Kata orang, punya saudara kandung itu menyenangkan. Kalian bisa saling melengkapi atau mengisi satu sama lain. Suasana rumah pun pastinya berbeda atau ramai, karena adanya interaksi dari kalian, mulai dari candaan sampai kadang pertengkaran.

Normalnya memang seperti itu, tapi kenyataan yang kamu rasakan justru berbeda. Bukan karena hubungan kamu dan saudara kandungmu bermasalah, hanya saja saudaramu ini sikapnya lebih cuek. Kalian jarang sekali berinteraksi, jika tak ada hal yang penting. Kalaupun bertemu di rumah, mungkin kalian akan saling menyapa, tapi perbincangan atau candaan belum tentu ada.

Advertisement

Dari sana, kamu sering bertanya-tanya sendiri, kenapa sih sikap saudaramu berbeda dari keluarga kebanyakan? Atau jangan-jangan dia nggak suka dengan kehadiranmu ini. Sebelum kamu larut dalam keresahan, ada baiknya ketahui dulu hal-hal dibalik kecuekannya itu.

1. Iri yang mengiris hati, saat lihat orang lain bisa akrab sekali dengan saudara kandungnya sendiri

pengen bisa kayak mereka

pengen bisa kayak mereka via boymeetsworldgifs.tumblr.com

Melihat postingan video temanmu bersama kakak dan adiknya, kamu seketika menjadi sendu. Satu hal yang terlintas dipikiranmu, kapan ya aku sama kakakku bisa seperti itu? Pengen deh sekali-kali bisa nonton bareng atau sekedar ngobrol menikmati secangkir teh atau kopi hangat di beranda rumah. Sebab dalam sehari saja kamu belum tentu bertegur sapa dengan saudaramu ini. Kalaupun bertemu di ruang keluarga, ya sudah ketemu aja. Setelah itu kalian sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Rasanya kalian seperti dua orang asing yang kebetulan tinggal di satu atap. Kamu sebagai adik, seringnya sungkan jika harus memulai percakapan. ūüôĀ

2. Kamu sering beripikir, kenapa harus punya saudara kalau kalian tak bisa saling berbagi

punya kakak, tapi... huft

punya kakak, tapi… huft via fourteenrabbits.tumblr.com

Advertisement

Selain suasana rumah yang lebih sering hening. Kamu sendiri selalu berusaha melakukan apapun secara mandiri. Sebab kamu bingung jika harus meminta bantuan ke saudaramu sendiri. Kalau sudah kepepet perlu bantuan, kamu seringnya meminta bantuan ayah atau ibu.

Sama halnya dengan berbagi cerita, yang justru lebih sering dilakukan dengan teman-teman terdekat. hal semacam ini yang mambuatmu tampak tertutup dengan keluarga sendiri. Padahal tak pernah ada niatan di hatimu untuk sepeti itu. Tapi sekali lagi, apa dayamu punya saudara kandung tapi tak bisa diajak salung berbagi. Sekali-kali ingin rasanya bilang, Mas, Mbak, Dek kalian masih punya saudara yang selalu menunggu untuk diajak senang dan susah bersama.

3. Kakak cowokmu kelihatannya cuek setengah mati, tapi diam-diam dia jadi bodyguard kalau kamu disakiti

Meski cuek, dibelakang dia akan jadi bodyguard untukmu

Kakak cowok cuek via wheretoget.it

Menurut penglihatan kamu, kakak cowokmu ini cuek sekali semua hal di hidupmu. Kamu pun selalu berpikir jika dia tak pernah tahu seperti apa lingkunga pergaulanmu, teman-temanmu, hingga cowok yang ada di dekatmu. Tapi jangan salah, kakakmu ini diam-diam mengamatimu dengan sangat detail. Meski tak pernah bertanya kegiatan, teman-temanmu, atau persoalan percintaanmu, Kakakmu tetap tahu semua itu.

Dan meski tak pernah kamu pinta, kakakmu ini akan selalu berusaha menjadi bodyguardmu. Dia akan muncul tanpa pernah kamu duga, saat ada orang yang menyakitimu. Intinya dia akan memasang badan untuk menjaga kamu.

4. Meski jarang bertanya, kakak cewek kamu ini tetap perhatian saat kamu jatuh sakit tiba-tiba

Saudara cewek cuek

Saudara cewek cuek via twitter.com

Orang bilang punya saudara cewek itu menyenangkan. Dia tak hanya mencurahkan perhatiannya ke orang tua, tapi juga adik serta kakaknya. Tapi lagi-lagi kamu harus dihadapkan kenyataan, jika kakak cewekmu ini justru cueknya kebangetan. Kalau nggak ada hal penting atau disuruh orang tua, dia sendiri tak berinisiatif untuk bertanya. kalau begini ceritanya, bagaimana bisa ngobrol bersaman-sama. Huft…..

Sedih memang jika melihat minimnya komunikasi, tapi kamu jangan dulu berkecil hati. Kakak cewekmu ini tetap akan perhatian saat kamu jatuh sakit tiba-tiba. Tanpa perlu diminta, dia bersedia menemanimu, membantumu makan, meminum obat. Atau bisa saja dia mengungkapkan pendapanya tiba-tiba.

Makanya, kalau kerja ingat waktu.

Singkat, tapi jelas memperlihatkan perhatiannya yang selama ini dilakukan diam-diam.

5. Berbagi pengalaman memang tak pernah, tapi saudaramu tak pernah keberatan jika barang pribadinya ikut kamu gunakan

berbagi barang pribadi

berbagi barang pribadi via www.vanityfair.com

Dek, aku boleh pinjem sepatu ketsnya? Buat lari acara lari besok.

Iya pakai aja, Mbak

Makasih ya..

Hmmm

Perbincangan kamu dan saudaramu memang tak lebih dari hal-hal sepele. Urusan berbagi pengalaman, kamu rasa kalian belum pernah. Tapi saudaramu ini tak pernah keberatan jika barang pribadinya ikut kamu gunakan. Atau saat kamu sedang perlu materi mungkin, saudaramu ini akan ringan tangan mengulurkan bantuannya kepadamu.

6. Cuek si cuek, tapi kakakmu tetap tak tega meninggalkanmu sendiri atau melihatmu kesusahan

cuek sih, tapi dia nggak tegaan sama kamu

cuek sih, tapi dia nggak tegaan sama kamu via www.abc.net.au

Mas, Ibu sama Bapak pergi ke luar kota beberapa hari. Jagain adeknya ya. Jangan ditingal-tingal, kalau ade pulang malam dijemput lho ya!

Iya, Bu….

Kakakmu ini memang tega tak mengajak kamu berbincang. Tapi nalurinya saebagai saudara tetap tak akan pernah tega membiarkanmu sendiri saja di rumah. Kamu pun memiliki kekhawatiran yang sama seperti orang tuamu terhadap dirimu ini. Jangan salah, dia juga nggak pernah tega membiarkanmu kesusahan.

Bisa nggak buka kalengnya? Sini mas bukain

Sepele dan singkat memang ucapannya, tapi itu cukup membuat kamu merasa masih memiliki saudara. ūüôā

7. Diam-diam dia sering membelamu di hadapan orang tua, saat kamu membuat kesalahan

Dia membelamu diam-diam

Dia membelamu diam-diam via storyboard.tumblr.com

Bukan adek yang salah Bu. Mas tadi yang lupa ngasih tahu pesan ibu ke adek.

Di depanmu dia boleh cuek seperti tak peduli setiap ibu dan ayah memarahimu. Ekspresinya pun bisa sangat datar sekali. Tapi jangan salah, dibelakangmu dia diam-diam menjelma pahlawan yang membelamu. Tak masalah jika dia harus menanggung kesalahanmu.

8. Secuek-cueknya saudara, dia tetap keluarga yang ikatan darah dan kasih sayangnya nggak pernah bisa putus

kalian tetap saudara sampai kapanpun

kalian tetap saudara sampai kapanpun via www.vagabondyouthclub.com

Nggak ada istilah saudara kandung itu bisa putus. Mau bermusuhan seperti apa, ikatan darah yang ada ditubuh kalian tetap akan mengalir sepanjang hayat. Sebab itu, mau secuek-cueknya saudaramu, dia tetap keluarga yang pasti dalam hati kecilnya punya rasa sayang terhadapmu. Mungkin memang sifatnya saja yang cuek, yang membuat dia kadang bingung untuk mengungkapkan perhatian, kepedulian atau mengajak kamu berbincang.

Mau secuek apa saudara kita, tentunya dia tetap jadi salah satu orang yang paling kita sayang kan? ūüôā

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya