Cowok ini tak selalu punya kata-kata manis untuk diumbar, termasuk janji-janji yang sekadar membangkitkan anganmu. Sosoknya sendiri jauh dari kata berlebihan, hampir semua hal berusaha diletakkannya pada porsi yang pas. Termasuk hubungan kalian yang dijalani dengan sewajarnya, tanpa perlu banyak drama, cukup usaha untuk saling melengkapi satu sama lainnya.

Iya usaha cowok ini dalam menjalani hubungan tak perlu diragukan lagi. Dia tak hanya tahu menggenggam tangan atau mengusap kepala saja untuk menenangkan hatimu. Dia tahu perhatiannya tak cukup sekadar bertanya sudah makan, atau sudah pulang kantor atau belum. Dia tak hanya sekadar kenal keluarga atau temanmu. Pokoknya, cowok ini benar paham harus menempatkan pedulinya dalam hal-hal apa. Kamu tak perlu repot merengek meminta pengertiannya. Kamu cukup mengimbangi langkahnya saja.

1. Tanpa perlu diingatkan, dia sadar diri untuk selalu menjaga komunikasi. Nggak akan ada yang namanya hilang berhari-hari

Komunikasi kalian lancar-lancar saja via www.dustincantrellphotoblog.com

Dari awal mengenalnya, kamu tak pernah kerepotan untuk menjalin komunikasi. Dia selalu mudah untuk diajak berbincang banyak hal. Kamu tak harus selalu menghubunginya duluan. Ada saatnya dia yang justru lebih dulu menyapa dan menceritakan banyak hal lewat pesan.

Bisa dibilang, dia hampir tak pernah hilang berhari-hari tanpa satu pesanpun. Kalaupun dia tak bisa mengabari entah pulsanya habis atau ponselnya bermasalah. Dia tak akan segan meminjam ponsel teman untuk sekadar memberi tahu kenapa dirinya tak mengabari hampir seharian. Sebab yang terpenting, kamu tak lagi khawatir ataupun sampai berpikir macam-macam dengan dirinya. Biar kamu dan dia pun sama-sama tenang.

2. Buatnya berjuang bersama bukan untuk mimpinya saja, tapi juga cita-cita yang kamu punya

Advertisement

berjalan bersama, berjuang wujudkan mimpi pun sama-sama via www.dustincantrellphotoblog.com

Dia bukan orang yang selalu bilang, “Doain aku ya, biar tesisku cepat selesai.” Dia justru seringnya, bertanya atau mengingatan apapun yang kamu kerjakan. Seperti saat kamu sedang menyiapkan naskah untuk proyek pertamamu. Dia jadi salah satu orang yang paling bawel bertanya perkembangannya. Kadang dia juga memberi masukan yang cukup membantumu merapihkan ide yang sudah ada.

Mungkin ini yang disebut berjuang bersama dengan sungguh-sungguh. Dia tak selalu menjejalimu dengan mimpi-mimpinya, atau meminta pendapatmu saja. Tapi dia tahu kamu sendiri punya cita-cita yang sama penting, dan dirinya selaku pasangan wajib mendukungnya juga.

3. Bawelnya tak hanya urusan makan, tapi juga kecukupan istirahatmu. Dia tak segan marah tiap kali kamu kerja tak tahu waktu

dia peduli sekali dengan kesehatanmu via www.logancoleblog.com

Kamu udah nggak perlu heran lagi, kalau setiap kali lembur dia akan terus-terus menghubungimu. Bukan atas sikap kekanak-kanakan karena ingin diperhatikan. Tapi dia memang sengaja ingin memecah konsentrasimu, agar apa? agar kamu pun bisa lekas menanggalkan pekerjaan dan istirahat sejenak. Kadang kalau kamu sudah benar-benar keras kepala kerja saja tanpa kenal waktu, siap saja dia akan marah layaknya ibu-ibu. Secara buatnya kesehatanmu itu lebih penting dari pekerjaan yang sekadar memberi materi.

4. Tanpa menjelaskan panjang lebar, dia selalu tahu saat-saat suasana hatimu sedang tak baik dan mengharuskannya lebih bersabar

Saat kamu membalas ucapannya dengan tak bersemangat, dia tak hanya tahu suasana hatimu yang sedang tak baik. Tapi dia tahu saat-saat seperti ini waktu baginya untuk belajar sabar dan sabar. Dia tak masalah jika kamu jadi sedikit ketus. Dia tak masalah jika kata-katamu jadi seperti labirin yang membuatnya bingung setengah mati. Sebab akhirnya sikap sabarnya ini membuatmu jadi tak enak sendiri, dan akhirnya mengatakan apapun yang sedang kamu rasakan.

Atau seperti saat kamu sedang sedih, sesekali dia akan bertanya sebabnya apa. Setelahnya dia berusaha menghiburmu dengan berbagai cara, bahkan dengan tingkah yang konyol sekali. Sambil sesekali bilang, “Senyum dulu dong. Mahal sekali senyumnya.”

5. Bukan sekadar cari simpati, memperlakukan keluarga serta teman dekatmu sebaik-baiknya memang niat tulusnya dari hati

perhatiannya pun tulus ke orang tuamu via www.dustincantrellphotoblog.com

Suatu saat kamu dibuat takut oleh sakit dadakan ayahmu di tengah malam. Kamu hanya memberi kabar singkat kalau malam itu harus mengantar ayahmu ke rumah sakit. Tapi tanpa pernah kamu duga, dia jadi orang pertama yang datang menyusul dan menemanimu di sana. Dia tak hanya menenangkan kamu, tapi juga ibumu yang sedari pun lebih khawatir lagi.

Kamu merasa beruntung karena sikapnya ini bukan sekadar cari simpati. Tapi memang murni niat tulusnya dari hati. Bukan sekali atau dua kali pula dia berlaku perhatian sekali dengan keluarga atau teman-temanmu yang lain.

6. Apapun yang kamu inginkan selama itu baik dan masuk akal, dia pasti akan mengabulkan

Mengabulkan permintaanmu via www.dustincantrellphotoblog.com

Kamu tak perlu merengek-rengek meminta sesuatu dengannya. Tak perlu acara ngambek-ngambekan juga pastinya. Asalkan apa yang kamu inginkan ini bukan hal yang rumit, masih masuk akal dan memang baik untuk kalian, tanpa banyak bicara dia akan mengabulkannya. Seperti saat kamu sedang suntuk sekali dengan pekerjaan dan butuh liburan. Dia tak menolak ajakan berakhir pekan di luar kota bersama. Toh semua demi kebaikanmu, supaya kamu bisa kembali semangat dan terlihat segar lagi.

7. Karena tujuannya itu membahagiakanmu, dia tahu bagaimana harus bersikap saat kesulitan atau kesedihan mendatangimu

Asal kamu bahagia saja sudah cukup baginya via www.dustincantrellphotoblog.com

Dia paham hidup ini seperti roda yang berputar. Ada saatnya kalian berada di atas dengan segala kegembiraan. Ada saatnya kalian berada di bawah dengan segala kesulitan. Tapi buatnya sendiri, kebahagianmu itu harus lah selalu diperjuangkan. Sebisa mungkin dia berusaha membantumu keluar dari kesulitan atau kesedihan. Bukan sekadar ucapan belaka, tapi dia pun bantu mencari solusi terbaiknya.

Sebab yang dia tahu, bahagia itu memang harusnya kalian yang ciptakan sendiri. Kalau saja kamu sedang tak bisa menciptakannya, setidaknya masih ada dia yang bisa membawamu ikut bahagia.

Bersama dia yang punya kepedulian ini, membuatmu tak lagi bersusah payah untuk merengkuh kata nyaman. Selalu berjalan beriringan dengannya saja, sudah membuat kamu tenang. Bagimu ucapan orang tentang menjalin hubungan yang sehat itu sulit tak berlaku. Dan rasanya kamu tak perlu lagi dengan sosok cowokmu ini.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!