Kerap Disebut Anak Manja, Yuk Simak 5 Sisi Anak Tunggal yang Jarang Orang Tau!

Nggak selamanya anak tunggal berarti anak manja, kenali ia lebih jauh agar pemahamanmu lebih luas.

Tak seorangpun di dunia ini yang tidak membutuhkan orang lain. Sekuat-kuatnya seseorang, pasti merasa lemah tak berdaya jika ujian hidup terus menghantam dirinya. Tuhan menciptakan kita sebagai makhluk sosial agar saling berinteraksi. Namun bagaimana dengan kehidupan anak tunggal? Benarkah label anak manja selalu melekat pada diri anak tunggal? Yuk simak 7 fakta berikut!

Advertisement

1. Merasa Kesepian

Photo by Thought Catalog

Photo by Thought Catalog via http://pexels.com

Dibalik tawa mereka mengandung kesedihan yang mendalam. Apalagi saat di rumah, anak semata wayang ini seakan hidup bersama gadget dan seperangkat alat elektronik. Ditambah jika kedua orang tua mereka bekerja, seakan hidupnya tak memiliki siapa-siapa. Rumah seakan tidak berpenghuni dan sangat sepi. Bagaimana lagi ini adalah salah satu ujian hidupnya yang harus ia jalani dengan kuat dan sabar.

2. Tanggung Jawab Besar

Photo by Andrew Neel

Photo by Andrew Neel via http://pexels.com

Banyak orang menganggap anak tunggal itu bahagia, karena semua keinginannya bisa diwujudkan oleh orang tuanya. Disisi lain, ada beban besar yang melekat pada dirinya. Sebagai anak satu-satunya di keluarga, ia memikul tanggung jawab yang tidak dirasakan oleh kebanyakan orang. Bayangkan jika orang tua sakit atau terkena musibah. Siapa yang akan menanggung kalau bukan anak semata wayang ini sendirian? Ia berdebat dan berunding dengan dirinya sendiri.

Advertisement

3. Kerap Dikekang

Photo by pixabay

Photo by pixabay via http://pixabay.com

Fakta yang sangat umum di masyarakat bahwa anak tunggal selalu dikekang. Orang tua memiliki ketakutan yang berlebihan hingga mengekang anaknya dalam melakukan sesuatu. Bermaksud agar anaknya selamat dan aman dalam bergaul. namun disisi lain, sang anak merasa hidupnya dipenjara dan tak merasakan kebebasan. Rasa khawatir orang tua yang hanya berfokus pada satu anak. Inilah yang sering menjadi perdebatan antara orang tua dan anak tunggal.

4. Pribadi Tertutup

Photo by Raffael Barros

Photo by Raffael Barros via http://pexels.com

​​​​​​Tak ada yang mendengar keluh kesahnya, anak tunggal terpaksa harus menutupi segala permasalahan hidupnya sendirian. Bermaksud ingin curhat kepada temannya, namun orang tua melarang. Ingin curhat kepada orang tua, namun mereka tak ingin mendengarnya. Serba salah dan membingungkan jika di posisi ini.

5. Mudah Stress

Advertisement
Photo by Engin Akyurt

Photo by Engin Akyurt via http://pexels.com

​​​​​​Memikul beban besar sendirian selalu memicu stress. Ditambah banyak kewajiban dan segala tugas sekolah, seakan hidupnya penuh dengan permasalahan yang tak berujung. Emosi dan amarah yang tak terlampiaskan juga mengakibatkan stress yang berkepanjangan. Sungguh ironis sekali.

Meskipun 5 fakta diatas cukup menyedihkan, namun anak tunggal memiliki jiwa dan hati yang besar. Tak selamanya kesedihan itu melekat pada dirinya. Banyak juga anak tunggal yang sukses karena mampu menghadapi segala rintangan dan beban. Justru beban yang dirasakan anak tunggal, tidak dialami oleh anak lainnya, sehingga anak tunggal memiliki mental yang sangat kuat.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sebisa mungkin untuk berbagi apapun yang ku ketahui. Asal baik, kebahagiaan tak hanya dirasakan seorang diri

CLOSE