Manusia berkompetisi dalam hal apapun untuk menjadi suskes. Mereka yang berpikiran sportif akan melakukan suatu pencapaian dengan hal-hal yang positif, memotivasi dan menginspirasi. Manusia juga hendaknya memberikan dampak yang baik dan bermanfaat bagi sesama, agar terciptanya kerukunan dan ketentraman dalam hidup.

Jika hidup tentram maka semua tujuan akan tercapai dengan baik sesuai yang diharapkan. Sebaliknya, ada manusia yang mudah putus asa dan tidak menerima kesuksesan orang lain. Mereka menebar benci dan fitnah untuk menjatuhkan orang lain. Mereka disebut haters karena apa yang mereka lakukan hanyalah berdampak negatif terhadap kehidupan orang lain.

Zaman modern saat ini mempermudah setiap orang untuk berkarya. Adanya teknologi canggih membuat setiap orang memiliki kesempatan untuk membuat karya. Contohnya, internet saat ini yang sudah tersebar luas di seluruh dunia. Semakin berkembang dengan adanya sosial media. Setiap orang pun memiliki akun pribadi. Di sinilah mereka memiliki dunianya sendiri.

Mem-posting apapun yang sekiranya ingin mereka posting. Cerita apapun yang mereka rasakan. Adanya internet membuat seseorang leluasa untuk berpendapat. Mereka akan mengungkapkan isi hati dan pikiran mereka. Sebenarnya sudah ada kode etik dalam penggunaan internet, hanya saja sebagian orang tidak menganggap hal itu penting.

Adanya persaingan ini, membuat orang tidak serta merta menerima kekalahannya ataupun kelebihan orang lain. Banyak cara haters untuk tetap eksis didunia nyata ataupun dunia maya, salah satunya menyebar berita hoax, memfitnah suatu kalangan, memberikan komentar negatif, bahkan mengadu domba antar sesama manusia. Semuanya hanyalah bertujuan untuk kepuasan sesaat yang timbul di karenakan kecemburuan sosial.

Untuk mengenal lebih jauh tentang apa dan siapa haters itu sebenarnya, saya sudah merangkum 10 hal berikut ini:

1. Jika memang mereka bisa mengerjakan suatu hal, pastinya sudah mereka kerjakan.

Feeling Lazy

Feeling Lazy via https://www.google.co.id

Kamu pastinya memiliki passion dan goals dalam membuat sesuatu sedangkan haters hanyalah sekelompok orang yang melihat dan menilai pekerjaan kamu tapi mereka tidak mampu mengerjakannya.

2. Haters memiliki keterbatasan pola pikir.

Limited mindset

Limited mindset via https://www.google.co.id

Kesuksesan tidak diraih dengan mudah, banyak pengorbanan yang harus kita lakukan. Kesempatan selalu ada, hanya saja bagaimana kita mendotrin diri untuk tetap mencapainya. Berbeda dengan haters, mereka menganggap bahwa sukses hanyalah untuk sebagian orang saja sehingga haters berhenti berusaha dan fokus untuk iri dengan kesuksesan orang lain. Mereka tidak pernah mengerti bahwa hidup itu bergerak dan tumbuh.

3. Mereka tidak bahagia.

Advertisement

Orang yang bahagia tidak pernah membenci kebahagiaan orang lain. Pada dasarnya setiap orang punya defenisi bahagia dalam hidup mereka. Apapun yang mereka kerjakan dan dapatkan mereka akan syukuri itu dan fokus untuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya. Haters bukanlah termasuk dalam golongan orang yang bahagia sehingga mereka merebut kebahagiaan orang lain dengan cara menebar benci.

4. Haters takut akan perubahan.

Perubahan akan selalu terjadi setiap waktu. Suka atau tidak kita harus mengikuti perubahan tersebut. Satu hal yang perlu diingat bahwa seseorang yang tidak mengikuti perubahan maka mereka akan tertinggal di belakang. Haters takut melakukan hal yang baru. Mereka takut gagal dalam melakukannya sehingga haters merasa tidak puas melihat orang yang maju dan berpikir ke depan.

5. Mereka penuh dengan kecemburuan.

Perbedaan antara orang sukses dengan yang tidak sukses adalah orang sukses akan selalu senang melihat orang sukses lainnya, mereka akan termotivasi dan terinspirasi untuk menjadi lebih sukses kedepannya, mereka akan belajar banyak hal dari pengalaman orang sukses. Sedangkan haters memandang sebaliknya, mereka merasa cemburu dan benci melihat kesuksesan orang lain.

6. Mereka tidak benar-benar mengenalimu.

Who are you

Who are you via https://www.google.co.id

Advertisement

Seseorang yang sangat kuat menilai tentang dirimu dan mengahkimi apa yang kamu kerjakan sebenarnya mereka belum pernah bertemu denganmu. Mereka tidak mengenalimu, mereka tidak tau apa yang sudah kamu lakukan, mereka tidak tahu bahwa kamu kurang tidur untuk berusaha mencapai sesuatu, mereka tidak tau pengorbananmu, mereka tidak tahu kegagalan yang pernah kamu dapatkan dan mereka tidak pernah tahu betapa beratnya perjuangan untuk menjadi seperti saat ini.

7. Haters secara diam-diam ingin seperti dirimu.

Ingin sepertimu

Ingin sepertimu via https://www.google.co.id

Mereka membencimu karna mereka ingin sepertimu. Sejujurnya berapa banyak yang ingin sepertimu? Jawabannya adalah hampir semua haters ingin sepertimu; Mereka menginginkan apa yang kamu miliki: kesuksesanmu, hidupmu, keluargamu, apa yang kamu miliki saat ini. Itulah alasan kenapa mereka membencimu karna kamu memiliki apa yang mereka ingin miliki dan mereka cinta.

8. Mereka akan cari tahu semua tentangmu.

Haters akan berusaha stalking semua profil sosial mediamu dan mencari celah untuk menjatuhkanmu. Sebenarnya apa yang dilakukan haters adalah bentuk rasa penasaran tentang dirimu. Mereka tahu setia postinganmu tapi pura-pura tidak menyukainya. Haters adalah fans yang tertunda.

9. Haters membicarakan tentang kamu kepada temannya.

Berkaitan dengan poin no 8 bahwa haters mencari tahu tentang dirimu dan membicarakannya kepada teman terdekatnya. Secara tidak langsung mereka mempromosikan dirimu dan apa yang kamu kerjakan. Sekali-kali boleh lah kita berterimakasih kepada haters yang sudah membantu kamu melatih tingkat kesabaran

10. Haters gonna hate.

Seberapa baik kamu dalam suatu hal, tetap saja orang yang benci akan mencari celah tentang keburukanmu. Haters akan selalu menjadi pembenci dalam hidupmu. Lupakan mereka tetaplah maju dan berpikir kedepan. Kalahkan mereka dengan semua karya-karyamu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya