Banyak manusia mengeluh bahwa doanya masih belum diperkenankan oleh Tuhan. Setiap pagi dan malam dia menengadahkan tangannya, memohon kepada Allah, tetapi apa yang dimintanya tak kunjung tiba. Lalu, timbul pertanyaan dalam hatinya, "Mengapa doa dan permohonanku masih belum dikabulkan juga oleh Tuhan?". Jarang ada orang yang berusaha untuk melakukan penelitian apa sebab-sebabnya.

Pada hakikatnya, sebab-sebab doa tidak terkabul sebagian besar terletak pada diri si pemohon itu sendiri. Karena mereka kebanyakan lupa, bahwa salah satu syarat penting dari pengabulan doa adalah hati yang khusyuk menerawang jauh menghadap Allah SWT, bukan hanya sekedar mulut yang komat-kamit sampai tenggorokan kering.

Berikut kemungkinan sebab-sebab doamu belum dikabulkan.

1. Kamu belum menunaikan hak-hak-Nya

Berdoa Kepadanya

Berdoa Kepadanya via https://www.google.com

Hak Allah yang paling utama adalah untuk disembah. Setiap orang wajib mensyukuri nikmat yang dilimpahkan Allah kepadanya dengan jalan beribadah kepada-Nya dengan sebenar-benarnya beribadah. Bagaimana Tuhan akan memperkenankan doa seorang hamba jika si hamba tetap menempuh "jalur kiri", padahal Tuhan sudah memperingatkan untuk melewati "jalur kanan".

2. Kamu tidak mengamalkan isi Al-Quran

Baca Al-Quran

Baca Al-Quran via https://www.google.com

Kamu senantiasa membaca Al-Quran tetapi tidak kamu amalkan isinya. Kitab suci Al-Quran senantiasa dibaca, dilagukan dengan bermacam-macam lagu tetapi isinya tidak dipelajari dan dihayati. Kalau pun ada satu dua ayat yang dapat dipahami, namun tidak juga diamalkan, bahkan kadang-kadang sengaja dilanggar.

3. Kamu belum sepenuhnya mengamalkan sunnah Rasulullah SAW

Sunnah Rasul

Sunnah Rasul via https://www.google.com

Advertisement

Kamu selalu mengaku cinta kepada Rasulullah tetapi kamu tinggalkan sunnahnya. Rasulullah SAW menunjukkan jalan lurus tetapi banyak manusia yang memilih jalan yang bengkok. Kadang-kadang ada juga yang mengatakan mengikuti sunnah Rasul namun apa yang dikerjakannya itu itu bertentangan dengan apa yang dilakukan atau digariskan oleh Rasulullah.

4. Kamu menerjunkan diri sendiri ke jurang kebinasaan

Rasa Bersalah

Rasa Bersalah via https://www.google.com

Kamu selalu berdoa agar terhindar dari api neraka, tetapi kamu lemparkan dirimu sendiri ke dalamnya. Kebanyakan manusia ingin memasuki pintu kebahagiaan tetapi sebaliknya dia sendiri seolah-olah mengunci pintu itu. Dia tidak mau mengerjakan kebajikan namun selalu bergelimang dengan maksiat dan dosa.

5. Kamu ingin masuk surga tetapi tidak beramal

Manusia Beramal

Manusia Beramal via https://www.google.com

Kamu berdoa untuk masuk surga tetapi kamu sendiri tidak beramal dengan amal-amal ahli surga.

6. Kamu sadar akan mati tetapi tidak bersiap menghadapinya

Ajal Menjemput

Ajal Menjemput via https://www.google.com

Advertisement

Kamu mengakui dan menyadari bahwa hidup di dunia ini hanya sementara saja sedangkan hidup yang abadi hanya di akhirat kelak. Namun tetap saja kamu tidak mengerjakan amal saleh yang akanh menjadi anak kunci untuk membuka pintu kehidupan yang abadi itu.

7. Kamu Melihat kecacatan orang lain, sedangkan kecacatan sendiri tak tampak

Mengurus Hidup Orang Lain

Mengurus Hidup Orang Lain via https://www.google.com

Kamu sibuk memikirkan aib orang lain, sibuk membicarakan kesalahan-kesalahan mereka di belakang, sibuk menjudge mereka ini-itu tetapi kamu tidak mawas diri dan tidak melihat aib kamu sendiri seperti apa.

8. Kamu mengecap nikmat tetapi lupa bersyukur

Sujud Syukur

Sujud Syukur via https://www.google.com

Kamu diberi nikmat oleh Allah tetapi kamu tidak bersyukur atas karunia itu. Sejak kecil manusia sudah menikmati nikmat Allah dan jutaan karunia lainnya, tapi tidak sedikit yang tidak berterima kasih, malah kadang-kadang membangkang, menunjukkan sikap sombong dan lupa diri.

Kalau hal-hal ini sering dilakukan, apakah kamu masih cemburu karena doamu belum juga dikabulkan?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya