“The heart wants what it wants. There’s no logic to these things. You meet someone and you fall in love and that’s that.” — Woody Allen

Hei,

Advertisement

Rasanya aneh ketika kita berdua bertemu dan hanya aku yang jatuh hati padamu. Maafkan aku, namun seperti halnya cinta kebanyakan, rasa ini tak mampu disimpan terlalu lama. Maka biarkan aku berbicara padamu lewat hembusan angin yang menelisik telingamu.

Aku ingin kau tahu bahwa aku melihatnya. Melihat caranya mencintaimu. Karenanya, aku melihatmu bahagia sebenar-benarnya untuk pertama kali. Aku tahu bahwa kamu tak akan melihat pria lain dalam hidupmu karena karena sudah begitu jelas kau selalu menyebut namanya ketika bersamaku. Dan dari situ aku tahu bahwa tak ada laki-laki yang lebih penting bagimu selain dirinya.

Namun di balik semua deretan senyuman kebahagiaan dan puluhan dongeng indah yang kau ceritakan, aku melihat adanya celah. Celah yang selama ini berusaha kau sembunyikan keberadaannya. Kupikir itu hanya perasaanku saja, tapi semua pertanyaan dan keraguan akan kebahagiaan yang kau ciptakan.

Dari semua cerita indahmu, aku memang tahu kau bahagia dengannya. Namun bukan berarti aku tak mampu membaca sorot matamu yang kadang terpaku menatap kosong ke langit biru.

Aku ingin merebut hatimu

Aku ingin merebut hatimu via keesha.soup.io

Advertisement

“Dia belum memberiku kabar beberapa hari ini.” katamu suatu hari.

Aku merasa ada sebuah kecemasan dan ketakutan dalam suaramu meskipun kau berusaha untuk menyembunyikannya. Aku menangkap tatapan panik di matamu, mata yang kutahu selalu penuh cinta dan kebahagiaan itu kini nampak tak mampu menghadapi kenyataan. Rasanya ingin aku berkata bahwa keadaanmu sebenarnya sedang tidak baik-baik saja namun lagi-lagi tak mampu bibir ini untuk mengeluarkan deretan kalimat bermakna kecuali sebuah sentuhan lembut di kepalamu serta lengkungan kecil di sudut bibirku.

Bukankah seharusnya ia memberimu kasih sayang? Mengapa justru kata-kata buruk yang priamu lemparkan?

Aku ingin merebut hatimu

Aku ingin merebut hatimu via www.agapimono.gr

Dan kemudian kau mulai mau bercerita mengenai berbagai kejanggalan dalam hubungan kalian. Kau pernah berkata padaku bahwa kau ingin bersama seseorang yang mampu membuatmu settle down, setelah semua jatuh bangun yang pernah kau rasakan, bersamanya kau ingin seseuatu yang menenangkan. Dan setelah merasa hampa sekian lama, akhirnya kau bertemu dengannya yang membawa warna dalam kehidupan. Kau sering berkata padaku bahwa ada sebuah bagian kecil dari rencana Tuhan yang membuatmu merasa bahwa hidup akan selalu baik-baik saja. Kuharap kau tahu bahwa rencana itu adalah aku.

Menjalin hubungan dengan seseorang memang tak akan pernah lancar jalannya, namun sering kumelihat kau dan dia berdebat dan diakhiri dengan sebuah tangisan. Aku begitu heran padamu, jika kau bilang padaku ia memang sayang padamu, mengapa justru ialah yang membuatmu tersedu? Tak ada satu orangpun yang berhak berkata kasar padamu, pada seorang perempuan, pada seorang yang diam-diam aku cinta.

Berhentilah berharap bahwa suatu saat ia akan berubah. Jika kau tetap bersamanya, maka kau akan selalu jadi perempuan yang merasa bersalah.

Aku ingin merebut hatimu

Aku ingin merebut hatimu via www.spoilersguide.com

“Aku begitu senang akhirnya kau menemukan seseorang yang membuatmu bahagia. Ia adalah pria yang beruntung karena mampu membuatmu bahagia.”

Itu adalah kalimat paling jujur yang pernah kukatakan pada seseorang, dan malam itu aku berdoa pada Tuhan agar pria yang sering kau sebut namanya itu tak akan pernah meninggalkanmu dan selalu menghujanimu dengan cinta.

Namun apa yang ia lakukan padamu? Ia membuatmu datang kepadaku dengan uraian air mata. Melihatmu berharap agar suatu saat ia berubah adalah kenyataan yang tak mampu aku cerna begitu saja. Ia adalah satu-satunya pria yang mampu membuatmu tersenyum dan sekarang ia membuatmu merasakan kesedihan yang terlampau lama. Jika saja kau tahu, aku mampu membahagiakanmu lebih dari itu.

Dan kali ini aku berdoa kembali, namun dengan sedikit penyesalan dalam hati. Aku berdoa agar kau merubah pikiranmu, agar kau sadar bahwa kalian berdua sudah tak bisa lagi bersama.

Kau tunduk pada kedukaan yang mengecoh jadi sesuatu yang membahagiakan, sampai hal yang tepat bagimu tak lagi nampak di matamu. Mungkin kau hanya mencanduinya, bukan mencintainya.

Aku ingin merebut hatimu

Aku ingin merebut hatimu via sanctuaryofstyle.net

Bulan-bulan berikutnya tidaklah mudah bagiku untuk bersamamu, karena aku lebih sering melihatmu tersedu dan selalu bersikeras agar semua tak begini keadaannya. Namun di balik semua itu aku melihat ada sedikit harapan baru di sorot matamu. Untuk pertama kalinya aku menerima senyuman yang paling tulus dari seorang perempuan, dan untuk sejenak kita berdua tertawa lepas. Akhirnya kau mulai memperhatikan dunia sekitarmu, memperhatikan teman-temanmu, memperhatikanku.

Meskipun kepalamu masih saja dipenuhi olehnya, aku selalu berdoa agar segalanya berjalan yang terbaik untukmu. Hingga satu hari di mana aku merasa doaku mulai terjawab. Perlahan kau mencoba untuk berdiri dan melepaskan diri. Kau mencoba untuk meyakinkan dirimu sendiri bahwa inilah yang terbaik.

Mungkin kau hanya kecanduan oleh keberadaannya, bukan mencintainya.

Ada tamparan yang untuk melukai, dan untuk menyadarkan. Maka dengan ini aku menyatakan bahwa aku ingin merebut hatimu darinya. Bukan maksud untuk mencuri, aku hanya ingin menyelamatkan hatimu, itu saja.

Aku ingin merebut hatimu

Aku ingin merebut hatimu via news.jlu.edu.cn

Sebenarnya kau adalah sosok yang kuat dan mandiri. Kau mampu untuk meninggalkannya dan berhak untuk kehidupan yang lebih baik. Mungkin bersamaku, mungkin juga tidak.

Kadang ada tamparan untuk menyakiti, dan ada tamparan untuk menyadarkan. Maka dengan ini biarkan aku menamparmu dengan lembut dan menyatakan bahwa aku akan merebut hatimu darinya. Bukan maksudku untuk mencuri hatimu yang masih tertinggal di dirinya, aku hanya ingin menyelamatkan dirimu dan hatimu. Itu saja.

Aku ingin mencintaimu, sebenar-benar kau mencintainya. Aku ingin kau menatapku dengan tatapan yang sama, bahkan lebih dari apa yang kau pancarkan dari sorot matamu untuknya. Aku ingin mencintaimu dengan caraku, caraku yang sederhana dan tak terlalu berlebihan.

Dan untuk lelakimu, kuharap ia mempersiapkan diri agar suatu saat ia tak terkejut jika melihatmu berjalan denganku. Karena tanpanya, aku tak akan pernah mengerti bagaimana peran Tuhan dalam hidup kita berdua.

Aku akan merebut hatimu darinya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya