Cowok ini tampak berbeda dari mereka-mereka yang pernah kamu kenal sebelumnya. Dia tak banyak membicarakan hal yang muluk-muluk soal hubungan yang tengah kalian jalani. Dia lebih suka membicarakan tempat makan favoritnya yang ternyata juga langgananmu tanpa disangka. Hobi-hobi yang dipunya jadi bahan pembicaraan yang tidak ada habisnya.

Meski banyak berbicara atau berbagi cerita, cowok ini bukan tipe yang fakir tindakan. Dia tak pernah segan meringankan setiap kesulitan yang kamu rasakan. Pokoknya cowok ini membuatmu hampir yakin, jika mungkin dia memang seseorang yang Tuhan siapkan. Jika untuk hal-hal ini dia selalu bisa diandalkan, bersabarlah sampai nanti dia datang melamar.

1. “Sini aku temenin ya?” dia keluarkan tanpa kamu minta. Tawarannya mendampingi selalu ada

tahu kapan harus menemanimu via elizabethwellsphoto.com

An, besok jadi mau ke Post Santa, Aku temenin ya?

Wah, boleh. Eh, tapi nggak ngerepotin kamu ‘kan?

Nggak lah, ‘kan aku juga bisa sekalian nyari vinyl di sana.

Dia cowok terpeka yang selama ini pernah kamu kenal. Bukan cuma bisa mengerti perubahan suasana hatimu, tapi kadang dia bisa menerka dengan cukup baik apa yang sedang kamu pikirkan. Bahkan dia tak hanya ingat dengan rencana yang pernah kamu ucapkan, tapi tanpa perlu diminta pun sudah menawarkan diri terlebih dulu.

Advertisement

Kepekaannya ini membuat kamu senang, tenang sekaligus yakin, jika dia bisa diandalkan untuk mendampingi dan melengkapimu dengan baik.

2. Cowok ini nggak pernah menghalangimu. Terutama kalau dia tahu kamu sedang memperjuangkan mimpimu

Tak pernah menghalangimu mengejar mimpi via elizabethwellsphoto.com

Cowok ini jauh dari kesan egois yang melarang kamu melakukan banyak hal untuk dirimu sendiri. Dia malah tak pernah berkeberatan jika rencana kalian mendadak batal, karena kamu harus mengejar deadline dadakan yang diberi klien. Dia juga pernah menahan diri untuk berjumpa dalam beberapa pekan, karena memang kamu berada di luar kota untuk ikut festival sastra. Dia tak pernah komplain, sebab dirinya tahu semua yang kamu pilih lakukan jadi bagian dari perjuangan untuk mewujudkan mimpi yang selama ini sudah dibangun.

Jangankan mengerti, kadang dia juga ikut turun tangan untuk membantumu. Tak masalah jika dia harus bantu mengoreksi berlembar-lembar naskah yang sudah kamu tulis. Terpenting semua usaha demi mimpimu berjalan dengan baik. Intinya sih, kalian berdua saling mendukung satu sama lainnya.

3. Tahu kapan harus kumpul sama keluarga, kamu dan temannya. Membuatmu merasa diutamakan juga

membagi waktu antara kamu dan mereka via www.logancoleblog.com

Besok sebelum acara reunian, kita ke nonton dulu ya…. atau setelah itu kamu mau ikut aku dateng ke acara, gimana?

Bukan nggak mau ikut, aku takut canggung aja. Hehehe, kamu ke reunian sendiri aja ya.

Tak masalah kalau seharian dia harus kesana kemari temani kamu, kumpul sama teman-temannya, atau pergi dengan keluarganya untuk acara tertentu. Capek sudah nggak perlu ditanya, tapi tetap saja sepanjang hari itu di hadapanmu wajahnya masih tetap bisa tersenyum bahkan tertawa.

Seolah lelah yang didapat itu bukan beban, tapi hal yang menyenangkan. Setidaknya dia punya cukup waktu untuk dibagi bersama orang terdekatnya termasuk kamu. Karena buatnya juga, semua hal yang ada di hidupnya itu prioritas yang harus selalu digenggam agar tak hilang.

4. Sikapnya saat marah membuatmu tenang. Bukan gayanya main tangan atau bentak-bentak

dia tak sampai hati membentakmu via elizabethwellsphoto.com

Seperti manusia biasa sesabar apapun dia tetap bisa marah. Bedanya, dia marah masih bisa mengatur pikiran agar tak melakukan hal-hal konyol yang bisa saja melukai fisik atau mentalmu. Paling dia hanya akan berujar,

Aku harus bilang berapa kali, Nis? Bisa nggak sih kamu sabar sedikit. Aku ini marah sama kamu lho.

Tenang nggak sih rasanya dengar marah yang seperti itu. Kamu tahu pikiran dan perasaannya, tanpa merasa tersinggung dan setidaknya itu membuatmu bisa lebih menghargai sosoknya.

5. Buatnya bersikap baik tak hanya kepadamu, tapi juga keluarga serta teman-temanmu

ramahnya dia tak hanya ke kamu via www.logancoleblog.com

Usahanya untuk mengenal keluarga dan teman-temanmu saja sudah membuat kamu lega. Apalagi setelah melihat sikap ramahnya dia yang tak tanggung-tanggung ke mereka, rasanya sudah tak perlu ada lagi yang dikhawatirkan. Dia tak menolak ketika kakakmu titip dibelikan sebuah barang dari tempat yang sedang dikunjunginya. Dia juga tak sungkan untuk menambahkan akun teman dan saudaramu yang lain di akun pribadinya. Apalagi saat sedang main di rumahmu, tanpa malu-malu atau malas dia mau bantu memasak bersama dengan ibu dan kamu.

Kebayang ‘kan bagaimana kelak saat dia sudah jadi suami? Keluargamu, teman-temanmu semua orang yang ada di dekatmu merupakan dunia keduanya yang perlu diperhatikan juga. Kamu merasa tenang tak terkira ‘kan jadinya.

6. Setiap kata-katanya bisa dipercaya, dan jauh dari plin plan

ucapannya bisa kamu pegang baik-baik via elizabethwellsphoto.com

Kalau dia bilang “iya, jadi….” rencana liburan kalian ini pasti akan diusahakan sekali olehnya. Atau saat dia bilang, “aku pasti akan membagi momen berdua sama kamu di akun medsosku, bisa ‘kan sabar sedikit aja. Percaya sama aku, An!” Tak butuh waktu lama untuk membuktikan ucapannya, bahkan keesokannya kamu dikejutkan dengan posting-annya yang menunjukkan seberapa serius dia denganmu.

Dia paham, omongannya ini adalah modal untuk membuat kamu percaya dan demi hubungan yang sehat. Bukan cuma alasan menjalani tanpa bukti yang pasti.

Bersama dia yang bisa selalu diandalkan dalam urusan menenangkan hati, membuatmu tak perlu meraba-raba lagi keseriusannya. Dia tahu bagaimana harus bersikap sebagai seorang yang layak mendampingi sekaligus melengkapi dan membantumu untuk selalu berkembang. Cowok seperti ini yang harus kamu genggam erat, dan jangan buat dia kecewa dengan sikap kekanak-kanakanmu.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!