Kangen deh sama masa-masa dulu yang bisa seneng-seneng sebelum nikah

Bukan berarti setelah menikah terus nggak bisa seneng-seneng ya. Tapi, memang ada beberapa hal yang jadi sulit dilakukan setelah menikah. Ini memang wajar ketika kamu memasuki fase baru dalam hidup, memang ada beberapa hal yang harus dikorbankan. Kali ini Hipwee akan membahas tentang 5 hal yang harus kamu lakukan sebelum menikah agar tak ada penyesalan.

1. Sibuk mengurusi pekerjaan rumah, hobi travelling kamu bersama teman jadi hal yang langka dan pasti dirindukan

berpergian bersama teman-teman mungkin jadi hal yang langka paska menikah

berpergian bersama teman-teman mungkin jadi hal yang langka paska menikah via www.emirates247.com

Advertisement

Pergi travelling bersama teman-teman memang yang paling menyenangkan. Selain kamu bisa melepaskan penat dan bersenang-senang bersama teman, kamu juga bisa bersama-sama belajar hal-hal baru dan berburu destinasi-destinasi yang menawan. Lain halnya jika kamu sudah terikat dalam tali perkawinan, kehidupanmu mungkin akan berubah 180 derajat. Yang tadinya bisa berkeliling tempat-tempat indah bersama sahabat, mungkin tak akan mungkin lagi dilakukan.

Banyak hal yang harus dipertimbangkan saat travelling dengan status telah menjadi istri/suami. Kamu harus memikirkan besarnya pengeluaran yang tak sedikit untuk berpergian, keperluan dan urusan rumah tangga mungkin akan terbengkalai selagi kamu pergi, beban pekerjaan (lebih memilih untuk ambil pekerjaan weekend agar lebih banyak pendapatan), belum lagi kalau sudah punya anak atau istri yang sedang mengandung. Wah, kebayangkan betapa repot dan banyak hal yang ternyata harus dicermati.

2. Kalau diminta lembur dan begadang untuk urusan kantor kadang banyak ngeluh. Tapi setelah berkeluarga, kok kadang kangen juga ya begadang bareng teman kantor buat kejar setoran.

bekerja bersama teman hingga larut malam mungkin tak akan terulang

bekerja bersama teman hingga larut malam mungkin tak akan terulang via www.uber.com

Selagi muda, manfaatkan waktu untuk rajin bekerja

Advertisement

Ya, mungkin ada benarnya. Ketika masih menyandang status bujang, kamu memang punya waktu yang lebih banyak untuk bisa berkembang dalam pekerjaan. Kamu bisa memilih pekerjaan yang cocok dan mengejar promosi jabatan dengan rajin bekerja. Tak jarang, kamu memilih untuk extra time atau weekend bekerja untuk kejar setoran, atau begadang semalaman untuk menyelesaikan beban pekerjaan yang menumpuk.

Saat sudah menikah, kamu harus pandai-pandai mengatur waktu. Jangan sampai demi pekerjaan lalu urusan keluarga menjadi terbengkalai. Makanya, kebanyakan orang yang telah menikah tidak memilih melakoni extra time, weekend dan begadang di kantor hanya untuk mendapatkan kebersamaan dengan keluarga. Selagi masih membujang, manfaatkanlah waktumu untuk begadang di kantor ataupun melakukan pekerjaan di weekend demi mendapatkan pundi-pundi lebih untuk membantu keuangan keluarga nantinya atau modal nikah juga bisa.

3. Berburu diskon di mall dan hore-hore bareng teman-teman cuma jadi masa lalu yang mungkin susah terulang. Karena tuntutan untuk cerdik mengatur keuangan, membuat ego belanja untuk diri sendiri harus dikalahkan

berburu belanjaan untuk diri sendiri kadang sudah tak mungkin lagi

berburu belanjaan untuk diri sendiri kadang sudah tak mungkin lagi via blog.giveasyoulive.com

nge-mall ah mumpung ada diskon gede

mau karaokean? hayuk

Jalan-jalan ke pusat perbelanjaan memang jadi hiburan tersendiri. Apalagi kalau kamu adalah cewek yang mudah goyah iman saat melihat tulisan sale terpampang di toko-toko mall. Terlebih ketika kamu merasa sudah bekerja keras dan gaji yang kamu terima bisa untuk membeli barang yang bermanfaat dengan harga murah, rasanya bagai surga di dunia. Bersenang-senang bersama teman-teman yang tak kadang cukup menguras dompet juga tak segan kamu lakukan. Kadang kamu pergi karaoke, belanja-belanja, makan mahal, atau sekadar nongrong di kafe yang cukup mentereng.

Tentu itu dulu kala sebelum kamu berkeluarga. Pasalnya saat sudah berkeluarga, kamu harus pandai-pandai mengatur keuangan keluarga. Tak hanya berpikiran jangka pendek tapi juga masa depan. Ketika kamu masih membujang, belanja baju-baju sesuka hati dan dipakai sendiri. Sedangkan saat berkeluarga, kamu akan lebih memikirkan tentang keperluan keluarga. Kalau sudah punya anak, pasti mengutamakan baju dan keperluan anak dibanding diri sendiri. Selama masih membujang, tak ada salahnya memuaskan diri untuk memenuhi kebutuhan sendiri, asal tetap menjaga keamanan isi dompet dan perhatikan kebutuhan dan keinginan yang nampak sama tapi jauh berbeda.

4. Bukannya tak mungkin lagi, tapi alokasi waktu untuk kongkow bareng teman-teman pasti akan berkurang. Padahal berkumpul bersama sahabat membuatmu merasa seakan tak ada masalah hidup yang berat

nongkrong bareng teman-teman juga berkurang

nongkrong bareng teman-teman juga berkurang via hipsterthemusical.com

diajak sama anak-anak nongkrong nih, nongkrong yuk!

sekarang banget? yah nggak bisa gue, cucian belum kelar nih

Jaman-jaman masih sendiri, nongkrong bareng teman bisa kapan pun. Karena kamu tahu kalau pergi sama teman itu selalu menyenangkan, kamu bisa ketawa-ketiwi, merencakan surprise ulang tahun teman, berbagi cerita susah, minta pendapat soal masalah atau sebatas rumpi-rumpi ringan. Meski terlihat sederhana, berkumpul bersama teman dan sahabat bisa membuat mood jadi lebih baik dan lupa pada semua problematika.

Bukan berarti saat sudah menikah, kamu jadi tak bisa bertemu dan nongkrong lagi bersama teman-teman. Kamu tentu masih bisa bertemu atau ngobrol-ngrobrol, tapi tentu intensitasnya tak sesering saat masih membujang. Apalagi, kalau teman-teman setempat kongkow kamu juga sudah sama-sama menikah. Pasti kamu dan teman-teman harus pandai-pandai mencuri-curi waktu diantara pekerjaan dan mengurus keluarga.

5. Bermanja-manja dengan orang tua wajib dilakukan sebelum menikah dan punya anak. Nggak lucu ‘kan kalau sudah punya anak tapi masih gelendotan sama mama? Nanti malah diejekin lagi.

bermanja-manja bersama mama mungkin akan semakin jarang

bermanja-manja bersama mama mungkin akan semakin jarang via yourkidsed.com.au

Nah, sebelum menikah dan memiliki keluarga yang bahagia bermanja-manja dengan orang tua memang tak ada salahnya. Kamu bisa meluangkan waktu untuk membagi kisah, meminta saran dan nasihat, atau sekadar tiduran dipangkuan orang tua. Hal ini akan menjadi lucu jika sudah menikah, dimana kedewasaan telah diwajibkan dan kamu juga tak mungkin terlihat kekanak-kanakan didepan suami/istri. Sebelum anakmu kelak mentertawakan tingkah manjamu, lebih baik manfaatkan waktu selagi masih membujang untuk bermanja ria bersama ayah dan ibu.

Begitulah, hal-hal yang bisa kamu lakukan sebelum memulai hidup dengan status pernikahan. Kamu mungkin akan meninggalkan hal-hal yang akan sangat kamu rindukan jika sudah menikah. Untuk itu, selagi masih membujang, lakukanlah hal yang sekiranya akan sulit kamu lakukan jika telah menikah.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya