Setiap orang pasti tak suka disakiti. Apalagi oleh orang yang benar-benar dicintai. Begitu pula denganmu yang sudah percaya dengannya, cowok yang selama ini menjadi penyemangatmu. Rasanya sakit sekali, seperti diiris dengan belati saat dia menyakiti hatimu.

Namun dengan segala kerendahan hati, dia datang kembali dan menawarkan diri sebagai obat dari luka yang dia ciptakan sendiri. Awalnya kamu ragu dan tak mau berurusan lagi. Namun pada akhirnya, kamu dan dia kembali bersatu. Meskipun orang-orang di sekitarmu mencemooh dan meragukan kelangsungan hubungan ini. Bahkan, ada di antara orang-orang itu yang mengatakanmu sebagai cewek bodoh yang mau diperdaya. Sehingga mau menerima lagi dia yang pernah membuat hatimu terluka.

Advertisement

Ingin rasanya kamu berteriak bahwa bukan kebodohan yang buatmu menerima kembali. Namun ada hal-hal lain yang buatmu lebih membuka mata dan melapangkan dada. Mungkin salah satu alasanmu, ada di bawah ini.

1. Cewek cenderung akan kembali pada dia yang sudah terlanjur buatnya nyaman. Meski pernah disakiti, kamu akan berbesar hati memaafkan

Kembali pada dia yang buatmu nyaman via unsplash.com

Satu kelemahan cewek yang mungkin susah dihilangkan. Cewek cenderung mudah dibuat nyaman. Begitu cewek sudah nyaman dengan seseorang, maka dia akan kembali ke pelukan. Termasuk kamu. Meski sudah pernah dibuat sakit hati, kamu tak akan segan untuk menerimanya kembali. Alasannya sederhana, kamu tak relau kehilangan zona nyamanmu selama ini. Untuk itu kamu mencoba berbesar hati dan ‘seolah lupa’ bahwa dia pernah menyakitimu.

2. Cewek memang gengsi, tapi hal itu tak menghalangimu loyal dalam memberikan kesempatan kedua

Gengsi tapi loyal memberi kesempatan kedua via www.pexel.com

Cewek dan gengsi merupakan dua hal yang tak terpisahkan. Gengsi juga yang pernah buatmu bertengkar besar dengan pacar. Namun entah kenapa, gengsi ini akan menciut saat dia yang pernah menyakiti datang kembali. Kali ini keloyalanmu untuk memberi kesempatan kedua terbuka lebar. Kamu akhirnya memberikan kesempatan untuk menerimanya kembali, meski dulu pernah dibuat jungkir balik karena sakit hati.

3. Usaha cowok dalam minta maaf dan menyadari kesalahan juga bisa meluluhkan hatimu. Pelan tapi pasti luka hatimu sembuh akan hal itu

Melihat usahanya, kamu luluh juga via unsplash.com

Advertisement

Kamu memang pernah disakiti dan rasanya tak enak sama sekali. Namun melihat usahanya minta maaf dan ingin kembali bersamamu, pelan-pelan buatmu luluh. Luka yang dulu dia buat, kini coba dia obati sendiri dengan sepenuh hati. Coba bayangkan, dengan sorot matanya yang teduh dan kesungguhan hati yang dia tawarkan, gimana kamu nggak luluh dan memaafkan?

4. Ada rasa tidak rela saat hubungan ini disudahi. Bagimu lebih baik memperbaiki daripada mulai dari awal lagi

Sayang jika harus disudahi via unsplash.com

Kamu dan dia sudah cukup lama bersama. Enak dan nggak enaknya dalam jalani hubungan juga sudah kalian rasakan berdua. Sialnya, semesta tengah bercanda. Kamu diberi cobaan saat berada di puncak rasa sayang dan percaya padanya.

Kamu dibuatnya sakit hati hingga terus menumpahkan air mata selama berhari-hari. Namun, meski sempat disakiti, ada rasa tidak rela jika hubungan ini harus disudahi. Sebab begitu banyak momen indah dan kenangan bersama. Hingga akhirnya kamu memilih memperbaiki luka daripada harus mengganti dan memulai dari awal lagi.

5. Meski pernah menyakiti, ada banyak sisi yang buat cowok ini begitu spesial di hati. Sikap, perkataan, dan masih banyak lagi

Ada sisi baiknya yang bikin kamu tak kuasa via unsplash.com

Iya, dia memang pernah sekali menyakitimu. Sekali dan itu rasanya sakit sampai ke ulu hati. Namun jika dibandingkan dengan dengan sisi yang lain dalam dirinya, kesalahan tersebut mungkin bisa ditutupi. Bagimu masih ada sisi lain dari cowok ini yang membuatnya begitu spesial di hati. Mulai dari perhatiannya yang terasa cukup, marahnya yang tak pernah meledak, hingga rasa hormat dan sayangnya pada kedua orangtuamulah yang akhirnya buatmu menerima cowok ini kembali.

6. Logikamu turut berbicara. Kamu pun menerimanya kembali dengan alasan, setiap manusia pasti pernah punya salah

Sebab dia pun manusia biasa via unsplash.com

Katanya, cinta itu tak ada logika. Tapi bagimu, logikalah yang membuatmu memaafkan dia meski pernah menyakiti. Logikamu punya algoritmanya sendiri sehingga bisa mengukur apakah menerima dia worth it dilakukan atau tidak. Setelah dipikir berulang kali, logikamu tetap saja berkesimpulan yang sama.

Terima dia kembali. Toh setiap manusia tidak ada yang terlepas dari kesalahan. Terima dia kembali. Peling tidak dia sudah meminta maaf dan ada niat untuk berubah ke arah yang labih baik lagi.

7. Perasaanmu tak bisa dibohongi. Meski pernah disakiti, kamu diam-diam berdoa agar kelak dia tak menyakitimu lagi

Perasaanmu tak bisa dibohongi via unsplash.com

Selain nyaman hingga ke logika yang terus berputar, ada satu hal lagi yang buat cewek tak kuasa luluh dan memaafkan kekhilafan cowoknya. Yaitu perasaan terdalam. Kalimat perasaan memang tak bisa dibohongi memang klise, tapi benar-benar relate bagimu. Meski pernah disakiti, kamu selalu menaruh harapan padanya. Kamu juga diam-diam berdoa agar kesempatan yang kamu berikan ini benar-benar dia pergunakan dengan baik. Dan tak akan menyakitimu lagi.

Meski dibilang bodoh oleh orang lain, tapi keputusan yang telah kamu ambil ini jangan kamu sesali. Sebab kamu dan dialah yang sepenuhnya menjalani hubungan ini. Namun kamu juga perlu me-reset hati. Untuk persiapan aja dan menjaga keseimbangan perasaanmu jika nanti terjadi sesuatu lagi. Semoga kamu dan dia yang baru memulai lagi ini selalu dikelilingi hal-hal baik!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya