Catatan Tentang Kamu — yang Kuminta Pada Tuhan Jadi Masa Depanku

Catatan Tentang Kamu -- yang Kuminta Pada Tuhan Jadi Masa DepankuKhusus buat kamu yang selalu meminta, Hipwee bersama Samsung Galaxy Tab A khusus mempersembahkan artikel ini.

Catatan Tentang Kamu -- yang Kuminta Pada Tuhan Jadi Masa Depanku
Sampai hari ini aku masih berusaha tidak berhenti percaya bahwa kelak padamu hatiku berlabuh. Kelak kita bisa berbaring tanpa mengatakan apa-apa tapi tetap merasa dipahami sebagai manusia. Denganmu, kelak kita tidak hanya saling mencintai sebagai dua orang dewasa tapi  seperti sepasang sahabat lama.

Kamu memang istimewa. Tidak hanya berhasil membuatku jatuh cinta — kamu juga menawarkan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah kubayangkan bisa diberikan dunia. Rasa nyaman yang merasuk ke hati setiap kita bersama jadi buktinya.

“Catatan ini untuk kamu — orang yang kuharap nanti bisa jadi masa depanku.”

ADVERTISEMENTS

Tolong jangan komentari tulisanku yang memang tak rapi. Kuharap getaran tulisan ini bisa sampai ke hati

Aku hanya berharap getaran ini bisa sampai ke hati

Aku hanya berharap getaran ini bisa sampai ke hati via app.deathtothestockphoto.com

Saat kamu membaca ini mungkin kamu akan tertawa melihat tulisanku yang memang tak rapi dari sananya. Hey, jangan menghakimi dulu. Tulisan ini kubuat dengan penuh perjuangan lewat Samsung GALAXY Tab A with S-Pen andalan. Stylus Pen-nya yang nyaman membantuku menulis lancar seperti yang sering kulakukan saat menulis agenda dengan pena sungguhan.

“Harapanku sederhana saja — semoga kamu membaca. Lalu hatimu bisa menerima.”

Ada banyak harapan yang mungkin semesta bisa amin-kan. Dan kamu, adalah harapan yang sungguh aku semogakan. Sebab di sampingmu rasanya lebih ringan menjalani masa depan

ADVERTISEMENTS

Aku tidak bisa menjanjikan banyak hal. Satu yang pasti, kamu akan kucintai tanpa membuat hati kebal

Kamu akan kucintai tanpa membuat hati kebal

Kamu akan kucintai tanpa membuat hati kebal via app.deathtothestockphoto.com

Aku tidak bisa menjanjikan banyak hal. Kamu tidak akan langsung kumanjakan dengan hangatnya masakan rumahan yang membuatmu selalu merasa pulang. Soal memanjakan perutmu aku juga masih banyak belajar.

Aku juga tidak bisa langsung menjanjikan pemahaman tanpa batas. Sesekali kita masih akan berdebat sampai kamu merasa kesal dan gemas.

Di tengah berbagai ketidakmungkinan hanya satu yang bisa kujanjikan. Kamu akan kucintai dengan sekedarnya — tanpa membuat hati kebal. Kecup penuh cinta akan tetap ada ketika kita sedang bermesraan. Tetap kukiritik kau habis-habisan saat kau ajarkan jalan hidup yang tidak masuk akal.

Namun kupastikan semua ini tidak membuat hatiku berlubang besar. Selalu ada maaf dan pengampunan, juga pemakluman.

Sebab bukankah tidak ada yang baik dari hal yang berlebihan?”

ADVERTISEMENTS

Masa depan masih sangat lapang buat kita. Maukah kamu memegang pena — lalu menuliskannya bersama?

Maukah kamu memgang pena lalu menuliskannya bersama?

Maukah kamu memgang pena lalu menuliskannya bersama? via app.deathtothestockphoto.com

Kemari lah sayang, ambil S-Pen dari tanganku. Tuliskan apa yang kamu impikan di Samsung GALAXY Tab A yang selalu kubawa. Jika kamu malu untuk dibaca, maka simpan saja di S-notes lalu biarkan aku sendiri yang menemukannya.

Masa depan buat kita masih sangat lapang di depan mata. Masih banyak hal yang bisa kita lakoni berdua. Dan aku rasa kamu bisa jadi rekan terbaik untuk melakoni semuanya.

Walaupun tidak layak rasanya untuk minta didampingi, kali ini aku ingin menawarkan sesuatu yang perlu perjuangan dalam menjalani.

“Maukah kamu memulai masa depan bersama? Berdua, kita hadapi semuanya?”

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini