Rasa sayang yang berlebih terhadap kekasih memang bukan hal yang tak mungkin akan melahirkan rasa saling membutuhkan dan selalu ingin di sampingnya. Seakan jargon “Ke mana pun kamu pergi, aku ikut” memang kamu rasakan. Perlahan rasa ingin selalu bersamanya menjalar menjadi rasa ketergantungan. Kamu selalu merasa tak lengkap dan khawatir saat dirinya sedang tidak bersamamu. Wajar memang, tapi segala yang berlebihan itu memang tidak baik.

Kamu bahkan rela melakukan apapun sampai mengorbankan kebahagiaanmu sendiri untuk kekasihmu karena rasa ketergantunganmu itu. Kalau sudah begitu kamu perlu waspada ketika semua terasa menyiksa. Terlebih kalau beberapa tanda ketergantungan dengan cowokmu ini sudah ada di kamu, sebaiknya kamu mulai membatasi apa yang dirasa berlebihan sebelum merugikan dirimu sendiri.

1. Semua yang dia katakan seperti halnya titah, membuat apapun yang kamu lakukan harus dengan seizinnya

Aku boleh nongkrong sama temen-temen kan? via www.unsplash.com

Advertisement

Mungkin di balik itu semua ada maksud baik kekasihmu, tapi apakah yang menurutnya baik untuknya juga baik untukmu? Jangan langsung menelan mentah-mentah apa yang dia katakan, keputusan tetap ada di tanganmu karna kamu yang menjalankan. Toh status kalian masih pacaran, lain halnya kalau kalian memang pasangan sah di mata Tuhan. Sampai semua yang kamu lakukan harus mendapat izin dulu darinya, memangnya dia siapa? Kalau seperti itu terus, bagaimana kamu bisa berkembang? Masa mudamu terlalu sayang, kalau untuk selalu nurut dengan kekasihmu.

2. Tak jarang dia bermain drama hanya untuk mendapat perhatianmu, dan amarahnya selalu meluluhkan kamu

pokoknya kamu salah! via www.unsplash.com

Membesar-besarkan masalah kecil dan bermain drama seolah-olah dia adalah korban dari setiap masalah yang dia hadapi untuk menarik perhatianmu. Tak jarang dia pun bisa memulai pertengkaran saat apa yang diharapkan darimu tidak didapatkannya. Itu jelas bukan cara yang baik untuk menarik perhatian, atau dengan mudahnya dirimu luluh sekejap karena amarah serta kata-kata manjanya. Padahal kamu pantas bersikap tegas jika dia memang salah.

Advertisement

3. Dia bisa melakukan apapun karena dirinya tahu, kamu akan melakukan apapun untuknya

apa sih yang enggak buat kamu? via www.unsplash.com

Dia memang tahu pasti, kamu akan melakukan apapun yang dia mau. Oleh karena itu dia juga bisa bertindak seenaknya tanpa kamu sadari, sebabnya apalagi kalau bukan cinta dan rasa ketergantungan yang membutakanmu. Walau lagi-lagi kamu harus menomerduakan keinginan dan kebahagiaanmu hanya untuk membuat dia makin sayang denganmu. Sebutan “Budak Cinta” rasanya memang pantas kamu sanding. Harusnya, kamu tak perlu repot-repot memenuhi keinginannya. Kalau memang sayang, dia juga tidak akan banyak menuntutmu, bukan?

4. Kamu selalu berfikir bahwa kebahagianmu itu dirinya, dan dirimu tak bisa bahagia tanpanya

Kamu bahagiaku via www.unsplash.com

Meski jelas-jelas kamu sadar kamu sedang dalam hubungan yang melelahkan, tapi sayangnya rasa cinta untuknya mengalahkan prasangkamu sendiri. Rasa ketakutan tanpa dia lebih besar menguasaimu, dan hal itu pula yang membuatmu tetap merasa bahagia meskipun hatimu sering terluka. Keinginan untuk berjalan tanpa dia pernah ada dibenakmu, tapi apa daya jika yang tetap kamu pikirkan adalah bahagiamu belum lengkap tanpanya. Susah memang kalau sudah sayang.

5. Meski tak nyaman, tapi demi menjadi apa yang dia inginkan, kamu rela merubah dirimu sendiri hanya untuknya

melakukan apapun untuknya via www.unsplash.com

Misalnya, kamu bukan cewek yang suka berpakaian feminin, tapi demi menjadi yang kekasihmu inginkan. Kamu bela-belain mengoleksi banyak rok dan baju-baju yang jelas bukan kamu banget. Kamu harus repot-repot menjaga cara duduk dan cara berjalanmu saat kamu mengenakan rok dan berpenampilan seperti yang diinginkan kekasihmu.

Kalau memang dia berniat mengubahmu kearah yang lebih baik sih nggak masalah, tapi kalau apa yang ada di dirimu diubah hanya untuk memenuhi keinginannya dan belum tentu juga baik untukmu. Mau sampai kapan kamu kehilangan dirimu sendiri?

6. Nggak hanya jiwa dan raga, tapi materi pun sudah banyak kamu berikan untuknya

Setiap Anniv satu bulan ngasih barang mahal via www.unsplash.com

Kalau begitu sih namanya Cinta Menguras Tabungan. Kamu rela menghabiskan banyak uang hanya untuknya, membelikan hadiah ini-itu, memenuhi kebutuhannya dan bahkan kebutuhanmu belum tentu terpenuhi. Jika dia pun tidak perduli dengan kebutuhanmu dan tanpa melakukan hal yang sama, sebaiknya kamu mengurangi memberikan banyak materi berlebihan untuknya. Bukan karena nggak ikhlas, tapi kamu juga perlu mensejahterakan hidup dan masa depanmu, tak hanya untuk pacarmu saja.

Karena cinta yang besar, rasa ketergantungan itu hadir. Sebaiknya kamu tidak menggantungkan bahagiamu dengannya, dia hanya boleh menjadi bagian bahagiamu bukan untuk mendominasi seluruh kebahagiaanmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya