“Kamu masih belum pacaran sama dia?”

“Belum, habisnya dia enggak nembak-nembak sih..”

Cowok kerap diposisikan sebagai makhluk yang paling bertanggungjawab atas dimulainya sebuah hubungan. Ya walaupun di dunia pastinya tetap ada cewek yang menyatakan cintanya terlebih dahulu. Tapi tetap saja,kondisi di mana cewek menyatakan cinta masih dibilang tabu dan sulit diterima dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, cewek diberi anugerah untuk memilih, dan cowok diberi berkah kesabaran yang besar untuk mengarungi proses penjajakan. Maka dari itu, seorang cewek bisa memilih untuk nembak atau ditembak. Cowok juga punya pilihan, hanya disarankan untuk tidak memilih, karena menyatakan cinta adalah sebuah kewajiban!

Advertisement

Tapi kenapa juga jarang ada cewek yang nembak duluan? Padahal kan enggak ada bedanya antara cowok atau cewek yang nembak duluan. Apa? Enggak ada beda? Jangan dulu ambil kesimpulan, sebelum menyimak 6 alasan di bawah ini, kenapa cewek jarang ada yang nembak duluan…

1. Cewek nembak duluan dibilang agresif. Cowok nggak nembak-nembak dibilang pecundang alias kurang kompetitif

Oh My God! Akhirnya kamu nembak juga..

Oh My God! Akhirnya kamu nembak juga.. via masbrooo.com

Salah satu ketakutan ketika sedang dalam proses penjajakan adalah timbulnya perasaan illfeel (Ilang feeling). Cewek akan dianggap agresif ketika menyatakan duluan. Agresivitas yang seperti itu akan meruntuhkan kesan cewek idaman seperti anggun, tenang, dan tidak buru-buru. Ketika kesan cewek sudah runtuh duluan, dengan mudahnya perasaan illfeel  akan muncul dari pihak cowok. Alhasil, proses penjajakan mengendur, dan hilanglah kesempatan menjalin hubungan. So, cewek lebih memilih untuk menunggu keberanian cowok untuk menyatakan cinta.

Tapi sebaliknya, ketika cowok enggak nembak-nembak akan dianggap sebagai cowok pecundang dan penakut. Enggak adil juga ya sebenarnya? Mau gimana lagi. Itulah pendapat umum yang berserakan di dunia tembak-menembak. Padahal mungkin bukan pecundang atau penakut alasannya, melainkan pilihan untuk menghemat mental demi masa depan yang berat dan bebal. Enggak kebayang, begitu banyak tabungan mental yang dimiliki cewek karena telah menghemat sekian lama untuk bilang cinta.

2. Cowok Nembak adalah Pembuktian Cinta. Lha pembuktian cinta dari cewek? Diam, menunggu, sambil berharap dia menyatakan perasaan lebih dulu

Aku sabar menunggu kok, Mas. Tapi jangan lama-lama ya..

Aku sabar menunggu kok, Mas. Tapi jangan lama-lama ya.. via rebloggy.com

Advertisement

“Cewek kan butuh pembuktian cinta, masak bilang cinta aja gak berani? Cinta beneran gak sih?”

“hmm oke, terus pembuktian cinta cewek?”

Jangan salah sangka dulu, Cewek juga memiliki bukti cinta yang berurusan dengan waktu. Bersabar dan menunggu tak kalah beratnya dengan merangkai kata untuk menyatakan cinta. Sadarkah selama ini kalau ternyata dia telah menabung cinta untukmu sebelum kamu memutuskan untuk mengatakannya. Percayalah, ketika kamu berani mengeluarkan sedikit mentalmu, cinta dari dia tidak akan pernah berhenti mengalir. Seperti yang telah kami katakan, cewek menabung mental lebih banyak dan lebih lama. Jadi ketika sudah sah pacaran, maka keberaniannya untuk menyatakan cinta setiap saat tak lagi dapat dibendung. So, cewek tetap membuktikkan cintanya dengan cara yang berbeda. Meskipun juga cewek punya anugerah untuk berkata

“Aku tidak suka menunggu terlalu lama!”

Bukan begitu?

3. Cewek lebih berperan memberikan kode-kode pembukaan. Cowoklah yang bertanggungjawab sebagai eksekutor dimulainya sebuah hubungan. Inilah yang namanya pembagian peran

Kode-kode banyak bertebaran di antara kalian. Salah satunya adalah senyuman

Kode-kode banyak bertebaran di antara kalian. Salah satunya adalah senyuman via s219.photobucket.com

Nah, sembari bersabar dan menunggu, cewek selalu melempar kode-kode terselubung agar kamu segera menembaknya. Man, ini butuh skill. Kamu harus peka terhadap segala tingkah laku, gerak-gerik, dan perkataannya. Ini juga membantumu lebih percaya diri untuk segera melayangkan proposal cinta. Tapi ingat, jangan juga terlalu percaya diri ketika dia mulai menunjukkan gelagat cinta. Ketrampilanmu membedakan yang mana kode dan yang mana karakter asli diuji pada tahap ini.

Inilah yang dinamakan pembagian peran. Cewek yang memberi kode, Cowok yang menerjemahkannya sebagai bahan penguat untuk proses eksekusi. Jadi, urusan tembak-menembak tetaplah hasil kontribusi kedua belah pihak. Hanya saja porsinya yang berbeda-beda. Untuk itu, janganlah dulu berburuk sangka bahwa cewek tidak berkontribusi.

4. Penolakan adalah tanggapan yang sulit diterima. Ketakutan ini tidak hanya melekat dalam diri cowok. Cewek pun mengalaminya. Iya kan?

Ini alasanku tak sanggup memulainya duluan.

Ini alasanku tak sanggup memulainya duluan. via gifsforgomez.tumblr.com

Selain takut membuat cowok jadi illfeel kalau nembak duluan, penolakan adalah salah satu penyebab kenapa cewek jarang nembak duluan. Tentu saja ketakutan ini tidak hanya dialami cowok-cowok. Giliran cewek yang udah berani nembak, pasti terlintas ketakutan akan penolakan dari cowok. Inilah yang kerap mengendurkan mental oleh karena sangat berat bagi seorang cewek ketika ditolak seorang cowok. Apa yang mau disampaikan ke teman-temannya kalau begitu ceritanya?

5. Yang paling absolut : Cewek Selalu Benar – Cowok Selalu Salah. Jadi, Menunggu ditembak bukanlah sebuah masalah

Yaa.. Terserah,. Pokoknya Cowok yang nembak

Yaa.. Terserah,. Pokoknya Cowok yang nembak via www.teen.com

Nah ini. Tidak ada yang perlu ditanyakan. Cewek enggak nembak duluan bukan masalah. Bukannya memang sudah begitu umumnya?

6. Padahal cowok dan cewek memiliki hak yang sama untuk melakukannya. Toh, endingnya Cuma dua : Ditolak atau diterima.

Toh pilihannya cuma 2. Ditolak atau diterima

Toh pilihannya cuma 2. Ditolak atau diterima via tumblr.com

Tapi ingat bahwa tidak ada yang membedakan cowok dan cewek kecuali jenis kelamin. Keduanya memiliki hak yang sama untuk menyatakan cinta. Kenapa juga nunggu-nunggu kalau ternyata kamu udah betul-betul nyaman sama dia, dan kamu yakin kalau dia nyaman sama kamu? Jangan hanya karena gengsi semata, seorang cewek tidak bersedia menyatakan cinta pada cowok. Dan jangan sampai kedua belah pihak saling diam ketika kesempatan menjalani cinta sudah tak terelakkan lagi. Sudah seharusnya, cewek dan cowok berada di posisi yang sama, setara. Ketegasan bukan lagi miliki cowok, apalagi keberanian. Cewek juga berhak atas dua sikap tersebut sebagai bekal untuk memulai hubungan.

Ketakutan ditolak itu wajar, tapi apakah ada keberanian yang tidak didahului dengan ketakutan? Persis seperti tiada kepercayaan tanpa ada keraguan. So, bagi para cewek-cewek, jangan mau dicap tidak memiliki keberanian lebih dari yang cowok miliki. Gimana? Gengsi? Jangan dulu deh bicara cinta jika gengsi masih melingkupi jiwa.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya