menjalani salah satu syarat hubungan sehat tersebut. Bertengkar membuat kalian tak segan untuk mengeluarkan uneg-uneg atau pendapat. Awalnya memang masih ada ego dan rasa tak terima dengan pendapat pacar. Tapi setelah beberapa pertengkaran, kamu dan dia sadar bahwa apa yang mengganjal di hati memang sebaiknya di keluarkan. Selain melepaskan beban, kalian juga terhindar dari bibit benci yang tumbuh karena terlalu lama menyimpan uneguneg itu sendiri.

2. Kamu dan dia jadi memandang masing-masing sepadan. Tak ada yang merasa dominan dalam hubungan

Tak ada yang dominan ataupun yang terpojokkan via www.unsplash.com

Sebuah hubungan yang sehat juga ditandai dengan tidak adanya pihak yang merasa paling benar atau dominan. Kalian sama-sama memandang diri sendiri sepadan. Hal ini terjadi akibat pada saat bertengkar kalian memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama. Tugasnya, menceritakan hal-hal yang membuat kamu atau dia tak nyaman. Sementara tanggungjawab yang kalian emban adalah menghadapi serta selalu menjaga ritme hubungan meskipun badai pertengkaran telah hadir. Jika dua hal ini sudah ada, pertengkaran ya ibarat bumbu.

3. Pertengkaran menjadi wadah kalian sama-sama tumbuh dan berkembang. Lain halnya jika saling diam saat ada masalah datang

Tumbuh dan berkembang bersama via www.unsplash.com

Advertisement

Tumbuh dan berkembangnya seorang manusia bisa terjadi akibat adanya tantangan dalam hidup. Tantangan tersebut menjadi fase belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi di kemudian hari. Dalam hal ini, pertengkaran yang sering kalian alami merupakan tantangan dalam hubungan kalian. Kamu dan dia akan bisa sama-sama tumbuh dan berkembang jika secaa berulang-ulang ditempa dengan tantangan berupa pertengkaran ini. Kalau hubungan kalian adem ayem, bukankah kamu dan dia tak akan pernah berkembang sebagai seorang pasangan?

4. Dengan bertengkar, kamu dan dia mampu memahami sifat masing-masing. Meskipun prosesnya perlu waktu yang tak sebentar

Memahami sifat masing-masing via www.unsplash.com

Ada sebuah ungkapan yang menyebutkan, sifat asli seseorang dapat dilihat ketika emosi menguasi kepala. Salah satu hal yang mampu mendatangkan emosi tersebut adalah ketika kamu dan dia tengah terlibat dalam sebuah pertengkaran. Meskipun emosi kadang tak terasa hadir begitu saja, sifat aslimu bisa terbaca juga. Intensitas pertengkaran kalian yang sudah di level sering ini pun menjadi momen berharga. Sebab pada momen tersebut kamu dan dia mampu memahami sifat masing-masing yang sebenarnya. Apakah dia merupakan seseorang yang penyabar, keras kepala, atau penuntut. Semuanya akan terbuka ketika kalian telah terlibat pertengkaran selama beberapa kali.

5. Pertengkaran memang tak hanya sekali, tapi ini akan menambah pengalaman kalian dalam mengendalikan fase kritis di hubungan

Tak ada aksi saling diam via www.unsplash.com

Selain mampu mengetahui sifat masing-masing pasangan, sering bertengkar membuat kalian kaya akan pengalaman. Pengalaman tersebut tentu saja yang berhubungan dengan kemampuan mengendalikan fase kritis yaitu pertengkaran ini. Intensitas pertengkaran yang sering membuat kalian tak takut akan sebuah perpisahan. Sebab kamu dan dia sudah tahu bagaimana mendinginkan lagi hubungan meskipun baru saja diterjang badai pertengkaran. Sehingga tak ada lagi aksi saling diam setelah bertengkar hebat.

6. Bukannya tak dewasa karena sering bertengkar. Justru pertengkaran tersebut tanda hubungan kalian kian punya kualitas

Pertengkaran berkualitas via www.unsplash.com

Kayak anak kecil banget sih kalian! Dikit-dikit bertengkar~

Anak kecil memang rentan melakukan pertengkaran dengan sesame anak kecil lainnya. Hal yang menyebabkan pertengkaran mereka juga paling sepele dan diselesaikan denga cara yang sepele juga. Namun kamu yang sering bertengkar dengan pacar tak pernah sepele memaknainya. Pertengkaran yang terjadi di antara kalian berdua jelas punya kualitasnya sendiri. Sebab pertengkaran tersebut tak hanya menghasilkan adu pendapat saja. Tapi juga menghalau rasa benci, saling terbuka, hingga pengalaman yang tak ternilai. Kalau hal-hal tersebut yang kamu dapatkan dari pertengkaranmu, rasanya predikat ‘anak kecil’ tak pantas lagi kalian sandangi.

Pertengkaran dalam hubungan juga selayaknya hal lain di kehidupan yang punya dua sisi. Baik dan buruk. Dan seringnya pertengkaran inilah yang menjadi tanda sehatnya hubungan ini merupakan sisi baiknya. Kalau sampai sekarang kamu sering bertengkar dengan pacar, tak perlu resah dahulu. Siapa tahu hasil dari penelitian ilmiah tersebut memang cocok untukmu. Kamu dan dia sebenarnya memiliki hubungan yang sehat. Hanya saja tak menyadarinya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya