6 Tanda Dia Sebenarnya Kangen Tapi Ogah Ngaku. Mau Ngajak Ketemu Tapi Malu

Tanda Kangen

Nggak semua orang bisa secara lugas mengungkapkan rindu. Apalagi kalau saat itu posisinya belum cukup kuat untuk mengungkapkan rasa itu dan keinginan untuk bertemu. Pacar bukan, masa tiba-tiba bilang kangen? Padahal sebenarnya ya nggak apa-apa sih, siapa tahu berawal dari kata “kangen” hubungan bisa naik satu level.

Advertisement

Meski begitu, orang yang lagi kangen itu bisa dilihat dari tingkahnya lho. Nggak perlu teori-teori pembuktian matematika dan fisika untuk menentukan seseorang sedang kangen padamu. Ya, walau harus tetap hati-hati jebakan ge-er dan baper sih. Coba deh perhatikan sikapnya. Bila hal-hal ini dia lakukan, kemungkinan besar dia kangen kamu tapi malu mengaku.

1. Dia rajin meninggalkan komentar dan likes di setiap unggahan social mediamu, hanya supaya kamu tahu dia ada

rajin nge-likes dan komen/Pexels/Lisa Fotios via www.pexels.com

Sebelumnya, intensitas komunikasi via media sosialmu dengannya biasa saja. Dia juga nggak terlalu sering aktif di sana. Tapi belakangan, setiap kali kamu unggah sesuatu yang baru, dia cepat sekali memberi respons entah itu sekadar like atau komentar. Begitu juga saat kamu mengunggah instastory. Dia menjadi viewer tercepat setiap unggahanmu. Apa jangan-jangan dia menyalakan notifikasi untuk setiap update darimu ya?

Well, apa pun itu, kehadirannya yang rutin di unggahanmu adalah tanda bahwa dia ingin kamu mengingatnya. Karena dia juga ingat kamu terus. Hehe

Advertisement

2. Mendadak, dia juga sering tag kamu saat menemukan unggahan-unggahan yang lucu dan relevan

sering nge-tag/pexels/bruce marc via www.pexels.com

Bukan hal yang aneh ketika kita mengingat detail-detail dari orang yang dianggap spesial. Jadi, ketika kita menemukan sesuatu, entah itu di Instagram, YouTube, ataupun media sosial lainnya, secara otomatis kita teringat pada si orang spesial. Lantas muncul keinginan untuk memberitahunya. Biasanya sih lewat tag atau mention dengan kalimat sesederhana “@abcdefgh banget ini sih”.

Belakangan, dia semakin sering melakukan itu. Bukan hanya me-mention kamu untuk hal-hal yang berhubungan denganmu saja, tapi juga meme-meme atau unggahan lucu yang sebenarnya nggak ada hubungannya denganmu. Seolah hanya ingin mengajakmu menertawakan hal itu. Tujuannya apa? Jelas untuk menarik perhatianmu dong. Hehe

3. Tiba-tiba dia ngepost foto atau video lama kalian. Itu tandanya dia kangen dan pengen ketemuan

upload foto lama/pexels/fauxels via www.pexels.com

Orang kalau sedang kangen, biasanya jadi rajin membongkar-bongkar kenangan lama. Mulai dari unggahan media sosial, foto, bahkan video. Lalu saat dia menemukan sesuatu yang menarik dari kotak memori itu, dia mengunggahnya di media sosial dan tak lupa mention kamu. Mungkin dengan sedikit pesan sederhana seperti: “Ingat momen ini nggak? Hahaha kangen deh pengen gila-gilaan lagi”. Duh, kangen pengen gila-gilaan atau kangen orangnya nih?

Advertisement

4. Sering bahas topik nggak penting dan nge-jokes receh di chat. Itu semata karena dia ingin obrolan itu berlangsung lama

sering ngejokes receh/pexels/kaboompic.com via www.pexels.com

Orang kalau lagi kangen tapi nggak bisa ketemu, bawaannya pengen ngobrol terus. Entah itu lewat chat atau lewat telepon. Kalau bisa seharian ngobrol terus nggak putus-putus. Kalau obrolan sudah berbau-bau mau udahan, pasti dia cari-cari bahan untuk memperpanjang obrolan. Terkadang sampai mengeluarkan jokes-jokes receh atau garing, dan membahas hal-hal yang super sepele. Ya bagaimana lagi, dia masih pengen ngobrol sama kamu tapi sudah kehabisan bahan. Haha

5. Kadang dia menunjukkan tanda-tanda jealous kalau kamu terlalu dekat dengan orang lain, terutama lawan jenis

sering jealous~ via www.newharbinger.com

“Iya, kalau kata penggemarmu, ‘semangat yaa!'”
“Hahaha penggemar apaan sih?”
“Itu tadi di postingan IG-mu, @loveyourself nyemangatin kamu. Aku sering banget deh lihat dia komen di IG-mu. Keren lho dia. Siapa sih?”

Mau cemburu, takut salah tempat. Mau santai aja, tapi ya cemburu. Sulit memang kalau status belum ada kejelasan. Rasa kangen membuatnya lebih peka dan teliti serta rajin stalking kamu. Dia akan hafal siapa-siapa yang sering meninggalkan komentar di IG-mu, dan dia mulai terlihat cemburu saat ada yang terlihat menonjol. Ya walaupun cemburunya adalah cemburu yang lucu. Antara jealous tapi gengsi mengakui.

6. Dia sering membahas event-event yang akan datang, atau film yang akan rilis. Siapa tahu ada kesempatan mengatakan “Mau bareng nggak?”

ajakan kencan terselubung/pexels/bruce mars via www.pexels.com

Sebagai usaha terakhirnya, dia akan menginfokan berbagai acara yang kemungkinan besar menarik bagimu. Atau bisa juga dia membahas film-film genre kesukaanmu yang sedang atau akan tayang di bioskop. Dengan kalimat pengantar “katanya bagus lho”, dia akan mencari cara halus untuk kemudian mengeluarkan pertanyaan:

“Aku juga belum nonton nih, mau bareng nggak?”

Sebenarnya dia ingin mengajakmu ketemuan. Tapi dia merasa harus ada alasan yang jelas supaya kamu nggak berpikir macam-macam. Maklumlah, meski kangen dan naksir habis, tetap saja dia ingin tampil elegan dan nggak mau terkesan terlalu ngoyo.

Rasa kangen itu memang nggak pandang bulu kok. Mau pacar, mantan, atau baru gebetan, kalau kangen ya kangen saja. Nah, setelah tahu bahwa kemungkinan besar dia rindu, kamu bisa menentukan respons yang bijak untuk itu. Kalau kamu punya perasaan yang sama, sinyal hijau dan sambutan yang kamu berikan mungkin akan menjadikan hubungan kalian naik tingkat. Tapi kalau perasaannya hanya sepihak, semoga kamu lebih bijak sehingga nggak membuat dia semakin berharap, ya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pecinta harapan palsu, yang berharap bisa ketemu kamu.

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE