Ada kalanya kamu merasa sebal sekali dengan kakak perempuanmu. Apalagi saat kamu ingin meminjam barang-barangnya namun tak diberikan. Padahal kalau dia meminjam barang kepunyaanmu, pasti tak pernah minta izin dulu. Kalau sudah merasa sebal dengan kakakmu ini, kamu kerap berandai-andai jika menjadi anak tunggal di dalam keluarga.

Nggak punya saudara, pasti hidupnya tenang dan damai sekali, pikirmu. Tak perlu juga ada drama jika ingin meminjam atau berbagi sesuatu.

Advertisement

Namun tahukah kamu? Sebenarnya kakak perempuanmu ini telah berkorban banyak untuk adik kecilnya. Buatmu yang sering merasa sebal dengan kakak perempuanmu, yuk ketahui dulu pengorbanannya untukmu yang mungkin belum kamu tahu. Biar rasa sebalmu itu tak lagi mengakar kuat di dalam diri.

1. Saat kecil dulu, setiap kalian bertengkar, kakakmu akan pasang badan agar ayah dan ibu tak memarahimu

Pasang badan untuk membelamu via www.unsplash.com

Kamu pasti ingat saat kecil dulu kalian berdua pasti sering bertengkar. Dari mainan sampai perhatian yang diberikan ayah dan ibu, semuanya bisa memantik pertengkaran kalian berdua. Namun saat pertengkaranmu berujung pada marahnya ayah dan ibu, kakakmu justru pasang badan untuk menyelamatkanmu agar tak dimarahi. Dia selalu pandai memposisikan dirinya seolah-olah kamu menjadi pihak yang bersalah, dan harus menanggung omelan ayah dan ibu sendirian.

2. Karena tahu sikapnya akan menjadi teladan bagimu, dia berusaha untuk menjaga tingkah lakunya di hadapanmu

Menjaga sikapnya demi jadi teladanmu via www.unsplash.com

Kakak perempuan itu ibarat ibu kedua di dalam keluarga. Karena itu, diam-diam kakakmu berusaha menjaga tingkah lakunya agar bisa menjadi teladan bagimu. Coba perhatikan baik-baik tingkah laku kakakmu dengan teman sebayanya. Pasti akan berbeda sebab kakakmu ingin kamu mendapatkan contoh yang baik dari dirinya.

3. Umurnya mungkin hanya terpaut beberapa tahun darimu. Namun mau tidak mau dia harus bisa mandiri agar tak membebani ayah dan ibu

Mau tidak mau kakakmu harus bisa mandiri via www.unsplash.com

Advertisement

Kamu dan kakakmu hanya berjarak beberapa tahun saja. Namun dalam kemandirian, kakakmu lebih bisa diandalkan. Kemandiriannya ini sudah lama dia pelajari, atau lebih tepatnya saat kamu hadir di dalam keluarga ini. Kakakmu tidak ingin merepotkan kedua orangtua kalian kalau tak belajar mandiri dari awal. Dia ingin membantu ayah dan ibu kalian agar tak kerepotan mengurus anak-anak.

4. Ketika kamu ada masalah, dia turut membantu menyelesaikan masalahmu. Tak peduli akan keadaannya saat itu

Membantumu menyelesaikan masalah via www.unsplash.com

Dek, kamu abis ketilang? Mau kakak temenin sidangnya?

Kakak perempuan memang tangguh. Tidak peduli bagaimanapun keadaannya, kakakmu akan selalu menawarkan bantuan saat kamu tengah menghadapi masalah. Contohnya seperti pada saat kamu kena tilang karena tak sengaja melanggar lampu lalu lintas, kakakmu ini lah yang menjadi sosok yang paling panik. Dia bahkan menawarimu untuk menemani menjalani sidang ke pengadilan agar surat kendaraan motormu bisa kembali.

5. Begitu juga saat kamu dikhianati. Meski awalnya dia memarahimu namun di lubuk hatinya dia juga merasakan rasa sakit hatimu

Saat kamu sakit, kakakmu juga merasakannya via www.stocksnap.io

Sama halnya ketika kamu dikhianati oleh seseorang, bisa teman ataupun pacar. Kamu yang dikhianati pasti merasakan hati yang teriris perih. Namun tahukah kamu kakakmu juga sebenarnya merasakan hal yang sama? Meskipun pada awalnya kamu pasti kena marah karena tak tahan banting, tetapi setelahnya dia pasti akan berusaha buatmu nyaman agar tak bersedih lagi.

6. Dari kecil hingga saat ini, kakak perempuanmu rela mengalah agar kebutuhanmu bisa terpenuhi lebih dahulu

Rela mengalah via www.unsplash.com

Mungkin hal ini yang nggak kamu sadari sejak dulu. Meskipun sosoknya menyebalkan sekali, namun dia selalu rela mengalah demi adiknya ini. Dari segi mainan atau perhatian dari kedua orangtua, dia merela agar kebutuhanmu didahulukan. Kebesaran hati kakakmu untuk merelakan beberapa hal ini buatnya mampu bersikap lebih dewasa daripada umurnya.

7. Tak peduli betapa lelah dirinya, dia selalu menyediakan waktu saat kamu ingin berbagi cerita

Mau menyempatkan waktunya untukmu via www.unsplash.com

Kini kakakmu udah bekerja. Waktunya berada di rumah juga semakin sedikit hingga kebersamaan kalian juga berkurang. Meskipun kini ia udah bekerja, namun dia selalu menyediakan waktu saat kamu ingin berbagi cerita. Segala keluh kesahmu pun bisa keluar ketika kamu udah bercerita dengan kakakmu ini. Coba bayangkan jika kamu di posisi kakakmu ini. Lelah setelah bekerja seharian, tapi masih mau menerima segala keluh kesahmu dengan tangan terbuka. Bukankah hal itu termasuk salah satu pengorbanan juga?

Meskipun menyebalkan sekali, jangan sampai kamu membenci kakak perempuanmu ini. Sebab diam-diam dia telah berkorban untukmu. Hanya saja kamu belum menyadarinya selama ini. Semoga dengan artikel ini kamu bisa lebih bersyukur dengan kehadiran sosok malaikat tanpa sayap ini di dalam keluarga.

Kak, terima kasih atas semua pengorbananmu untuk aku dan keluarga!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya