Buat para jomblo, tidak lama lagi 2016 akan segera berakhir. Kira-kira apakah kalian sudah mulai menemukan calon kalian yang sudah pas dan klik belum? Tenang saja, tulisan ini bukan bermaksud untuk membuat kalian semua menjadi terintimidasi, tapi justru sebaliknya agar kalian semua makin bersemangat dan giat melewati hari-hari kalian dan segera mendapatkan jodoh kalian.

“Menikah itu tidak harus nunggu mapan dan kaya,  nikah itu tidak harus selalu diawali dengan pacaran terlebih dahulu bahkan harus sampai bertahun-tahun.”

Terlihat menyenangkan memang ketika kita melihat seorang pasangan laki-laki dan wanita yang lagi asyik pacaran. Terlihat begitu bahagia yang membuat kita merasa iri dengan kebahagian mereka. Orang bilang seolah-olah dunia milik mereka berdua, apalagi kalau pasangan tersebut adalah pasangan yang pas, ganteng dan cantik, terpelajar semua, sama-sama anak orang kaya  udah pasti bikin kita jadi iri dan baper.

Tapi sebenarnya kalau diamati lebih dalam, mereka yang pacaran itu, bahkan sampai bertahun-tahun, pernah saat itu punya teman sekolah dulu,  dia sudah pacaran dari SMP, terus mereka masuk SMA yang sama dan masih ngelanjutin pacaran, tapi selepas itu mereka akhirnya putus waktu kuliah.  Sedih kan, jadi pacaran tidak menjamin kita bisa sampai ke pelaminan.

“Lalu bagaimana kalau kita memilih nikah muda dan bahkan belum pacaran? Apakah mungkin bisa bahagia?”

Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut kita ada beberapa  penjelasan  yang bisa kalian baca dan resapi.

1. Nikah itu ibadah

wedding ring via https://pixabay.com

Jelas sekali kalau sebenarnya perintah untuk menikah adalah suatu perbuatan ibadah. Selain memberikan manfaat yang baik untuk kehidupan kita di dunia, tapi merupakan suatu amalan yang bisa kita banggakan di akherat nanti. Karena kita mengikuti salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW. Dengan menikah kita akan menjadi lebih tenang dan tentram.

2. Yang halal itu pasti lebih nikmat

couple kiss love via https://pixabay.com

Bagian ini jelas semua pasti pada tahu kan, dengan menikah kita menjadi terhindar dari perbuatan dosa, kita boleh menggandeng memeluk, mencium dan halal berhubungan badan dengan pasangan kita. Makanya buruan nikah!

3. Berdua itu lebih mudah dan kokoh

Advertisement

together via https://pixabay.com

Pekerjaan yang dilakukan bersama-sama tentunya lebih mudah dan ringan. Ketika kita menikah banyak sekali hal yang bisa kita lakukan bersama-sama. Bahkan jika kita dan pasangan kita sama-sama bekerja berarti ada dua sumber penghasilan yang masuk ke dompet keluarga kita, tentunya ini lebih membahagiakan karena kita bisa lebih cepat dalam mewujdukan cita-cita keluarga kecil kita. Dan tentunya masih banyak hal-hal lainnya yang bisa kita kerjakan bersama-sama dalam setiap harinya, selamat menikmati momen indah kalian.

4. Berjuang dari bawah bersama-sama

home money via https://pixabay.com

Dengan menikah muda kita tau kita menjadi pasangan yang saling punya komitmen kuat dan harapan yang kuat pula. Hal ini mengakibatkan kita menjadi memiliki semangat juang yang besar dilakukan bersama-sama. Meraih harapan dari titik bawah dan berusaha bersama bisa membuat bahtera rumah tangga lebih berwarna dan langgeng. Karena kita tau kaya itu mampu memberi bukan mampu membeli.

5. Indahnya pacaran setelah menikah

Romantika pacaran itu sebenarnya adalah rumah tangga, kita sering mendengar pasangan-pasangan yang memanggil panggilan kesayangannya dengan sebutan mama-papa, ayah-bunda, dan sebagainya. Semua panggilan yang memang mereka ucapkan karena besar harapan saat itu agar cinta yang dirasakan bisa sampai ke pelaminan. Jadi teman-teman semuanya kenapa harus mikir seribu kali untuk menikah muda. Jika kita memang mampu dan bertanggungjawab tentu keputusan ini adalah keputusan yang baik, karena pacaran setelah nikah itu memang jauh lebih indah dan penuh kejutan.

Meski jodoh itu di tangan Tuhan, kalau kita tidak menjemput jodoh kita, itu sama dengan menyerah tanpa berusaha. Jadi kita harus tetap optimis dan memiliki keyakinan yang tinggi kalau kita berusaha dan mengesampingkan segala pikiran negatif tentang hal-hal buruk di kemudian hari.