5 Hal Ini Wajib Kamu Ketahui Sebelum Ulang Tahunmu yang Ke 30

Masa muda adalah masa-masa emas. Kamu memiliki banyak waktu luang untuk belajar, bereksperimen, dan mengeksplorasi semua hal yang ditawarkan oleh kehidupan. Waktu muda adalah waktu dimana kita terkagum-kagum dengan hal-hal baru disekeliling kita.

Terkadang kita tidak sabar untuk mengetahui dan mengalami banyak hal. Terkadang kita tidak tahu mana yang harus menjadi prioritas untuk bekal kita dimasa-masa selanjutnya. 5 Hal ini adalah prioritas yang wajib kamu pelajari dan kuasai di waktu mudamu:

 <>1. Melek Pengembangan Diri
Buku The 7 Habits adalah salah satu buku self-help yang paling banyak dibaca

Buku The 7 Habits adalah salah satu buku self-help yang paling banyak dibaca via http://giadastudyabroad.blogspot.com

Kenapa ini penting?

Pengembangan diri atau bahasa kerennya 'personal development' sangat penting karena ini akan menjadi fondasi karakter kita dimasa-masa yang akan datang.

Pengetahuan tentang pengembangan diri akan membantu kita dalam memahami diri sendiri, bagaimana menyelesaikan konflik, mengatur emosi, membantu bagaimana sebaiknya kita berinteraksi dengan dunia luar, membina hubungan (dengan keluarga, teman dan rekan kerja) dan seribu satu persoalan/Tantangan lainnya yang bakal dihadapi dalam hidup ini.

Pengetahuan tentang pengembangan diri dapat dijumpai di buku-buku self-help atau psikologi populer. Bacalah buku-buku tersebut sejak awal dan lihat bagaimana efeknya pada kehidupan pribadimu. Semakin dini kamu memahami tentang pentingnya pengembangan diri maka semakin kokoh pula fondasi karaktermu. Seperti kata pepatah “Belajar di waktu muda seperti mengukir di atas batu”.

<>2. Melek Soal Pola Hidup yang Sehat
Jogging, olahraga murah yang bisa dilakukan siapa saja

Jogging, olahraga murah yang bisa dilakukan siapa saja via http://zefirka.net

Melek kesehatan sejak dini tentu akan membuat hidupmu lebih nyaman. Siapa yang tidak ingin berumur panjang dan tetap bugar? Dan siapa yang ingin dihantui biaya kesehatan yang tinggi? Betul, rejeki, umur dan kesehatan ada ditangan tuhan, tapi bukan berarti kita tidak perlu berusaha.

Trust in God, but tie up your camel”, kata pepatah Arab. Sehat adalah barang mahal yang sering kita anggap sepele. Seringkali kita telat menyadari pentingnya kesehatan, yaitu setelah terbaring di tempat tidur.

Kesehatan disini meliputi banyak aspek sederhana yang bisa dirangkum kedalam: 1. Olaharaga (pilihlah aktifitas olahraga yang menjadi kegemaranmu), 2. Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, 3. tidak melakukan aktifitas berisiko seperti merokok dan 4. grooming (Tentunya kamu tidak hanya ingin terlihat sehat, tapi juga bagaimana terlihat tampil menarik).

Menjalani pola hidup sehat di Indonesia susahnya minta ampun. Kurang lebih itu yang saya alami sendiri hidup di Indonesia. Udara yang cenderung hangat/panas membuat kita malas untuk beraktifitas di luar rumah. Makanan yang selalu diproses (digoreng) dan lingkungan yang tidak kondusif. Masyarakat kita senang menonton olahraga, tapi kurang begitu antusias mempraktikannya.

Melek kesehatan tidaklah mahal, tapi menjadi sehat tidak ternilai harganya. Dan itu semua bukan di luar jangkauan kita. Menjalani pola hidup sehat adalah pilihan yang bisa kita lakukan hari dan detik ini juga.

 

<>3. Melek dan Bekali Diri Soal Keuangan
Waktu adalah UANG

Waktu adalah UANG via http://mycupcakeaddiction.com

Kalau ada yang saya sesali sewaktu muda, maka ini adalah salah satunya. Tidak melek keuangan sejak dini. Tidak tahu bagaimana mengatur keuangan pribadi. Yang saya tahu cuma bagaimana mendapatkan uang dan membelanjakannya. Tentunya ini merupakan hal yang lumrah kalau kita masih muda.

Tapi untuk jangka panjang, pengetahuan tentang keuangan ini yang membedakan antara orang yang makmur/kaya dengan orang yang biasa-biasa saja. Pengetahuan keuangan membuat kita bijak dalam menggunakan uang hasil jerih payah kita.

Pengetahuan tentang keuangan meliputi banyak aspek penting seperti: asuransi, pensiun, investasi dan belanja (dengan cara yang cerdas). Pengetahuan tentang investasi misalnya, kenapa ini penting diketahui sejak dini.

Kita tahu dalam investasi ada konsep yang dinamakan 'Time Value of Money', penjelasan simpelnya adalah semakin dini kamu berinvestasi maka semakin besar pula hasil investasi yang bisa kamu petik dimasa depan. Dan sebaliknya kalau kamu telat berinvestasi maka semakin kecil pula hasil yang akan kamu petik.

Kuncinya terletak pada waktu dan bukan seberapa besar uang yang kamu simpan untuk investasi. Dan waktu adalah sesuatu yang tidak dapat kamu ulang, bukan?

Next time, kalau kamu lihat kenapa si A makmur dan kamu biasa-biasa saja maka tanyalah diri sendiri, sudah sejauh mana pengetahuan keuanganmu? 

<>4. Melek Bahasa Inggris atau Bahasa Asing Lainnya
Bahasa Inggris dituturkan oleh lebih dari 800 juta manusia

Bahasa Inggris dituturkan oleh lebih dari 800 juta manusia via https://khamsat.com

Tidak semua orang beruntung, lahir dari orang tua diplomat, bisa traveling ke luar negeri dan kemudian menguasai bahasa Inggris. Atau orang tua kaya yang bisa menyekolahkanmu di sekolah internasional.

Menguasai bahasa Inggris memang memiliki tantangannya tersendiri: mulai dari sarana belajar yang kurang memadai, kursus bahasa Inggris yang mahal, plus cemoohan teman/keluarga dekat. Jika kamu mencoba untuk berbicara dalam bahasa Inggri sering kali dikira kebarat-baratan dan sejenisnya.

Padahal, di era informasi dan globalisasi zaman sekarang, keahlian dalam berbahasa Inggris adalah aset yang tidak ternilai harganya. Hal ini bukan saja akan memudahkanmu dalam pekerjaan tapi juga menambah wawasan dan memperluas lingkup pergaulan yang manfaatnya cuma kamu rasakan kalau kamu sudah menguasainya.

Tapi jangan berkecil hati. Hal ini bisa kamu atasi, salah satunya dengan memanfaatkan internet. Disana terdapat banyak sumber untuk belajar bahasa Inggris. Mulai dari mendengarkan siaran internasional BBC atau chatting dengan komunitas dari berbagai belahan bumi. Jangan cuma menghabiskan waktumu untuk facebook atau cuma browsing, tapi gunakan juga waktumu untuk mengimprovisasi keahlianmu dalam berbahasa Inggris.

Kenapa saya cuma menyebut bahasa Inggris dan bukan bahasa asing secara umum? Untuk saat ini, bahasa Inggris merupakan lingua franca dalam pergaulan internasional. Berbagai literatur banyak ditulis dalam bahasa ini (bisnis, politik, ekonomi, sosial dan budaya). Plus di Indonesia, kesempatan untuk belajar bahasa Inggris lebih mendapatkan prioritas daripada belajar bahasa asing lainnya.

Tapi jika kamu antusias untuk belajar bahasa asing lainnya, go for it! Gak ada yang melarang. Malah semakin banyak bahasa yang kamu kuasai maka semakin besar manfaat yang akan kamu petik. Saran saya sederhana saja, kuasailah bahasa asing yang terlihat strategis (eg. Memiliki penutur yang banyak) seperti bahasa mandarin, Spanyol, Arab atau Perancis.

Jangan sampai telat belajar bahasa asing karena keahlian berbahasa hanya bisa dipelajari ketika otakmu masih fresh dan belum dijejali oleh banyak hal. Kalau gak percaya, tanyalah paman, bibi, kakek, nenek atau ortumu untuk belajar bahasa asing di usia mereka?

<>5. Melek Pengetahuan Agama dan Filsafat
Agama & Filsafat memberi hidup makna

Agama & Filsafat memberi hidup makna via http://www.atheistliving.com

Di Indonesia pengetahuan tentang agama diajarkan sejak kecil. Orang tua dan masyarakat cenderung mendukungnya. Namun ada perbedaan yang besar antara mereka yang hanya menerima begitu saja pengetahuan yang diberikan oleh orang tua, guru, ustadz, imam etc. dengan mereka yang mempelajari lebih dalam lagi.

Sejak kecil saya melahap berbagai buku agama yang banyak sekali. Tidak puas dengan sumber yang ada di rumah, saya biasa lari ke perpustakaan. Tidak puas dengan satu pandangan aliran, saya pelajari pandangan aliran lainnya. Pendeknya saya memperkaya diri sendiri dengan pengetahuan ini.

Pengetahuan agama/ filsafat membantu kita memahami dunia yang kita tinggali dan memberi makna tentang hidup didalamnya. Tentunya masih banyak hal yang tidak terjawab hanya dengan mempelajari agama/filsafat. Tapi setidaknya ini memberi alternatif bagaimana kita memaknai hidup.

Pengetahuan tentang Agama (dan kurang lebih Filsafat) cenderung stagnan. Dalam artian tidak berkembang atau berubah drastis. Sehingga pengetahuan ini relatif bisa dikuasai dalam jangka waktu yang tidak lama. Beda misalnya dengan sains yang setiap tahun, bulan dan hari selalu saja ada yang baru.

Jangan sampai kamu bangun tidur di ulang tahunmu yang ke 40 dan masih mengalami krisis eksistensial/disorientasi.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE