Sebagai makhluk sosial, sudah semestinya kita hidup berdampingan dengan orang lain, baik dalam pergaulan maupun bermasyarakat. Istimewanya, negara tempat kita bernaung sangat kaya akan perbedaan, perbedaan yang keberadaannya nggak bisa dihindari. Pun dalam pergaulan, bukan nggak mungkin jika kita akan menemui orang-orang yang berbeda latar belakang. Mulai dari agama, suku, ras, hingga perbedaan cara pandang.

Alih-alih menghindar dari mereka yang berbeda dengan kita, menjalin hubungan pertemanan dalam keberagaman mendatangkan berkat yang mungkin belum banyak dipahami.

1. Bersahabat dengan mereka yang berbeda akan menambah pengetahuan mengenai budaya atau adat istiadat yang baru

Menambah khazanah pengetahuan via unsplash.com

Advertisement

Setiap suku memiliki adat istiadat yang berbeda, sama halnya dengan agama yang juga memiliki kebiasaan yang berbeda. Bersahabat dengan mereka yang berbeda suku dan agama, membuka peluang untuk memperkaya wawasan yang belum pernah kita ketahui sebelumnya. Jadikan hubungan baik yang terjalin dengan mereka — yang nggak sama dengan kita — sebagai kesempatan untuk lebih mengenal dan memahami keanekaragaman yang ada. Karena dengan mengetahui banyak hal, maka kita nggak akan mudah berburuk sangka.

2. Memperluas jaringan yang bakal berguna suatu saat nanti, bukan semata soal untung dan rugi

Suatu saat nanti kamu akan butuh bantuannya via www.pexels.com

Menjalin persahabatan memang baiknya tanpa tendensi dan nggak memikirkan untung rugi. Namun, memiliki sahabat yang berbeda latar belakang secara nggak langsung juga memperluas jaringan kita. Bicara mengenai jaringan nggak melulu mengarah ke bisnis ataupun kerjasama. Lebih jauh, kita bakal paham arti pentingnya jaringan saat sedang dalam kesulitan.

Kita nggak akan pernah tahu bagaimana nasib seseorang di masa mendatang. Kita juga nggak akan pernah tahu jika mungkin sahabat yang berbeda suku dan agama lah yang justru akan menjadi penyelamat kita.

3. Karena rasa saling menghormati dan menghargai sudah tumbuh dalam hati, kamu pun jadi nggak mudah terprovokasi

Nggak mudah terprovokasi via www.beliefnet.com

Advertisement

Berada di sekitar orang-orang yang memiliki latar belakang berbeda justru membuat kita untuk lebih menghormati dan menghargai. Meski nggak bisa dimungkiri bahwa setiap suku maupun agama selalu ada saja orang-orang bersumbu pendek, yang berpendapat bahwa di muka bumi ini orang yang paling baik yang satu suku dan satu agama dengannya. Nah, melalui persahabatan ini, kita perlu mengambil peran untuk membuka mata orang lain agar mereka paham, bahwa nggak semua orang yang berbeda dengan kita menganggap dirinya superior.

Tumbuh dalam kemajemukan ini mengokohkan iman kita untuk nggak mudah terprovokasi atau terhasut dalam kebencian karena SARA.

4. Kamu akan tumbuh menjadi manusia yang semakin bijak, baik dalam bertutur kata maupun bersikap

Jadi manusia yang lebih bijak via unsplash.com

Ketika kita semakin mengerti indahnya menghormati dan menghargai perbedaan, kita akan tumbuh menjadi orang yang semakin bijak. Kita mampu menyesuaikan diri dengan orang dan lingkungan baru yang berbeda. Kita nggak akan memandang rendah mereka yang memiliki perbedaan karena pada hakikatnya semua sama di antara keberagaman yang ada. Kita menjadi orang yang nggak mudah tersulut emosi meski berbeda pendapat, karena beda bukan berarti musuh. Kita harus paham, meski berbeda agama, namun kita tetap ciptaan Tuhan yang perlu saling menghargai.

5. Menjadikan hidup kita lebih berwarna, begitu pun Tuhan yang menciptakan umatnya beragam rupa satu dengan lainnya

Hidup lebih berwarna via www.pexels.com

Alih-alih menganggap perbedaan sebagai batu sandungan, kenapa nggak menilai perbedaan sebagai ‘warna’ yang menyenangkan? Kita diciptakan dalam bentuk yang beraneka rupa, tentu dengan maksud mulia terselip di dalamnya. Memiliki sahabat yang berbeda suku dan agama menantang diri kita untuk menerima dunia baru di luar pemahaman kita. Jika kita mau membuka diri untuk menerima perbedaan itu, niscaya hidup pun nggak lagi membosankan karena ada hal-hal menarik yang bisa dibagikan tanpa mengurangi makna spiritualnya.

Jangan jadikan perbedaan sebagai sekat yang memisahkan, justru dengan perbedaan, kita bisa belajar untuk saling menghargai keberagaman. Menjalin persahabatan dalam perbedaan itu indah jika nggak dimaknai dengan kebencian. Bukankah Tuhan menciptakan kita berbeda untuk bisa hidup saling berdampingan?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya