Cowok gamers sering diidentikkan dengan cuek, tidak romantis, dan bikin makan hati kalau dijadikan pasangan. Dia yang hobinya nge-game melulu ini juga mungkin bukan tipe menantu favorit orangtua, dianggap tidak punya masa depan karena kerjaannya cuma main game seharian.

Padahal para gamers memiliki sisi lain yang keren lho. Meski sering dianggap pemalas, para gamers memiliki kecerdasan yang tinggi lho. Nah, di luar itu, masih banyak sisi lain gamer yang bisa kamu pertimbangkan untuk dijadikan pasangan dan bikin makin cinta ;p

1. Biasanya para gamers memiliki kemampuan bahasa inggris di atas rata-rata. Cocok jadi teman latihan juga

Bahasa inggrisnya jago via unsplash.com

Advertisement

Kebanyakan game yang populer memiliki pengantar bahasa inggris. Hal ini mau nggak mau membuat para gamers jadi jago bahasa inggris. Karena kalau tidak paham instruksi, berarti nggak bisa main. Selain itu, dalam video game juga banyak kosa kata baru yang selalu bisa dipejalari. Jadi seorang cowok gamers, bisa jadi partner untuk latihan bahasa inggrismu lho.

2. Pacaran sama cowok gamers mengurangi beban pikiran. Soalnya dia gampang dicari pas nggak ada kabar

Paling juga lagi nge-game! via unsplash.com

Diwhatsapp, nggak dibalas. Ditelepon, nggak diangkat. Dua hal ini sudah bisa mengundang seribu tanya di benak kaum hawa. Jangan-jangan sakit, atau malah sibuk dengan cewek lain. Namun memiliki pasangan seorang gamers, membuat pikiran lebih tenang. Kalau dia mulai nggak ada kabar, cari saja dia di depan laptop. Paling-paling juga dia sibuk berjuang melawan musuh di sana. Hehe

3. Bila ingin pasangan yang setia, cowok gamers bisa jadi salah satunya. Mereka tak punya waktu untuk main-main di belakangmu

fokus! via www.pexels.com

Selain cuek, cowok gamers ini juga sangat sibuk. Daripada nongkrong-nongkrong dan tebar pesona, dia lebih suka berkutat dengan laptop atau ponselnya. Saat sudah berhadapan dengan game, perhatiannya benar-benar fokus ke situ. Tak ada waktu untuk lirik-lirik cewek lain. Apalagi kucing-kucingan main di belakang. Kalau mencari pasangan yang setia, mereka bisa diandalkan.

4. Main game juga perlu teamwork lho. Jadi para gamers ini bisa banget dijadikan partner dalam rumah tangga

AOV P;ayer Indonesia

Advertisement

Keseringan sibuk sendiri di depan laptop membuat para gamers dianggap anti sosial dan nggak paham teamwork. Padahal ada banyak game yang dimainkan secara tim. Di sini, seorang gamers bisa belajar soal komunikasi, sosialisasi, dan leadership. Bahkan sebuah studi menyatakan bahwa pada anak-anak, main game bisa meningkatkan kemampuan bersosialisasi lho. Jadi, nggak perlu khawatir. Cowok gamers cocok kok dijadikan partner untuk membangun rumah tangga ;p

Terutama kalau dia adalah pemain game Arena of Valor alias AOV. Adu strategi dan kerja sama tim adalah kunci dari AOV. Kerja sama tim ini sangat dibutuhkan untuk mencari titik lemah dari pertahanan musuh. Jadi kalau pasanganmu sekarang sering “ngilang” dan ternyata main AOV, nggak perlu diomelin ya. Kamu juga bisa lho ikutan main, biar sama-sama belajar bekerja sama. Biar semakin seru, biarkan Fruit Tea menemani acara main game kalian. Ada banyak rasa yang bisa kamu pilih sendiri. Kesegaran Fruit Tea yang #BanyakSensasinya ini bikin kegiatanmu makin seru!

5. Tak perlu menanyakan soal perjuangan. Cowok gamers paling tahu soal berjuang sampai titik penghabisan

pejuang sejati!

Melihatnya duduk di depan laptop atau berkutat dengan ponsel seharian mungkin mudah bagimu untuk menganggap cowok gamers itu pemalas. Andai kamu tahu, ada ribuan rintangan dan cobaan yang harus dihadapi gamers untuk sebuah kemenangan. Mereka adalah pejuang yang tangguh dan perancang strategi yang hebat. Begitu juga soal kehidupan, mereka nggak akan mudah menyerah, apapun tantangannya.

6. Suka kesel kalau pasangan yang nggak sabaran? Cowok gamers bakal tetap tenang selama ada ponsel di tangan

sabar menunggu via www.123rf.com

“Lama amat sih kamu ngalisnya? Aku S2 dulu bisa kali ini!”

Siapa yang tak mau punya pasangan yang selalu sabar? Yang nggak mudah emosi ataupun terprovokasi? Yep, cowok gamers lah yang kamu cari. Selama ada ponsel di tangan dan game yang bisa dimainkan, nungguin kamu sampai satu jam tak akan membuatnya berkoar-koar. Selain itu, cowok gamers juga cenderung memiliki emosi yang lebih stabil dan nggak mudah stres lho. Apa lagi sih yang kamu cari?

7. Masih menganggap game itu kegiatan tak berguna? Turnamen eSport ini sudah ada di mana-mana lho

Turnamen AOV di Asian Games

Inilah stigma yang paling sering terjadi. Para gamers dianggap cuma suka main-main dan tidak punya masa depan. Memangnya main game bisa menghasilkan uang? Bisa dong. Saat ini banyak tournamen eSport yang berhadiah jutaan rupiah. Bahkan eSport adalah salah satu cabang olahraga eksibisi dalam Asian Games 2018 kemarin termasuk AOV. Hal ini menjadi bukti bahwa sudah bukan zamannya menganggap main game adalah kegiatan orang pemalas yang nggak punya masa depan.

Khusus untuk kamu pecinta AOV, ada tawaran menarik dari Fruit Tea nih. Hanya dengan membeli Fruit Tea dengan kemasan AOV di Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi, kamu bisa mendapatkan Skin Cresht Sharkover dan Maloch Dreadywym. Di Indomaret, setiap pembelian 2 buah Fruit Tea 350ml rasa yuzu, kamu akan mendapatkan 1 kode unik yang bisa kamu tukarkan di aov.co.id/redeem Sementara untuk pembelian di Alfamart atau Alfamidi, setiap pembelian 3 varian Fruit Tea Sosro Alfamart atau Alfamidi rasa Apple, Blackcurrant, atau Yuzu berhak mendapatkan 1 kode unik yang bisa digunakan untuk mendapatkan Fruit Tea Box dengan menukarkannya di aov.co.id/redeem. Promo ini berlangsung sampai 30 November 2018 ya. Cek info selengkapnya di sini~


Jangan terburu-buru memandang sebelah mata pada gamers. Meski sekilas mereka terlihat kusut, pemalas, dan tak punya masa depan, sisi-sisi tersembunyi ini bakal bikin kamu mudah jatuh cinta.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya