Apa yang membuatmu menangis? Kebohongan sang pacar yang kamu ketahui itu kah? Atau kejujurannya yang malah membuatmu berurai air mata? Bohong dan jujur memang dua pilihan sulit dalam hubungan. Salah-salah menyatakan sikap, bisa saja kejujuran malah membuat hati lebam tersakiti, menyimpan kebohongan pun bukan jawaban terbaik. Kalau hanya ingin terhindar dari kemarahan atau tangisan pasangan, mungkin kamu perlu bohong. Tapi walau bagaimanapun kebohongan akan buruk hasilnya.

Lalu, bagaimana jika cewek terperangkap dalam situasi ini? Mau bohong salah tapi kalau jujur pun malah kena marah cowok? Mungkin jawaban cewek-cewek satu sama lain berbeda-beda. Namun yang perlu diingat adalah nilai kejujuran yang begitu berharga, kejujuran lebih dihargai meski berperilaku salah dan kenyataannya menyakitkan. Tapi bagaimana menurut para cewek? Yuk simak jawabannya.

1. Jujur lebih baik, karena bagaimanapun jika kamu sendiri yang dibohongi rasanya menyebalkan sekaligus menyakitkan

Bohong atau jujur via redsheepphotocinema.com

Advertisement

Dibohongi tuh nggak enak banget, kalau suruh milih jujur apa bohong ya jelas milih jujur. Kalau dia marah atau sakit hati paling nggak kita udah nyoba buat berbuat yang terbaik. Tya (20 tahun), Mahasiswi.

2. Bohong ke pasangan malah bikin repot, selalu khawatir dan hubungan nggak bisa dijalani dengan nyaman

Bohong bikin khawatir via redsheepphotocinema.com

Kalau bohong malah bikin masalah tambah banyak, repot ngaturnya biar nggak ketahuan. Dulu sering bohong sih tapi sekarang pengen jadi orang baik lah. Kalau ketahuan tuh pasti marahnya lebih ngeri. Ya, milih jujur aja kalau suruh milih mah. Rania (24 tahun), Penulis.

3. Nggak cuma kamu yang kesusahan saat harus berbohong, tapi teman dan orang di sekitarmu pun menanggung kerepotannya

Merepotkan teman yang nggak ngerti persoalan dalam hubunganmu via unsplash.com

Aku sih males banget kalau sampai ada masalah di proses pacaran, lagian pasti kalau bohong ke pacar tuh bikin repot. Harus sekongkol sama temen sendiri, ya bikin repot temen-temen kan kasian mereka. Diana (22 tahun), Mahasiswi.

4. Tapi ada juga yang terpaksa bohong karena tak ingin dimarahi atau terhindar dari perdebatan lain

biar tak ada perdebatan via unsplash.com

Advertisement

Gue suka bohong biar dia nggak marah. Gue yakin doi juga sering bohong, tapi ambil positifnya aja sih. Dengan sedikit bohong jadi nggak ada masalah kan. Lagian gue bakalan berubah kok kalau dia juga bisa jujur. Rianti (24 tahun), Penulis.

5. Tapi ada yang berpendapat jujur memang baik, tapi tak semua hal diceritakan juga

Tak semuanya juga harus diceritakan via www.nessakphotography.com

Kalau pun jujur ya jangan cerita detailnya, bagian yang bikin dia sakit hati atau cemburu dihilangin aja. Daripada malah repot marah-marah. Lala (24 tahun), Mahasiswi S2.

6. Kalaupun dimarahi atau dapat masalah itu sudah jadi resiko berbohong, lantas kenapa nggak jujur? Toh, sama saja

Bohong akan lebih menyakitkan kalau ketahuan. Sama saja kan? via unsplash.com

Mending jujur lah daripada bohong, hasilnya sama saja. Sebenarnya tergantung gimana masalahnya juga. Kalau mau jujur pernah ngelakuin kesalahan ya jawab saja sejujurnya, bohong pun sama aja nanti pas ketahuan. Santi (25 tahun), Karyawati.

7. Ada juga yang memilih bohong dan menutup semuanya rapat-rapat biar dia tak perlu kecewa

Biar tak ada yang kecewa via redsheepphotocinema.com

Mending bohong. Beneran deh cowokku galak banget. Pernah dulu nyoba jujur, ngamuknya serem lah. Dinta (23 tahun), Mahasiswi.

8. Kejujuran harus dihargai, kalau ada yang marah ketika kamu jujur berarti dia nggak menghargai niat baik ini

Bohong atau jujur via redsheepphotocinema.com

Kenapa bohong? Jujur jelas jadi pilihan saya, karena kebaikan perlu dihargai. Dan kenapa cowok mesti marah kalau ceweknya jujur? Nggak masuk akal banget, putusin aja kalau ada cowok sedangkal ini. Bunga, (25 tahun), Editor.

9. Ada juga yang milih bohong untuk sementara waktu, dan jujur jika waktunya sudah tepat

Bohong atau jujur tergantung waktunya via redsheepphotocinema.com

Nah, aku ceritanya lagi bohong nih… ya ada sesuatu yang aku tutupi dari pacar. Tapi suatu saat di waktu yang udah aku rencanain aku bakal cerita semuanya. Sementara aku simpen dulu lah. Lia (24 tahun), Vokalis.

10. Mereka yang sudah percaya sekali sama pacar pasti memilih jujur. Dia percaya bahwa kejujurannya nggak bikin pasangan marah

Percaya deh sama pacar dan buat apa mesti bohong via unsplash.com

Lho ya jelas jujur, aku sama pacar udah pacaran lama banget. Salah bener udah tahu deh rahasia masing-masing. Pernah aku jujur malah dia nggak marah padahal kalau dinalar itu nyakitin banget. Linda (21 tahun), Mahasiswi.

11. Walau bagaimanapun bohong itu dosa, lebih baik jujur dan sakit daripada hidup dalam kebohongan

Milih jujur, karena ini adalah kebaikan via unsplash.com

Kalau hidup penuh kebohongan malah susah, Mas… ya milih jujur lah tanpa alasan. Sakit hati udah jadi resiko orang yang memutuskan buat punya pacar. Nimas (24 tahun), Anak Magang.

Lebih baik memandang jauh bahwa kejujuran akan membawa pada kebaikan. Kebohongan akan dimaafkan tapi sakitnya pun kadang timbul tenggelam menwarkan rasa sakit yang semkain diingat semakin perih rasanya. Jika memang takut jujur karena kemarahan pasangan, jauhkan sikapmu dari hal-hal buruk. Orang-orang yang jujur akan tetap berani mengungkapkan kejujurannya karena dia memang merasa tak perlu takut untuk sebuah kebenaran. Jika benar, buat apa takut? Pikir dulu deh sebelum bertindak konyol.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya