Perkara mantan memang lebih sulit ketimbang perkara menentukan menu makan siang apa hari ini. Apalagi kalau berpisahnya tidak baik-baik. Rasa baper dan galau itu tak bisa terhindarkan. Nggak heran juga kalau kemudian kamu bergabung dengan laskar sadboys dan sadgirls Didi Kempot dengan lagu-lagunya yang semakin membuat susah move on.

Tapi meskipun hati masih susah berpaling dari dia, tetap dong kita harus menjadi mantan yang elegan, yang sibuk patah hati seolah hidupmu tak berarti lagi setelah dia pergi. Supaya kamu bisa jadi sadboys dan sadgirls yang elegan, yuk terapkan beberapa sikap ini, meski sebenarnya kamu masih belum move on beneran.

1. Segalau apa pun kamu, cukup kamu yang tahu. Tetap isi medsosmu dengan hal-hal yang lucu

no curhat-curhat di medsos via www.123rf.com

Advertisement

Saat hati sedang galau-galaunya, godaan untuk curhat di media sosial itu sering tak tertahankan. Pengin rasanya mencurahkan sakit hatimu di sana, supaya si dia juga merasa. Tapi percayalah, itu tidak keren sama sekali. Daripada begitu, mendingan kamu curhat ke teman terdekat atau keluarga saja. Sementara untuk medsosmu, teruslah posting hal-hal yang lucu dan menarik karena dia tak perlu tahu kegalauanmu. Percayalah, dia juga sering stalking kamu kok.

2. Perbanyak kegiatan positif biar kabar kamu ‘baik-baik saja’ sampai di telinganya. Bonusnya, kamu nggak ingat-ingat dia melulu

perbanyak kegiatan positif via www.123rf.com

Ketika hati sedang patah, aktivitas sehari-hari saja terasa memberatkan. Mau ke kampus atau ke kantor malasnya minta ampun. Apalagi kalau ada kemungkinan bakal ketemu mantan di sana. Tapi daripada cuma diam di kamar sambil mendengarkan lagu-lagu cengeng yang malah bikin makin sedih, mending kamu mulai menyibukkan diri. Tambah kegiatan positif seperti ikut komunitas atau sekadar keluar bertemu teman-teman. Selain kamu bisa saja ketemu seseorang yang akan menyampaikan kabar bahwa kamu baik-baik saja ke mantan, kamu juga nggak punya waktu buat memikirkan dia karena berbagai kesibukan. Sekali dayung, dua pulau terlampaui bukan?

3. Tetap ngobrol dan bergaul dengan teman-temannya. Meski kadang nyesek, tapi kamu pasti bisa

tetap bergaul dengan temannya via unsplash.com

Saat hatimu belum move on sepenuhnya, segala bisa membuatmu ingat padanya. Momen bertemu teman-temannya jadi momen yang kamu hindari juga.  Wajar, itu bisa membuatmu teringat dirinya kan? Namun kunci untuk elegan adalah dengan bersikap bahwa kamu baik-baik saja. Salah satunya adalah dengan tetap ngobrol dan bergaul dengan teman-temannya. Lagipula, putusnya hubungan asmara tak harus mengakhiri segala hal bukan? Dengan begitu, kamu dia akan melihatmu sebagai sosok yang bisa memisahkan persoalan pribadi dengan yang lain-lain. Keren kan?

4. Sekesal apapun kamu padanya, tak perlu mengumbar kejelekanya di lingkaran teman-temanmu

ingat, dulu kalian pernah bahagia via unsplash.com

Advertisement

Banyak nih yang bersikap seperti ini. Ketika hubungan bubar, mendadak semua kebaikannya juga lenyap. Yang diingat hanya jelek-jeleknya melulu. Emosi berlebihan membuat kita sering menjelek-jelekkan mantan di depan orang lain. Demi sikap yang elegan, kamu tak perlu ikut-ikutan begitu ya. Simpan saja kejelekan itu untuk dirimu sendiri. Selain menjelek-jelekkan mantan itu tanda kamu belum move on, ingat bahwa dulu kamu pernah memuji-mujinya sampai langit. Seburuk apapun hubungan kalian saat ini, ingat juga dulu kalian pernah bahagia :”)

5. Kadang namanya tak sengaja muncul dalam obrolan sehari-hari. Kalaupun kamu tak sanggup ikutan, cukup diam saja dan dengarkan, tak perlu menghindar

“Iya tuh, mantan gue emang begitu..” via unsplash.com

Segala tentangnya masih tersimpan rapi di hati dan pikiranmu. Kadang mendengar namanya disebut saja hatimu terasa seperti dicubit. Tapi seringkali, obrolan tentang dia tak bisa dihindari. Terutama bila kalian punya circle pertemanan yang sama. Tak perlu menghindar ataupun emosi setiap kali namanya disebut. Santai dan tertawa saja. Kalau perlu buat segalanya jadi lucu dengan bilang “Iya, kasih tau si mantan gue juga tuh…”. Tunjukkan bahwa kamu sudah benar-benar merelakannya. Yah, meskipun kamu juga masih sering nangis-nangis kalau ingat kenangan kalian 🙁

6. Saat tak sengaja bertemu, kuatkan hatimu untuk menyapa dengan senyum. Meski pedih, tapi banyak untungnya buatmu

nyapa aja kalau ketemu via unsplash.com

Bagimu, momen pertemuan tak sengaja dengan mantan adalah scene film horor yang paling menyeramkan. Kamu pun jadi bingung bagaimana menyikapinya. Bukan lagi soal sakit hati yang masih tersisa, tapi awkward moment-nya yang sulit diatasi. Nah, sebenarnya momen-momen kebetulan seperti ini adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan sikap eleganmu. Sapa saja dia seperti seorang kawan lama. Beri senyum dan tanya kabarnya. Tak perlu ngobrol lama-lama kalau kamu tidak sanggup. Tapi setidaknya, kamu sudah menunjukkan padanya bahwa kamu baik-baik saja dan sudah merelakan semuanya (meski sebenarnya belum).

Sakit hati pada mantan itu kadang jadi hal yang tak terelakkan. Jangankan lihat mukanya. Mendengar namanya saja bisa bikin kita galau seharian. Tapi setidaknya, dengan bersikap elegan dan “nggak galau-galau amat”, dia akan berpikir bahwa kamu sudah melupakannya. Percayalah, seburuk apapun mantan, tetap saja ada rasa “nyes” saat tahu dia sudah move on. Jadi ini juga bisa jadi cara balas dendam yang elegan ‘kan? Hehehe

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya