Sebenarnya tanpa disadari kita pun selalu menulis. Gimana enggak setiap posting , pasti berfikir isi caption yang tepat untuk menggambarkan foto kita. Iya gak sih? Hari gini siapa yang engga punya social media seperti instagram.

Tenang.. bakat bukan menjadi faktor utama untuk bisa menulis. Kalau berbakat tapi ga minat juga sama saja kan? Yang penting ada kemauan untuk belajar dan mengasah kemampuan kita di tulis menulis.

Dijaman yang apa – apa serba ada di jempol “baca : handphone” memudahkan kita untuk belajar apapun dan meningkatkan kapasitas kita sebagai individu yang berguna 😀 nah tinggal cari deh motivasi kita kenapa harus menulis? Mungkin alasan – alasan dibawah ini bisa jadi inspirasi kamu :

1. BRANDING DIRI

branding diri via https://id.pinterest.com

Sejak ada social media, banyak yang berlomba – lomba membuat atau menunjukan identitas diri sebagai “seseorang”. Bisa dengan cara eksis “baca : artis/ selebgram”, traveller, video/ photographer, worker, writer, blogger dan masih banyak lagi. Nah apakabar dengan emak – emak yang memutuskan bekerja diranah domestik?

Nah dengan menulis dan meningkatkan kemampuan kita, otomatis kita belajar berprofesi sebagai penulis. jadi nggak ada lagi tuh predikat “saya mah cuma ibu rumah tangga biasa”. Selain itu dengan punya branding otomatis kepercayaan diri akan menambah. Ibu yang percaya diri akan lebih optimal membangun kehidupannya menjadi lebih produktif.

2. MELAMPIASKAN PERASAAN

Advertisement

Menulis bisa menjadi terapi agar emak bisa tetap waras menghadapi drama sehari – hari. Mengapa? Karena Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Maryland School of Medicine, ditemukan fakta bahwa perempuan adalah mahluk yang sangat verbal, rata-rata perempuan berbicara sebanyak 20.000 kata sehari, sedangkan pria hanya 7000 kata saja perharinya.

Nah dengan menulis adalah salah satu wadah kita dalam mengekpresikan perasaan dengan cara yang positif dan bermanfaat. Dengan menulis berati kita sedang berkomunikasi dengan diri sendiri. Mencoba lebih mengenal dan memahami diri sendiri serta belajar mendalam mengenai sesuatu hal yang sedang kita tulis.

3. MEREKAM SEJARAH

merekam sejarah via https://id.pinterest.com

untung kita emak – emak yang sering lupaan *kecuali tanggal gajian :p menulis bisa menjadi sarana memory dokumentasi kehidupan kita. At least untuk dibaca sendiri sebagai sarana refleksi diri apa – apa yang sudah dilakukan dan pencapaian apa yang ingin dilakukan.

4. BERBAGI PENGALAMAN

share pengalaman via https://id.pinterest.com

bahagia rasanya kita bisa belajar dari kehidupan orang lain, begitu pula sebaliknya, sama bahagianya ketika kita bermanfaat untuk orang lain. Menuliskan pengalaman sehari – hari yang mungkin biasa untuk kita, bisa jadi luar biasa untuk orang lain.

Seperti fotographer yang menuliskan tips cara mengambil foto yang baik akan sangat berguna untuk pembaca yang baru akan memulai belajar foto.

5. MENGHASILKAN

nah ini nih yang bikin emak-emak banyak melirik bukan hal yang mustahil menulis menghasilkan uang. Apalagi jaman sekarang banyak penulis buku yang berasal dari isi blog mereka. Contoh dr. metahanindita yang menerbitkan beberapa buku kesehatan anak yang materi diambil dari isi tulisan blognya. Tapi ini perlu komitmen dan konsisten ya.