Bilang “aku sayang kamu” udah bukan lagi hal sulit buat cowok. Meski awalnya malu-malu, tapi lama-lama pasti terbiasa. Malahan akhirnya cowok juga berani mulai ngerayu atau ngegombal ke ceweknya, buat sekadar candaan katanya. Tapi selain kata sayang, rindu atau hal-hal receh lainnya, cowok harusnya berani buat ngomong beberapa kalimat di bawah ini.

Bukan cuma ngetes mental, tapi jangan berani mengaku laki kalau ngomong hal serius atau sekadar ngeritik pasangan aja takut. Buat cowok, setiap ucapannya selalu diharapkan bisa jadi suri tauladan pasangannya. Dan harus kamu tahu, beberapa kalimat ini diam-diam jadi harapan cewekmu juga. Nggak percaya, coba dong makanya~

1. “Kapan aku diajak ke rumah? Kenalan sama orangtua dan keluargamu,”

ajakin ke rumah dong, hehehe via elizabethwellsphoto.com

Karena momen kenalan atau ketemu pertama kali sama orang tua dan saudara pasangan sering kali bikin grogi. Apalagi kalau kamunya belum siap, rasanya benar-benar nggak tahu harus ngomong apa saat ketemu nantinya. Makanya, ngomong kalimat “kapan aku diajak ke rumah?” ke cewekmu jadi langkah yang cukup besar.

Di bayanganmu juga pasti langsung bermunculan pertanyaan-pertanyaan dari orangtua cewekmu yang bisa buat kamu bingung tujuh keliling seperti, “kamu serius sama anak saya?” Mau bilang serius tapi kamu takut nggak bisa megang janji, tapi mau bilang nggak serius lebih nggak mungkin lagi.

2. “Jangan suka bilang terserah atau pikir aja sendiri dong yang. Karena cowok bukan makhluk pembaca pikiran,”

Advertisement

Ungkapin aja sih… via understandingrelationships.com

Ucapan wanita saat ngambek emang selalu jadi problem terbesar untuk cowok. Kalau emang si cowok sabar, mungkin dia akan mengalah. Tapi, kalau si cowok udah geregetan yang ada malah ikut marah. Padahal kalau dipikir-pikir, daripada mengalah tapi belum lega, atau marah tambah bikin sama-sama nggak nyaman. cowok ada baiknya jujur aja bilang,

“Sayang, bisa nggak jangan kebiasaan bilang pikir aja sendiri, atau ngejawab semua hal sama kata terserah,

Hmmm…. (ceweknya sambil masang muka datar tapi jutek)

“Aku kan bukan Romi Raffael yang bisa baca pikiran orang. Aku cuma kamu bisa lebih blak-blakan aja, bilang apa yang emang nggak suka atau yang kamu mau. Ya….”

3. Bukan cemburu, tapi cuma pengen tahu. “Kamu masih sering keinget sama mantan nggak sih?”

aku boleh tanya nggak? hmmm via elizabethwellsphoto.com

Kalau biasanya cewek yang paling rajin ngebahas soal mantan, mulai dari tanya namanya siapa, masih nyimpen fotonya atau nggak, sampai perasaanmu yang ke sosoknya. Tapi bagaimana kalau sekarang kamu sebagai cowoknya justru balik bertanya tentang sosok mantan di hidupnya yang sekarang. Nggak perlu tanya yang macem-macecm juga biar nggak terkesan cemburu. Cukup aja tanya, “Kamu masih suka keinget mantan kamu nggak sih Yang?”

4. Sekadar mengingatkan untuk berbenah dan belajar, bisa membawa kalian bersama ke kebaikan. “Sayang, belajar lebih sabar ya,”

belajar sabar ya via elizabethwellsphoto.com

Karena fungsi utama hubungan selain saling melengkapi, harus bisa juga untuk selalu mengingatkan. Seperti cewekmu yang mudah sekali ngambek atau marah saat kamu melakukan kesalahan sepele, yang seringnya nggak kamu tahu juga sebabnya. Jadi daripada masalah terus berlarut dalam emosi, kamu harus beraani sekadar meminta dia untuk belajar lebih sabar dan nggak keras kepala. Toh sebagai cowok kamu juga nggak masalah kalau harus dikriitk. Kan kritiknya untuk membangun hubungan.

5. “Akhir pekan besok, ke rumahku yuk! Ada acara,”. Padahal niatnya emang buat ngenalin aja ke keluarga

Bukan cuma pasti mau, tapi cewekmu bisa mendadak girang setengah mati saat kamu tanpa diminta atau disinggung-singgung sudah lebih dulu mengajak untuk ketemu dan kenalan dengan keluargamu. Meski kadang ada juga yang jawabanya malu-malu kucing, padahal dalam hatinya mau pakai banget. Tapi kamunya sendiri berani nggak buat ngomong langsung, “Yang, besok pas libur main ke rumahku yuk, mumpung di rumah lagi pada kumpul.”

6. Karena gengsi bukan segalanya, tak masalah kalau cowok jujur, “Aku lagi nggak ada uang lebih nih,”

Uangku pas-pasan 🙁 via www.shutterstock.com

Cewek atau cowok sama-sama punya gengsinya tersendiri. Kalau cewek biasanya gengsi buat ngomongin apapun duluan. Tapi kalau cowok termasuk kamu selalu gengsi buat bilang lagi nggak punya uang, nanti malah dicibir nggak modal. Aslinya sih, kalau kamu bilang terus terang kalau uangmu pas-pasan nggak akan jadi masalah besar. Kecuali kalau emang cewekmu ini tipe-tipe yang matrealis. Ya, siap-siap aja sama rersikonya. Hehehe

7. “Mau nggak temenin akau ke acaranya temanku?” Biar cewek tahu lebih deket bagaimana lingkungan pasangannya

jadi teman kemana-mana sekarang sama nanti ya…. via elizabethwellsphoto.com

Alih-alih diledekin sama teman saat bawa pasangan, cowok akhirnya jadi lebih sering memendam keinginannya untuk membawa kamu ke lingkungannya. Intinya sih buat cari aman. Tapi mau sampai kapan juga kamu pendam keinginan itu, toh sebenarnya ledekan temanmu datang diawal-awal aja. Selebihnya, ngajak cewek datang ke acara teman-temanmu ya nggak apa-apa.

8. Karena keberanianmu sesungguhnya akan diuji pada satu kalimat, “Aku pengen kamu jadi pasanganku sampai kita menua bersama,”

kita nikah yuk! via elizabethwellsphoto.com

Kamu mau menikah denganku?

Kalimat yang udah pasti ditunggu-tunggu dari setiap cewek, tapi entah kenapa justru jadi musuh terbesar cowok. Bukan karena tak ingin serius, tapi kamu sebagai cowok ingin benar-benar punya persiapan yang matang. Secara menikahi anak gadis orang itu tanggung jawabnya besar sekali. Paling tidak kamu sudah harus punya karir yang sudah cukup mapan.

Kadang kamu takut untuk bilang, karena dalam dirimu masih ada keraguan dengan dirinya. Kadang kamu takut bilang, karena ada beberapa kalimat yang takutnya tak dia sukai seperti halnya kritikan. Padahal kalau aja kamu bicara dengan cara dan momen yang tepat, semuanya pasti bakal lancar dan baik-baik aja.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!