5 Hal Ini Dirasakan oleh Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus. Yuk, Saling Menguatkan!

Meski berat, kita harus kuat.

Memiliki buah hati yang sehat tentu menjadi harapan semua orang tua di dunia ini. Melihat perkembangan anak yang baik dan sesuai usianya adalah sebuah tanda bahwa orang tua telah merawat anaknya dengan sepenuh hati. Tidak ada orang tua yang ingin anaknya memiliki penyakit atau gangguan yang menghambat tumbuh kembang anak.

Namun lain halnya bagi anak yang dilahirkan dengan memiliki ‘keistimewaan’. Entah itu memiliki disabilitas atau kelainan pada fisiknya, atau ada keterlambatan dalam tumbuh kembangnya. Hal ini tentu akan membuat orang tua bersedih bahkan merasa gagal menjadi orang tua.

Namun sebelum menyalahkan diri sendiri, Hipwee ingin berterimakasih kepada para orang tua yang tetap setia merawat anak-anaknya yang memiliki kebutuhan khusus. Tulisan ini Hipwee persembahkan bagi orang tua yang tulus dan ikhlas mengemban tanggung jawabnya, meskipun anak-anak mereka tidak tumbuh sebagaimana anak-anak seusianya.

Advertisement

1. Pernah dicap sebagai orang tua yang kurang becus merawat anak

Photo by Karolina Grabowska

Photo by Karolina Grabowska via https://www.pexels.com

Awalnya, mungkin banyak orang tua yang merasa tidak terima ketika mengetahui perkembangan anaknya tidak seperti anak-anak normal pada umumnya. Di saat anak-anak yang lain bisa bermain dengan bebas tanpa hambatan, tetapi orang tua harus menerima kenyataan bahwa anaknya tidak bisa sebebas anak-anak yang lain karena kondisi tertentu.

Ketika banyak tetangga atau bahkan orang-orang terdekat menghakimi dengan sebutan tidak becus merawat anak karena kekurangan yang dimiliki anak, tentu sempat membuat sakit hati dan marah. Namun sejatinya, orang yang menghakimi tersebut tidak pernah tahu bagaimana lelah dan kesulitannya merawat anak dengan segala kekurangan yang dimiliki.

Advertisement

2. Digunjing sana-sini rasanya sudah biasa

Photo by RODNAE Productions

Photo by RODNAE Productions via https://www.pexels.com

Pada saat-saat tertentu, ada saja mulut-mulut yang membicarakan kekurangan anak di belakang orang tua. Bahkan mungkin ada orang yang secara terang-terangan menghina anak berkebutuhan khusus di depan orang tuanya langsung.

Hal tersebut tentu sama sekali tidak boleh dilakukan. Selain itu adalah perbuatan tercela, orang tua mana pun pasti sakit hati diperlakukan demikian. Namun tidak ada yang bisa dilakukan selain menelan celaan orang lain dan sebisa mungkin tidak menghiraukannya.

3. Harus punya stok kesabaran yang ekstra

Advertisement
Photo by Antoni Shkraba

Photo by Antoni Shkraba via https://www.pexels.com

Merawat anak yang sehat dan normal saja harus memiliki kesabaran yang penuh, apalagi jika anak memiliki kebutuhan khusus yang mengharuskan orang tua lebih bersabar lagi. Hal ini tentu tidak mudah untuk dijalankan mengingat perlakuan ke anak normal dan anak berkebutuhan khusus memiliki trik yang berbeda.

Hati para orang tua yang punya anak berkebutuhan khusus sepertinya sudah didesain untuk menampung banyak stok kesabaran. Jika bukan mereka yang harus bersabar, maka siapa lagi yang bisa diharapkan untuk merawat anak?

4. Harus rela mengeluarkan budget berlebih untuk membawa anak ke fasilitas kesehatan

Photo by Los Muertos Crew

Photo by Los Muertos Crew via https://www.pexels.com

Ada kalanya gangguan yang dimiliki anak mengharuskan orang tua untuk membawanya ke tenaga medis seperti dokter anak, psikolog anak, terapis anak, dan lain-lain. Untuk membawa anak ke fasilitas kesehatan tersebut tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Meskipun ada yang ditanggung oleh asuransi, tapi pengorbanan tenaga dan waktu sudah pasti harus dikeluarkan. Pengobatan tersebut pun tidak cukup dilakukan sekali dua kali. Ada yang berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun sampai anak dinyatakan sudah berkembang dengan baik.

5. Lebih banyak melantunkan doa yang tulus demi perkembangan anak

Photo by Barbara Olsen

Photo by Barbara Olsen via https://www.pexels.com

Setiap harinya, hati para orang tua pasti tidak lepas untuk mendoakan anak agar bisa tumbuh dengan normal dan sehat. Doa tersebut tentu tidak henti-hentinya dilantunkan setiap melihat kondisi anak.

Percayalah, tidak ada doa yang lebih tulus daripada doa orang tua kepada anaknya. Bahkan di masa-masa sulit sekalipun, orang tua tidak akan pernah lupa untuk mengharapkan hal-hal baik bagi anaknya. Dan Tuhan tidak mungkin tidak mendengarkan doa para orang tua yang tulus.

Pada hakikatnya, tidak ada anak yang mau dilahirkan dengan kondisi yang terbatas, dan tidak ada orang tua yang ingin anaknya memiliki kebutuhan khusus. Sebagai orang tua pun pasti berharap anak bisa tumbuh dengan normal.

Namun lagi-lagi, Tuhan memilih memberikan ujian-Nya kepada orang-orang pilihan-Nya. Tentu bukan tanpa alasan Tuhan memberikan ujian tersebut. Karena Dia Maha Tahu bahwa kita dipilih oleh-Nya sebab kita adalah orang tua yang kuat. Sungguh, kalian adalah orang tua yang hebat!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Masih berusaha untuk menulis ditengah kesibukan mengurus anak

CLOSE