Cewek katanya banyak maunya, minta selalu dimengerti lah, lebih diperhatikan lah, sampai kadang juga diprioritaskan. Padahal aslinya cewek sama seperti cowok yang kemauan utamanya dihargai oleh pasangannya, baik dari segi perasaan, pikiran, sampai hubungan yang kalian miliki. Toh dalam semua jenis hubungan sosial sikap saling menghargai itu kunci untama keharmonisan, kepedulian, bahkan kasih sayang.

Jadi dilema kebanyakan cewek selama ini ya soal sampai sejauh mana sih cowok menghargai perasaan ceweknya? Atau bagaimana cewek bisa tahu cowoknya serius menghargai semua hal termasuk hubungan ya dipunya? Karena mau sepeka apapun perasaan atau firasat cewek, tetap saja dirinya bukan cenayang, yang bisa memprediksi kadar keseriusan pacar. Tapi biar lebih tenang, nggak ada salahnya kalau kamu perhatikan lagi beberapa kalimat yang pernah meluncur dari mulut cowokmu.

Advertisement

Pastinya ini bukan rayuan gombal ataupun kata-kata mutiara. Cuma kalimat biasa yang kadang kamu dengar di keseharian juga.

1. “Aku senang bantu kamu. Tapi aku juga ingin kamu bisa tetap mandiri,”

Menasehati dengan cara yang halus via dylanmhowell.com

Dia mengatakan ini karena ingin kamu sendiri paham kalau dirinya pun punya kesibukan lain yang kadang membuatnya tak mampu membantumu. Toh sebagai pasangan dia sendiri aslinya ingin terus bisa membantu. Tapi hubungan yang sehat memang harusnya tetap ada kemandirian di antara kedua belah pihak.

2.  “Kamu setuju nggak, kalau aku….”

Meminta pendapatmu via www.nessakphotography.com

Dia paham, pasangan itu juga tempat untuk bertukar pikiran. Karenanya meminta saranmu adalah suatu keharusan, seperti persetujuan terhadap rencana atau keputusannya.

3. “Ya udah, sekarang maunya kamu bagaimana?”

Mau mendengarkanmu via lookimaginary.com

Advertisement

Dia tak memaksamu dengan kemauannya sendiri. Tapi dia mendengarkan lebih dulu maunya kamu seperti apa, sebagai pertimbangan mengambil keputusan baiknya bagaimana. Karena dia tahu hubungan ini akan nyaman kalau kalian tak mengedepankan ego masing-masing.

4. “Aku nggak minta kamu nurut. Tapi biar nggak terus salah paham, kita berdua harus mengkomunikasikan semua hal,”

Menyelesaikan masalah dengan baik via downtown-portland-waterfront-engagement-18

Dari sini juga kamu bisa tahu kalau dia calon pemimpin keluarga yang bijak. Dia tak meminta orang menurutinya saja. Tapi buatnya cukup ada komunikasi yang baik, seperti saat kamu ingin pergi bersama teman-temanmu hingga malam. Setidaknya kamu bilang dengan siapa saja dan kemana, supaya dia tak bingung saat mencarimu, dan tak ada salah paham juga.

5. “Kalau memang kamu suka dan itu bagus, aku akan selalu dukung apapun kegiatanmu,”

Mendukungmu via redsheepphotocinema.com

Tak hanya memenuhi hari-harimu dengan ucapan ‘semangat’, tapi dia jelas berada di sampingmu untuk mendukung apapun yang kamu lakukan. Selama itu pun baik untukmu.

6. “Nggak apa-apa kamu khawatir dan cemburu, tapi jangan sampai itu buatmu atau hubungan kita rugi sendiri,”

Menyikapi sikap ngambekmu via www.hannahhallphotography.co.uk

Alih-alih ikut marah karena kamu ngambek nggak jelas atau cemburu-cemburu buta. Dia justru menanggapi dengan santai, sambil menasehatimu kalau khawatir atau cemburu yang berlebihan juga bisa berbahaya untuk hubungan kalian.

7. “Kamu nggak apa-apa kalau akhir pekan aku pergi sama teman-temanku?”

Membuat kesepakatan denganmu via redsheepphotocinema.com

Biar nantinya nggak perlu ada uneg-uneg di antara kamu dan dia. Karena kalau saja dia pergi tanpa ada kesepakatan darimu, lalu kamu sendiri tak suka, yang ada justru kesalahpahaman baru. Makanya dia bertanya seperti ini dulu ke kamu.

8.  “Kabar hari ini bagaimana?”

Mengajakmu bercerita via redsheepphotocinema.com

Kalimatnya ini hampir setiap hari muncul. Karena memang dia tak mau tertinggal dengan cerita hidupmu. Buatnya sudut pandang dari caramu bercerita itu dia bisa memahami karaktermu diam-diam. Dari bagaimana kamu menangani pekerjaamu setiap harinya. Dari bagaimana kamu melihat orang-orang yang kamu temui setiap waktunya. Dari bagaimana kamu mendengar cerita orang lain.

9. “Kalau memang aku salah, aku minta maaf ya….”

Mau meminta maaf via unsplash.com

Tak ada istilah mengelak di dirinya. Kalau memang salah, dia akan mengakui dan meminta maaf. Karena memang kodratnya sebagai manusia memungkin dia untuk khilaf. Tapi paling tidak dia tak sampai menyakitimu dengan balik mencari kesalahanmu.

Tak seromantis ucapan sayang memang, tak semanis rayuannya saat bilang kamu cantik. Tapi kalimat-kalimat tadi jelas menunjukkan sisi seriusnya terhadap dirimu dan hubungan kalian.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya