Teman: (nangis tersedu-sedu) Gue belum bisa move on dari dia. Gue mesti gimanaaaa?Ā Please, kasih tau gue, gue harus gimanaaa? Biar lupa sama dia???

Kamu: Gini ya, semakin lo berusaha buat ngelupain dia, justru lo akan terus keingetan sama dia. Jadi, biarin aja semuanya mengalir apa adanya. Saat lo keingetan dia, yaudah lo biasa aja. Itu kan cuma sesaat aja. Cari kesibukan baru dan gue yakin seiring berjalannya waktu, lo pasti bisa move on.

Teman: Gitu ya? šŸ™ Iya sih lo bener.

*padahal kamu udah 5 tahun ngga pacaran atau bahkan belum pernah pacaran sama sekali*

Khatam teori dan pengalaman adalah salah satu syarat mutlak menjadi seorang penasihat. Namun, bagaimana jika kamu didaulat menjadi seorang penasihat dengan hanya bermodal teori semata? Yakni lebih tepatnya menjadi penasihat cinta dengan minim pengalaman soal hubungan. Akan ada hal yang membuatmu bersyukur karena tidak mengalaminya, tapi bukan sekali kamu merasa iri. Adakalanya kamu ingin merasakan hal konyolĀ seperti bagaimana sedihnya patah hatiĀ sampai terlukanya di-PHP-in. Nah, kaliĀ ini Hipwee mencoba membahas hal-hal yang seringĀ dirasain kamu yang sering didaulat jadi penasihat cinta.

1. Kamu selalu handal dalam memberi petuah bijak soal percintaan pada teman-teman yang hubungannya bermasalah. Ngga heran teman-teman kamu selalu minta saran.

Kamu handal memberi nasihat bijak.

Kamu handal memberi nasihat bijak.

Advertisement

Teman 1: Gila, lo emang bijak banget ya.

Teman 2: Kita liat aja, dia bakal bijak apa engga saat punya pacarĀ nanti.

Kamu: (cuma bisa ketawa garing).

Sudah tidak terhitung berapa banyak teman yang langganan mencurahkan isi hatinya padamu. Terkadang nggak peduli waktu. Dari mulai pagi, sore, bahkanĀ larut malam saat kamu lagi ngantuk-ngantuknya. Tapi kamu nggak pernah ngeluh karena ada keseruan tersendiri saat mendengar cerita mereka.

Seorang teman cowokĀ yang datang dengan kesedihan sehabis ditolak, kamu semangatinĀ dengan kalimat kliseĀ mati satu tumbuh seribu. Teman lain yang galau antara menyatakan atau memendam, kamu kasih dia pilihanĀ kemungkinannya cuma ada dua sih, diterima atau nyiapin diri untuk ditolak.Ā Kepada teman cewek yang tengah patah hati sehabis diselingkuhin kamu kuatkan dengan kalimatĀ seenggaknya lo beruntung dikasih kesempatan sama Tuhan cuma 3 bulan untuk mengenal cowok macem dia.Ā Entah itu tergolong nasihat yang ampuh atau bukan, mereka selalu memilih kamu untuk dijadikan teman berkonsultasi soal asmara.

2. Padahal kamu sendiri minim pengalaman soal hubungan. Bahkan nggak tahu bagaimana rasanya diselingkuhin atau di-PHP-in.

Kamu dianggap bijak soal cinta, padahal minim pengalaman.

Kamu dianggap bijak soal cinta, padahal minim pengalaman. via la-quinta-esencia.blogspot.com

Advertisement

Idealnya seseorang yang dijadikan konsultan adalah mereka yang khatamĀ soal teori dan pengalaman. Tapi bagaimana dengan kamu yang kerap dimintai nasihat soal percintaan padahal minim pengalaman. Kamu sendiri lupa kapan terakhir kali pacaran, 6, 7, atau 8 tahun yang lalu.

Atau bahkan ada diantara kamu yang belum pernah pacaran sama sekali. Tentang bagaimana sakitnya diselingkuhin atau nyeseknya cuma dikasih harapan palsu, cuma bisa kamu jangkau dengan logikamu. Nggak jarang juga kamu berusaha membayangkan perihnya luka mereka yang tersakiti dengan mencoba mendengarkan lagu yang galau akut. Sebuah film pun bisa menambah teorimu soal asmara. Sedikit banyak cerita fiksi dari novel, film, atau lagu menginspirasimu untuk menguatkan mereka.

3. Kadang kamu bingung sendiri tentang bagaimana nasihat bijak itu keluar dari mulutmu dengan lancar. Saat kamu sendiri ngga pernah merasakan.

Kadang kamu bingung sendiri tentang nasihat bijakmu yang keluar dari mulutmu.

Kadang kamu bingung sendiri tentang nasihat bijakmu yang keluar dari mulutmu. via www.flickr.com

Baik kamu atau teman-temanmuĀ sama-sama heran dengan nasihat bijakmu. Bagaimana bisa kamu yang minim pengalaman justru bisa menyikapi dengan bijak persoalan asmara. Ketika mereka tengah berkeluh kesah padamu, dengan mudahnya kamu bisa menenangkan mereka. Entah kamu dapat inspirasi dari mana petuah-petuah bijak tersebut, yang seakan mengalirĀ lancar dari mulutmu.

4. Bisa jadi kamu khatam soal teori percintaan karena tanpa disadari kamu adalah seorang pengamat yang detail.

Karena kamu adalah pengamat yang detail.

Karena kamu adalah pengamat yang detail. via favim.com

Karena kamu mampu mengamati persoalan dengan detail bisa jadi adalah jawaban mengapa kamu mumpuni soal teori percintaan. Kamu bisa membingkai dua sisi dari setiap permasalahan cinta yang dialami oleh teman-temanmu. Bahwa nggak selamanya putus cintaĀ itu hanya menyisakan luka, kamu paham betul. Kamu berusaha memperlihatkan sisi positif dari putus cintaĀ kepada temanmu yang baru saja diselingkuhin. Menurutmu berpisah adalah jalan terbaik dari pada terjebak dalam hubungan yang nggak sehat, demi memutus mata rantai kebohongan.

5. Karena kamu cukup mampu membuat teman-temanmu nyaman saat bercerita, tak jarang julukan sebagaiĀ pendengar terbaikĀ disematkan padamu.

Selain itu kamu juga pendengar yang baik.

Selain itu kamu juga pendengar yang baik. via www.satujam.com

Bukan hanya juara bertutur tentang cinta, kamu juga adalah seorang pendengar cukup yang baik. Terkadang kamu sengaja membiarkan beberapa teman bercerita dengan berapi-apinya, karena kamu paham mereka cuma hanya butuh didengarkan. Kamu juga sadar bahwa nggak semua orang butuh nasihat. Karenanya terkadang kamu hanya menyimak dengan hati kisah cinta mereka.

6. Menjadi seorang penasihat cinta tentu ada suka dukanya. Kadang kamu bersyukur tidak pernah mengalami hal-hal yang menyakitkan itu. Namun tak jarang kamu merasa iri karena hanya juara soal pengetahuan tapi minim pengalaman.

Tak jarang kamu merasa iri dengan mereka yang benar-benar merasakan patah hati.

Tak jarang kamu merasa iri dengan mereka yang benar-benar merasakan patah hati. via favim.com

Sebagai seorang yang dianggap bijak soal cinta oleh teman-temanmu, tentu ada suka dan dukanya. Kamu senang bisa sedikitnya membantu menguatkan mereka yang tengah terluka. Kamu juga jadi bersyukur dengan statusmu sekarang yang minim pengalaman, karena kamu merasa belum tentu bisa sekuat mereka ketika menghadapi persoalan cinta. Namun, bukan sekali juga kamu merasa iri hanya khatam soal pengetahuan tapi minim pengalaman. Sempat terbesit dalam benakmu tentangĀ bagaimana ya rasa sakit yang sesungguhnya saat diselingkuhin, sakitnya ditikung teman sendiri, atau sekadar galaunya patah hati. Mungkin itu konyol, tapi setidaknya kamu pernah inginĀ untuk merasakannya.

Dalam dunia percintaan, seorang penasihat sekaligus pengamat seperti kamu sangat diperlukan. Karena di antara jiwa-jiwa yang terluka itu harus ada setidaknya satu orang (beruntunglah itu kamu) yang bisa menguatkan. Walaupun mungkin kamu hanya jago dalam teori tapi minim pengalaman cinta, nggak masalah. Kamu pun secara nggak langsung belajar dari cerita mereka, sehingga nanti saat kamu punya hubungan, kamu bisa menyikapi permasalahan dengan bijak. šŸ™‚

Kalau kamu masih juga belum tau harus gimana, kamu bisa curhatin semuanya ke pakar cinta @dwitasari. šŸ™‚

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya