Siapa sih yang nggak tahu Dilan di film Dilan 1990 dan Fahri di film Ayat-ayat Cinta 2? Meskipun cuma tokoh fiktif, namun pesonanya sukses bikin cewek-cewek jatuh hati. Nggak heran jika sosok pria idaman disematkan pada dua tokoh ini. Padahal pria idaman tak hanya yang terlihat alim, cerdas dan bersikap manis seperti Fahri, atau yang romantis serta seberani Dilan.

Pria yang baik untuk jodoh masa depan harusnya seseorang yang tak hanya memperlakukanmu selayaknya putri raja. Dia harus bisa membuatmu jadi diri sendiri, dan menuntun dirimu untuk terus berbenah. Dia pun harus bisa menaruh kepercayaan besar kepadamu, terlebih dalam melakukan banyak hal sendiri saja. Paling tidak, dia yang jadi cinta sejati membiarkanmu melakukan beberapa hal yang Hipwee uraikan di bawah ini. Dia tak melihat sosokmu sebagai objek yang lemah atau tak mampu melakukan apa-apa. Tapi dia menganggapmu sebagai seseorang yang luar biasa hebat dan bisa melakukan segalanya!

1. Membiarkanmu memilih cita-cita sendiri, dan dalam prosesnya dia percaya sekali dengan kapasitas dan kemampuan dirimu!

Cita-citamu itu milikmu sepenuhnya via unsplash.com

Advertisement

Menjadi pasangan bukan berarti mengendalikan dirimu seutuhnya. Dia paham betul bahwa kamu masih punya cita-cita yang ingin kamu wujudkan. Cita-cita yang ingin kamu perjuangkan mati-matian sampai benar-benar terwujud jadi kenyataan. Dia pun paham posisinya sebagai pasangan yang tak harus terus mengulurkan tangan. Karena kamu pun punya kemampuan diri untuk memperjuangkan cita-citamu ini. Toh dengan begitu, dia jelas tak memandangmu rendah, apalagi meremehkan.

2. Memberimu ruang untuk me time, bahkan kesempatan untuk travelling sendirian atau bersama temanmu dia anggap perlu

Traveling sendiri tak jadi masalah via unsplash.com

Bukannya cuek atau terlalu malas menemani. Tapi dia justru percaya kalau sendiri tak akan membuatmu ‘kenapa-napa’. Justru ruang untuk sendiri membuatmu punya kesempatan untuk menikmati sesuatu yang tak bisa dinikmati berdua. Seperti momen untuk menenangkan pikiran, menuruti keinginan diri sendiri yang mungkin sedari dulu belum kesampaian serta menghilangkan kebosanan dengan kumpul bersama teman-temannya.

3. Demi kemandirian, dia membiarkanmu pulang dan pergi sendirian

Menjemput sesekali nggak setiap hari via unsplash.com

Kalau kebanyakan cowok menunjukkan kasih sayangnya dengan rela jadi supir pribadi yang antar jemput pacarnya setiap hari. Tapi pasanganmu berbeda. Dia justru tak memasukkan itu dalam kamus wujud kasih sayangnya. Sebab dia paham kasih sayang tetap harus membuatmu jadi pribadi yang mandiri, bahkan tangguh. Dan dia baru akan menemani, saat dirinya benar-benar kamu butuhkan, seperti saat kamu jatuh sakit sementara keluargamu jauh di kampung halaman. Sikap seperti ini pun bisa menghindari drama perempuan kebanyakan, yang merengek jika pasangannya tak bisa mengantarkan.

4. Membiarkan dirimu melakukan sendiri apapun yang kamu suka, selama itu baik dan ada manfaatnya

Berbagi cerita dari semua kegiatan kalian via unsplash.com

Advertisement

Kamu boleh menekuni hobimu mendaki gunung ataupun melewati lembah, sekalipun risiko yang dihadapi jelas tinggi. Kamu boleh ikut beragam kegiatan volunter, meski kebersamaan dengannya lah yang jadi taruhannya. Intinya dia membiarkan kamu melakukan sendiri apapun, selama itu baik, bermanfaat, membuatmu senang dan nyaman. Karena belum tentu apa yang kamu suka sama dengan yang dia sukai. Toh akan ada saatnya juga kamu dan dia berbagi pengalaman dari semua hal yang kalian lakukan sendiri ini.

5. Soal penampilan pun sepenuhnya jadi urusanmu, dia tak pernah mau campur tangan karena ini soal kenyamanan

Tak ikut campur penampilanmu via unsplash.com

Kamu nggak boleh pakai celana jeans terus. Kamu pakai make-up dong biar kelihatan lebih dewasa. Kamu coba pakai softlens deh, soalnya kalau pakai kacamata kelihatan cupu.

Tentu ada saja cowok-cowok yang berdalih demi kebaikan mencampuri terus urusan penampilan pasangannya. Mereka merasa punya hak penuh bahkan memiliki dirimu. Padahal belum tentu pasangannya nyaman dengan semua permintaan itu.

Tapi masih ada cowok yang tak pernah mau mencampuri urusan penampilan. Selama penampilanmu normal, rapi dan baik, buat apa diatur-atur. Karena memang jadi pasangan kewajibannya bukan mengatur, tapi mengingatkan ketika kamu berpenampilan asal atau dianggap terlalu mencuri perhatian di tempat umum.

6. Meski dia pasanganmu, tetap saja dirinya merasa tak punya hak mengelola media sosial atau smartphone milikmu

Isi Hp atau medsosnya itu urusan pribadi via unsplash.com

Siapa bilang cuma cewek yang posesifnya sampai ke isi HP atau linimasa media sosial pasangannya. Cowok pun ada juga yang seposesif itu. Tapi harusnya cowok yang jadi cinta sejatimu itu tak memusingkan hal-hal seperti tersebut. Isi HP atau media sosial tetap jadi bagian dari privasi, yang pasangannya sendiripun tak boleh terlalu mengintervensi.

Tak perlu juga marah atau merasa dicurangi saat ceweknya memakai fasilitas keamanan di ponselnya. Apalagi kalau ponselnya seperti ADVAN G2 yang memiliki sistem keamanan ponsel yang lengkap, mulai dari Fingerprint dan Face ID untuk membuka ponsel, Super Apps Lock untuk mengunci aplikasi, Privacy System untuk menyimpan file rahasia, sampai Anti Theft untuk mengamankan data ketika ponselmu dicuri. Karena memakai fasilitas keamanan ponsel, tak selalu berarti ada hal-hal yang disembunyikan atau ditutup-tupi dari pasangannya. Tapi murni sebagain insting setiap individu untuk membuat dirinya merasa aman.

Pria idaman itu tidak selalu sesempurna Fahri ataup Dilan. Di dunia nyata, ada kok sosok-sosok yang bisa kamu jadikan cinta sejati. Yaitu dia yang Tuhan berikan sesuai dengan apa yang kamu butuhkan, sehingga kalian bisa saling melengkapi satu sama lainnya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya