Saat “Aku Sayang Kamu” Sudah Biasa, 7 Kalimat ini Lebih Juara Tunjukkan Rasa Cintamu padanya

Kalimat cinta

Bilang “aku sayang kamu” udah bukan lagi hal sulit buat cowok. Meski awalnya malu, tapi lama-lama pasti terbiasa. Malahan akhirnya cowok juga berani ngerayu atau ngegombal ke ceweknya, buat sekadar candaan katanya. Tapi selain kata sayang, rindu atau hal-hal receh lainnya, cowok juga harus berani ngomong beberapa kalimat penting di bawah ini.

Bukan cuma buat ngetes mental, tapi jangan berani ngaku cowok deh kalau ngomong hal serius atau sekadar ngritik pasangan aja takut. Buat cowok, setiap ucapannya selalu diharapkan jadi suri tauladan pasangannya. Dan harus kamu tahu, beberapa kalimat ini diam-diam jadi harapan cewekmu juga. Kalau nggak percaya, coba dong makanya~

ADVERTISEMENTS

1. “Kapan aku diajak ke rumah? Kenalan sama orangtua dan keluargamu.”

Saat

Ajakin ke rumah dong, hehehe via unsplash.com

Momen kenalan atau ketemuan pertama kali sama orangtua dan saudara pasangan sering kali bikin grogi. Apalagi kalau kamunya belum siap, rasanya benar-benar nggak tahu harus ngomong apa saat ketemu. Makanya, ngomong kalimat “Kapan aku diajak ke rumah?” ke cewekmu jadi langkah yang cukup besar.

Di bayanganmu juga pasti langsung bermunculan pertanyaan-pertanyaan dari orangtua cewekmu yang bisa buat kamu bingung tujuh keliling seperti, “Kamu serius sama anak saya?” Mau bilang serius tapi kamu takut nggak bisa megang janji. Sedangkan kalau mau bilang nggak serius lebih nggak mungkin lagi.

ADVERTISEMENTS

2. “Jangan suka bilang terserah atau pikir aja sendiri dong, Yang. Karena cowok bukan makhluk pembaca pikiran.”

Saat

Ungkapin aja sih… via unsplash.com

Ucapan wanita saat ngambek emang selalu jadi problem terbesar untuk cowok. Kalau emang si cowok sabar, mungkin dia akan mengalah. Tapi, kalau si cowok udah geregetan yang ada malah ikut marah. Padahal kalau dipikir-pikir, daripada mengalah tapi belum lega, atau malah sama-sama bikin nggak nyaman, ada baiknya cowok jujur aja bilang,

“Sayang, bisa nggak jangan kebiasaan bilang pikir aja sendiri, atau ngejawab semua hal pakai kata terserah.

Hmmm…. (ceweknya sambil masang muka datar tapi jutek)

“Aku kan bukan Romi Raffael yang bisa baca pikiran orang. Aku cuma kamu bisa lebih blak-blakan aja, bilang apa yang emang nggak suka atau yang kamu mau. Ya….”

ADVERTISEMENTS

3. Bukan cemburu, tapi cuma pengen tahu. “Kamu masih sering keinget sama mantan nggak sih?”

aku boleh tanya nggak? hmmm

Aku boleh tanya nggak? Hmmm… via elizabethwellsphoto.com

Kalau biasanya cewek yang paling rajin ngebahas soal mantan, mulai dari tanya namanya siapa, masih nyimpen fotonya atau nggak, sampai perasaanmu ke dirinya. Bagaimana kalau sekarang kamu sebagai cowoknya justru balik bertanya tentang sosok mantan dalam hidupnya? Nggak perlu tanya yang macem-macem juga biar nggak terkesan cemburu. Cukup aja tanya, “Kamu masih suka keinget mantan kamu nggak sih Yang?”

ADVERTISEMENTS

4. Sekadar mengingatkan untuk berbenah dan belajar, bisa membawa kalian bersama menuju kebaikan. “Sayang, belajar lebih sabar ya.”

belajar sabar ya

belajar sabar ya via elizabethwellsphoto.com

Selain saling melengkapi, fungsi utama hubungan adalah harus bisa saling mengingatkan. Seperti cewekmu yang mudah sekali ngambek atau marah saat kamu melakukan kesalahan sepele, yang seringnya nggak kamu tahu juga sebabnya. Jadi daripada masalah terus berlarut dalam emosi, kamu harus berani sekadar meminta dia untuk belajar lebih sabar dan nggak keras kepala. Toh sebagai cowok kamu juga nggak masalah kalau harus dikritik. Kan kritiknya untuk membangun hubungan.

ADVERTISEMENTS

5. “Akhir pekan besok, ke rumahku yuk! Ada acara.” Padahal niatnya emang buat ngenalin aja ke keluarga

Saat

Serius kamu mau aku kenalain ke Bapak Ibu?! via spiritualityhealth.com

Bukan cuma pasti mau, tapi cewekmu bisa mendadak girang setengah mati saat kamu tanpa diminta atau disinggung-singgung sudah lebih dulu mengajak untuk ketemu dan kenalan dengan keluargamu. Meski kadang ada juga yang jawabannya malu-malu kucing, padahal dalam hatinya mau pakai banget. Tapi kamunya sendiri berani nggak buat ngomong langsung, “Yang, besok pas libur main ke rumahku yuk, mumpung di rumah lagi pada ngumpul.”

ADVERTISEMENTS

6. “Mau nggak temenin aku ke acaranya temanku?” Biar cewek tahu lebih deket bagaimana lingkungan pasangannya

jadi teman kemana-mana sekarang sama nanti ya....

jadi teman kemana-mana sekarang sama nanti ya…. via elizabethwellsphoto.com

Alih-alih diledekin sama teman saat bawa pasangan, cowok akhirnya jadi lebih sering memendam keinginannya untuk membawa kamu ke lingkungannya. Intinya sih buat cari aman. Tapi mau sampai kapan juga kamu pendam keinginan itu, toh sebenarnya ledekan temanmu datang di awal-awal aja. Selebihnya, ngajak cewek datang ke acara teman-temanmu ya nggak masalah.

7. Karena keberanianmu sesungguhnya akan diuji pada satu kalimat, “Aku pengen kamu jadi pasanganku sampai kita menua bersama.”

Saat

Kita nikah yuk! via unsplash.com

Kamu mau menikah denganku?

Kalimat yang udah pasti ditunggu-tunggu dari setiap cewek, tapi entah kenapa justru jadi musuh terbesar cowok. Bukan karena tak ingin serius, tapi kamu sebagai cowok ingin benar-benar punya persiapan yang matang. Menikahi anak gadis orang itu tanggung jawabnya besar sekali. Paling tidak kamu sudah harus punya karier yang sudah cukup mapan.

Kadang kamu takut mengatakannya, karena dalam dirimu masih ada keraguan akan dirinya. Kadang kamu juga takut bilang karena ada beberapa kalimat yang takutnya tak dia sukai seperti halnya kritikan. Padahal kalau kamu bicara dengan cara dan momen yang tepat, semuanya pasti bakal lancar dan baik-baik aja.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tukang catat yang sering dilanda rindu dan ragu