Salah kalau orang bilang pasangan LDRan itu paling menyedihkan. Setidaknya yang LDR-an masih masuk akal ketika tak bisa bertemu dalam rentan waktu tertentu, karena apalagi kalau bukan jarak. Sementara pasangan yang tinggal satu kota tapi jarang bertemu, bukankah ini lebih mengenaskan lagi? Sama-sama memendam rindu pasti. Tapi bedanya yang satu kota ini tak bisa sering bertemu karena terhalang kesibukan masing-masing. Sampai beberapa orang terdekatmu menganggap hubungan kalian tak bertahan lama karena kurangnya intensitas bertemu.

Padahal sama saja seperti yang LDR-an, pasangan satu kota yang jarang bertemu juga punya keistimewaan tersendiri. Drama pasti ada, tapi yang jelas beberapa keistimewaan ini bisa membawa hubungan kalian sampai ke tahap paling sakral untuk kalian berdua.

1. Hubungan kalian jauh dari kata bosan. Karena di setiap pertemuan pasti ada aja rasa penasaran, seperti kira-kira apa yang akan dia ceritakan?

Selalu ada cerita baru via benjhaisch.com

Advertisement

Sederet kewajiban seperti pekerjaan kantor yang harus prioritaskan membuat kalian jarang bertemu. Rindu tak perlu ditanya lagi. Tapi di satu sisi, rasa-rasa itu juga yang buatmu mungkin bertanya-tanya, seperti bagaimana rupa atau penampilannya setelah hampir satu bulan tak bertemu. Bisa jadi juga kamu ingin sekali mendengarkan langsung cerita cowokmu saat tugas liputan di luar kota beberapa waktu yang lalu.

Hal-hal seperti itu tadi yang sebenarnya membuat rentan waktu pertemuan yang cukup panjang jadi cara jitu untuk memupuk rasa penasaran. Sementara rasa penasaran juga yang punya andil cukup besar untuk menghindari kebosanan.

Yang, kamu potong poni ya?

Iya, lucu nggak? Baru dua hari yang lalu nih potongnya.

2. Kamu dan dia bisa menyikapi rindu dengan dewasa, sebab rasa itu yang justru membuat perasaan kalian semakin kuat lagi

Menyikapi rindu dengan dewasa via www.tumblr.com

Advertisement

Menghadapi awal-awal rindu memang tak pernah mudah. Kadang suasana hatimu ikut kacau karena tak tahan menahan rasa-rasa ingin bertemu. Tapi seiring berjalannya waktu, rasa rindu yang kian akrab ini tak membuatmu bereaksi berlebihan, seperti tiba-tiba ketus tanpa sebab mirip orang sedang PMS. Sebab di titik ini pula kamu sudah mulai paham, kalau rindu pun berperan menguatkan chemistry, perasaan sampai ikatan batin kalian.

3. Kalian terhindar dari rasa ketergantungan yang punya andil memicu ego masing-masing semakin besar

Nggak perlu kemana-mana berdua via www.unsplash.com

Saat pasangan normal lainnya kemana-mana berdua, kamu dan dia tetap saja sering sendiri. Ke kondangan sendiri sampai kadang bosan di tanya mana pasangannya. Dulu mungkin kalian pernah memaksakan pasanganmu untuk menemani. Tapi semakin terbiasa jarang bertemu kamu pun sadar kalau memang kalian masih punya kehidupan masing-masing. Toh pacaran juga bukan alasan untuk menghentikan kemandirianmu. Sementara pasangan bukan juga bodyguard atau asisten pribadi yang harus ke mana-mana menemani.

4. Jarang bertemu bukannya tak perhatian lagi. Kalian berdua selalu memiliki cara-cara tersendiri untuk saling mengasihi

Tahu bagaimana memberikan perhatian via benjhaisch.com

Setiap pasangan jelas punya cara yang berbeda untuk menjalani hubungannya, salah satunya ya soal perhatian. Ada banyak cara menunjukkan perhatian bahkan lewat chat atau telepon dan seperti kalian yang bertemu jarang-jarang. Memperhatikan pasangan jelas tak berfokus saat pertemuan saja. Kadang sesederhana, mengirimkan makanan ke kantornya sebagai ganti chat ‘jangan lupa makan’. Bukankah itu cara untuk tetap saling mengasihi juga?!

5. Sesekali drama tetap ada, tapi itu juga yang buat kalian memahami lebih dalam lagi karakter pasangan

Sesekali drama tak apa~ via benjhaisch.com

Namanya juga hubungan, sesekali drama pasti ada. Tapi drama-drama tadi tak kalian sikapi dengan pemikiran yang dangkal. Sebab kalian selalu percaya, kalau drama ada memang untuk mengajari kalian letak kekurangan hubungan ini. Bahkan kalian bisa memahami karakter pasangan lebih dalam, seperti saat dia terlihat belum juga mau mengerti. Padahal dia sendiri aslinya mengerti hanya saja sifat keras kepalanya kadang sulit untuk menerima keputusan yang menurutnya tak cukup baik untuk kalian.

6. Jarang bertemu membuat kalian selalu memupuk rasa saling percaya, sehingga membuat hubungan kalian bisa bertahan lebih lama

Saling percaya via benjhaisch.com

Sama seperti pasangan LDR-an, kunci dihubungan kalian tetap ada pada kepercayaan. Kamu percaya akhir pekan ini memang dia ada tugas liputan ke luar kota, karena itu acara nonton kalian pun gagal. Kamu percaya setiap harinya dia punya deadline yang cukup padat, membuat sekadar makan malam bareng saja tak bisa. Sampai kalian sendiri percaya perasaan yang ada ini masih kuat sekalipun jarang bertemu. Dan kalian tak bisa bertemu memang sedang sama-sama sibuk.

Jadi tak perlu ada yang dikhawatirkan biarpun kalian satu kota tapi jarang bertemu. Karena kuantitas pertemuan masih terlalu tentatif untuk menentukan sukses atau tidaknya hubungan itu. Toh kalau kalian bisa memahami 6 keistimewaan tadi bukan hal yang mustahil untuk bisa langgeng sampai menikah dan menua bersama.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya