Tak perlu waktu yang lama untuk bisa mengenal dan beradaptasi sifat orang yang kita sayang. Seperti kamu, yang kini mulai terbiasa dengan sifat cerewet pacarmu. Omelan dan kata-katanya sudah seperti kebiasaan sehari-hari. Kalau sehari saja dia tidak cerewet, kamu malah kesepian, bukan lagi terganggu seperti dulu.

Namun entah apa penyebabnya, dia kini berbeda. Dia yang biasanya banyak bicara, mendadak jadi irit kata. Sikapnya pun lebih kalem dan pendiam daripada biasanya. Sikap pasangan yang mendadak berubah ini ada alasannya. Yuk cari tahu supaya kamu tidak dicuekin melulu~

1. Perubahan sikap yang mencolok itu pasti ada alasannya. Bisa jadi kamu secara tak sadar pernah melukainya

mungkin kamu pernah melukai hatinya

mungkin kamu pernah melukai hatinya via www.logancoleblog.com

Advertisement

Yang namanya pacaran pasti ada masalah. Bertengkar, ribut, adu argumen, dan berselisih paham itu sudah jadi hal biasa. Karena tanpa ada pertengkaran pun sebuah hubungan pasti terasa hambar. Namun setelah pertengkaran kali ini, kok sikapnya jadi pendiam sekali? Dia yang biasa perhatian kini cuek dan dingin, seolah tak peduli. Coba deh kamu introspeksi, mungkin tanpa sadar hatinya kamu lukai? Kata-kata apa yang kamu katakan saat bertengkar? Sikap bagaimana yang kamu tunjukkan saat sedang emosi? Karena memang seringkali kita tidak sadar sudah melukai hati seseorang.

2. Bisa juga dia sedang memiliki masalahnya sendiri. Terkadang ada hal-hal yang tak bisa dibagi

dia punya maalah pribadi

dia punya maalah pribadi via www.logancoleblog.com

Punya pacar yang cerewet identik dengan hubungan yang selalu “riuh” dan “ceria”. Di balik hobinya mengomentari segala hal tentangmu, dia menyimpan perhatian yang tak terhingga. Namun bila dia mendadak pendiam dan berbeda dari biasanya, mungkin dia sedang menghadapi sebuah masalah juga. Perhatian dan semangatmu sangat dibutuhkan di sini. Kalaupun dia menolak untuk bercerita saat ditanya, yakinkan saja bahwa kamu selalu ada saat dia membutuhkamu. Karena terkadang ada hal-hal yang memang tidak bisa dibagi.

3. Pekerjaan menuntutnya tak bisa sesering dulu memperhatikanmu. Ia terlampau sibuk untuk bisa secerewet dulu

dia sibukkerja via www.logancoleblog.com

Mungkin kamu tak pernah tahu, bahwa pekerjaan seseorang, bisa mengubahnya menjadi seseorang yang lain. Mungkin seperti pacarmu saat ini, dia yang awalnya menyenangkan dan periang, selalu mencerewetimu mulai dari hal kecil sampai hal besar. Namun karena sedang banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, sekarang jadi lebih pendiam. Bukan berarti dia menomorduakanmu kok, tapi memang ada saatnya kita harus memprioritaskan sesuatu. Kamu juga begitu bukan?

4. Jadi cuek bisa jadi tanda ketika hatinya mulai goyah, bukan tidak mungkin dia menemukan seseorang yang lebih baik darimu
dia sedang selingkuh

dia sedang selingkuh via www.logancoleblog.com

Advertisement

Berubah jadi cuek dan tidak lagi seperhatian dulu bisa juga mencerminkan pergeseran perasaan lho. Bisa jadi pendiriannya mulai goyah. Atau dia mengenal seseorang yang baru, dan mungkin membuatnya lebih nyaman sehingga perhatiannya padamu juga terbagi. Bukannya berpikiran negatif, tapi ini juga bukan mustahil bukan? Eits, jangan buru-buru nge-judge pacarmu yang tidak-tidak ya? Selidiki dulu saja dulu supaya kamu tidak ikut keliru.

5. Dia butuh waktu sendiri untuk merenung, sementara kamu terus memaksanya bertemu. Dia lelah karena kamu tak kunjung paham

dia butuh waktu sendiri via www.logancoleblog.com

Saat punya pacar, wajar kok bila maunya ke mana-mana sama pacar. Buatmu, kenapa harus ke mana-mana sendiri kalau ada pacar yang bisa diajak ke sana kemari? Namun tidak semua orang nyaman dengan itu. Bisa saja dia sedang sibuk dengan hal lain, dan sifat bergantungmu itu mulai terasa mengganggu. Dia pun butuh waktu untuk me-time tidak melulu bersama kamu.

6. Dia tak lagi merasakan hal yang sama denganmu. Ingin putus tapi tak mampu, sementara bertahan justru menyiksanya

mulai bosan via www.logancoleblog.com

Mungkin ini alasannya kenapa dia tak secerewet dulu, tak lagi memperhatikan tiap detailmu, dan tak lagi peduli seperti yang lalu-lalu. Terlalu sering menghabiskan waktu berdua sampai merasa cerewet dan segala bentuk perhatiannya tak kamu hargai, dia mulai bosan sendiri. Barangkali dia juga sudah terpikirkan untuk mengakhiri hubungan, namun di hatinya juga masih ada rasa sayang. Kalau sudah seperti ini, hanya kamu yang bisa memperbaiki. Mulai dari mengajaknya bicara baik-baik, atau melakukan hal baru yang segar dan belum pernah dilakukan supaya hubungan tidak lagi hambar.

Terbiasa dengan sifatnya yang ceria dan cerewet kemudian berubah 180 derajat tentu akan membuatmu bertanya-tanya. Agar tak berlarut-larut, segeralah cari tahu penyebabnya. Tak perlu ragu minta maaf bila memang  sikapmu yang menjadi alasannya berubah. Toh, setiap masalah dalam hubungan memang harus dibicarakan bukan?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya