Pacaran jarak jauh also.know.as long distance relationship (LDR) memang menjadi ujian untuk pasangan-pasangan yang sedang mabuk asmara. Mereka selalu beranggapan yang namanya pacaran selalu ada setiap detik, setiap menit, dan setiap kalian mengembuskan nafas. Kalian tahu, LDR itu tidak menakutkan seperti yang di sinetron. Pacaran - LDR - Galau - Baper - Mati. Serius, kalian pasti akan bersyukur karena telah menjadi kaum LDR setelah menyimak hal-hal yang dipaparkan di bawah ini. Yuk mari kita simak bersama-sama

 

1. Menjadi Kaum LDR Berarti Kalian Berusaha "Memantas-mantaskan Diri Untuk Pasangan Kalian."

Iya sayang, kita pasti bisa menjadi pasangan yang lebih baik~

Iya sayang, kita pasti bisa menjadi pasangan yang lebih baik~ via http://jomblosejagat.blogspot.co.id

"Memantas-mantaskan diri" itu apa sih, pasti kalian bertanya-tanya mengenai arti dari kata tersebut dan hubungannya apa sih sama LDR. Uhuk!! Begini penjelasannya, "Memantas-mantaskan diri" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, yakni memperbaiki; memperelok diri. Dari artinya aja udah jelas memperbaiki diri berarti kalian paham dong hubungannya sama LDR apa.

Hmmm jadi, untuk kalian sebagai kaum LDR seharusnya mempunyai rasa bangga karena kalian dikasih waktu yang lebih banyak untuk memperbaiki diri kalian.

Mulai dari penampilan hingga sikap. Semua itu demi siapa, demi kebaikan kalian dan pasangan tentu aja.

Kebayangkan kalau kalian sudah pacaran sepuluh abad kemudian harus melalui LDR, tetapi hubungan kalian kandas ditengah jalan karena ditolak oleh calon mertua dengan alasan "belum sesuai dengan kriteria kami" itu rasanya kayak nusuk di hati kan. sakit.

(Ketika Kaum LDR sedang teleponan)

Kamu   : Yang, kapan mau ke rumahaku?
Pacar Kamu : Sabar ya sayang, aku lagi berusaha memperbaiki diri demi kamu, biar nggak gugup kalau ditanya ibu sama ayah :)
Kamu : Aaaak, beruntung banget sih aku~ LDR sama kamu

2. LDR Mengajarkan Kalian Menghargai Waktu Antara Kamu Dengan Pasangan

Jadi kita cuma ngobrol aja di padang rumput tetanga nih, sayang

Jadi kita cuma ngobrol aja di padang rumput tetanga nih, sayang via http://www.riauekspos.com

Bagi kalian yang sudah menjadi kaum LDR pasti menyadari betapa penting dan berharganya sebuah waktu bertemu dengan pasangan. Kalian akan memanfaatkan waktu yang sebentar untuk memaksimalkan pertemuan kalian. Ibaratnya tidak ada waktu yang tidak berharga kalau bersama pasangan. Oleh sebab itu, biasanya kaum LDR ini tidak mempunyai susunan rencana yang detail apabila bertemu dengan pasangan. Kalian akan berpikir bahwa waktu bertemu, berbincang,

dan tertawa bersama adalah waktu yang berharga dan tidak bisa digantikan oleh apapun juga.

(Ketika Bertemu Pasangan)

Pacar Kamu: Kita mau kemana hari ini Yang?
Kamu : Nggak tau. Bingung.
Pacar Kamu  : Kamu nggak mau ketempat yang kekiniian, biar kayak pasangan gawl sekarang.
Kamu : Nggak ah, kamu ngasih "waktu" untuk kita aja, ku udah senang apalagi yang lain. Kita ngobrol-ngobrol ngelantur aja~ 
Pacar Kamu: Duh, jadi enak dengernya. *peluk*

3. Kaum LDR Lebih Banyak Waktu Untuk Dirinya Sendiri

Maksimalkan masa LDR-nya ya~

Maksimalkan masa LDR-nya ya~ via http://brilian-wicaksana.blogspot.co.id

Mungkin, sebagai manusia biasa yang mempunyai pasangan, kadang kalian bingung untuk memilih waktu antara pergi sama orang tua, teman, ataupun pacar. Kadang, kalian pasti ingin semua rencana ataupun quality time bersama mereka bisa dilaksanakan kan. Hmmm, sebagai kaum LDR, Kalian harusnya merasa bersyukur. Kenapa?!!! alasannya betapa beruntungnya kalian yang menjadi kaum LDR. Kalian mempunyai waktu yang banyak untuk ngumpul sama teman, keluarga, dan sahabat dibandingkan dengan mereka yang menjalin hubungan biasa aja (non-LDR). Biasanya kamu non-LDR akan kebingung memilih antara pasangan atau teman mereka.

Terkadang kamu yang non-LDR jika memilih pasangan, disangka lebih peduli sama pasangan daripada teman, jika milih teman pasti disangka tidak sayang sama pasangan.

Namun, berbeda dengan kaum LDR, mereka tidak hanya bisa berkumpul saja, kaum LDR juga mempunyai banyak waktu untuk dirinya sendiri. kalian bebas melakukan apapun, yakni nyalon, makan sepuasnya, beli ini itu, dan tentu aja tanpa harus sungkan ataupun gengsi.

Puas-puaskan masa LDR-mu sebelum kalian terikat seumur hidup dengan pasangan kalian. Namun, ingat kaum LDR, juga butuh kepastian kapan terikatnya~

4. Kaum LDR Dapat Melihat Keseriusan Pasangan

Komitmen itu penting dalam hubungan ya

Komitmen itu penting dalam hubungan ya via http://life.com

Seandainya jarak tiada berarti, akan ku arungi ruang dan waktu dalam sekejap saja

Bagi kalian kaum LDR pasti sudah khatam dengan lagu ini. Iya, lagu yang mengisahkan dua insan manusia yang sedang mabuk asmara, tetapi dipisahkan oleh jarak. Namun, harus kalian ketahui penyebab orang tidak kuat menjadi kaum LDR karena mereka tidak kuat ataupun melanggar komitmen yang telah dibuat oleh pasangan. Kalian pasti pernah dengarkan alasan klise "aku nggak kuat pacaran jarak jauh" duh, emang pacaran jarak dekat dijamin nggak bubar?

Alasan-alasan ini yang kadang menjadikan beberapa pasangan tidak mau menjadi kaum LDR. Padahal sebaliknya, jika kalian memilih atau terpaksa menjadi kaum LDR, kalian dapat melihat keseriusan pasangan kalian. Apakah mereka akan memberikan perhatian yang sama sebelum kalian LDR, apakah mereka akan sering menanyakan kabar kalian ketika kalian menjalani LDR, dan apakah mereka siap meluangkan sebagian waktunya sebentar untuk membalas pesan dari kalian.

Kamu: Kamu sekarang jarang hubungin aku :(
Pasangan Kamu: Maaf sayang, aku lagi berusaha nih buat kamu :(
Kamu : Berusaha apa?
Pasangan Kamu: Buat beli bunga sayang
Kamu: Bunga apa sih :(
Pasangan Kamu: Membuat hu(bunga)n kita sampai ke pelaminan sayang :)
Kamu: Aaaak, adek tunggu abang nih~~

5. Menjadi Kaum LDR, Rentan Berantem. Kata Siapa?

Ini foto jaman kita pacaran sebelum ldr loh~~

Ini foto jaman kita pacaran sebelum ldr loh~~ via http://facebook.com

LDR memang sesuatu yang tidak mudah bagi beberapa pasangan. Jarak yang jauh, kondisi fisik yang berjauhan, dan perbedaan waktu membuat kalian berpikir pasangan kalian tidak sayang dan perhatian sama kalian. Hal ini tentu yang membuat rentan untuk berantem dan salah paham. Namun, segera singkirkan imajinasi kalian tentang  hal tersebut. Belum tentu yang bukan kaum LDR tidak rentan berantem.

Biasanya tiap orang yang siap berpasangan, pasti siap juga menjalin komitmen. Bagi kaum LDR yang sudah berkomitmen pasti telah memahami dan telah memperjuangkan hubungan kalian dengan pasangan. Oleh karena itu, kemungkinan berantem akan kecil karena kalian berusaha memaafkan kesalahan pasangan. Kalian akan berpikir kita sudah sama-sama dewasa. Jika susah memaafkan, kalian bisa membuka album-album kenangan kalian ketika bersama pasangan, tentu kalian akan mengingat kebaikan, kelucuan, bahkan keromantisan pasangan kalian, sehingga melupakan masalah yang sedang terjadi antara kalian.

Ingat loh, berantem, musuhan, dan bertengkar dalam agama tidak boleh lebih tiga hari, kalian nggak takut dosa?

Menjalani hubungan jarak jauh (LDR) memang terkesan sulit dan menjaga agar tetap terjalin lebih sulit juga. Maka di saat inilah kalian akan melihat seberapa serius pasangan kalian untuk mempertahankan hubungan. Jika memang sudah membuat komitmen agar saling percaya,

maka menjadi kaum LDR tidak akan sesulit dan serumit yang kalian bayangkan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya