Dia yang Sibuk Bekerja Tetap Layak Kamu Tunggu. Lapangkanlah Hatimu, Bahagia Juga Butuh Waktu

Pacar Sibuk Kerja

Cewek paling suka diperhatiin. Cewek bisa jatuh cinta pada seseorang hanya karena perhatian, padahal sebelumnya mungkin dia nggak tertarik sama cowok tersebut. Cinta kadang memang seaneh itu, perhatian bisa mematahkan segala kriteria.

Advertisement

Yang juga harus disadari, hidup itu selalu berubah. Dia yang tadinya perhatian belakangan sudah mulai cuek karena sibuk dengan urusan pekerjaan. Sebuah kondisi yang bikin kamu gamang. Kamu merasa tidak dipedulikan lagi. Perasaan seperti itu sebaiknya kamu jauhkan sebab membahayakan bagi ikatan cinta yang telah kamu dan dia jalani.

1. Dia yang sibuk kerja bukan berarti berhenti peduli sama kamu. Dia justru peduli dengan masa depan hubungan

Demi masa depan via www.unsplash.com

Di usia 23-an, kamu akan merasakan perhatian dari pacar mengendur. Dia akan lebih mementingkan pekerjaannya dibandingkan kamu sebagai pacarnya. Inilah ujian hubungan cinta orang dewasa. Jangan anggap ini sebagai hal yang buruk. Inilah hidup. Semua berubah. Dia yang sibuk kerja bukan berarti nggak peduli lagi sama kamu. Bisa jadi ia sedang memikirkan karirnya demi bisa meminangmu di pelaminan. Dia sedang mencari uang dan kemapanan agar ia benar-benar layak membangung rumah tangga bersamamu.

2. Jangan lihat seberapa sering dia meninggalkanmu, lihatlah kesungguhannya dalam memanfaatkan momen untuk bertemu denganmu

Pertanda cinta via www.unsplash.com

Kerja adalah fase yang mesti dilalui semua orang. Sekarang kamu mungkin susah untuk mengerti, namun suatu saat pasti paham bahwa dunia kerja memang menyita waktu. Dia yang sibuk melulu bukan berarti mengabaikanmu. Jangan pernah lihat dari seberapa lama dia meninggalkanmu, lihatlah dari kesungguhannya untuk bertemu denganmu.

Advertisement

Dia hanya punya waktu sebentar, namun ia bela-belain untuk melepas rindu. Bukankah itu merupakan bentuk cinta? Lagipula kalau dihitung-hitung, waktu yang dia habiskan denganmu dulu nggak ada apa-apanya dengan kesibukannya dia sekarang.

3. Carilah kegiatan yang bermanfaat daripada hanya sekadar menunggu. Kerjakan sesuatu yang bisa bikin kamu bahagia

Hangout bareng temen-temen via unsplash.com

Kenapa sih harus mengeluh karena ditinggal kerja? Bukankah kamu jadi bebas punya waktu untuk bersenang-senang. Daripada menunggu lalu dongkol sendiri, mending manfaatin waktu untuk mengerjakan sesuatu yang kamu senang. Jalan-jalan bareng teman misalnya. Atau bikin sesuatu yang bermanfaat, entah itu bisnis atau yang sifatnya karya. Udah tua woy, malu kalau masih ngambek-ngambekan.

4. Selama komunikasi masih terjaga, harusnya jarak atau waktu nggak jadi masalah. Santai sedikit lah :))

Asal komunikasi masih terjaga via www.unsplash.com

Di tengah kesibukan, komunikasi penting untuk dijaga. Dia yang sibuk mesti dikontrol dengan terus menjaga komunikasi. Zaman sudah canggih, kalau kangen tinggal video call. Bukankah itu pertemuan juga? Pertemuan secara virtual. Kamu mungkin boleh marah kalau misalnya pacarmu sibuk sampai nggak bisa dihubungi. Kalau masih bisa berkomunikasi harusnya itu nggak jadi masalah besar.

Advertisement

5. Jarak itu ujian sekaligus berkah buat hubungan. Dengan jarak kamu jadi lebih menghargai kehadiran

Berkah via www.unsplash.com

Kalau kata Sherina ‘Lihat Segalanya Lebih Dekat’. Jangan anggap jarak atau waktu ketemu yang terbatas sebagai masalah. Ubah persepsi dengan menganggap itu adalah berkah. Dengan jarangnya waktu ketemu, kamu dan dia jadi bisa merasakan rindu yang menggebu. Sebuah perasaan yang penting untuk sebuah hubungan yang berusia lebih dari setahun. Rindu pertanda cinta. Biarkan jeda itu. Tunggu sampai waktunya bertemu, kamu akan merasakan cintanya yang teramat dahsyat padamu.

Sudah pasti pada setiap hubungan akan ada momen pasang-surutnya. Sesungguhnya saat ini kamu sedang diuji dengan keterbatasan pertemuan. Sebuah fase yang lumrah dan terjadi pada banyak orang. Jangan terlalu mendramatisir. Jarak itu wajar. Toh kesibukannya juga buat kamu juga nantinya. Semangat~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE