Bulan Puasa atau Bulan Ramadhan merupakan bulan yang dinantikan oleh banyak umat muslim di berbagai penjuru dunia. Khususnya negara kita, Indonesia tercinta, yang mayoritas beragama Islam turut menyambut dengan suka cita datangnya bulan yang penuh keberkahan ini. Eits, tapi ada hal-hal yang keliru yang seringkali kita lakukan yang bisa jadi bukannya keberkahan yang kita dapat tapi malah dosa bahkan musibah. Naudzubillah. Simak kekeliruan yang patut kita hindari khususnya pada bulan puasa ini, ya!

1. Puasa-puasa gak boleh bohong!

Background bla bla bla

Background bla bla bla via http://google.com

"Kamu ko puasa-puasa bohong sih!", "Kamu ko puasa-puasa ngomongin orang sih!","Hush! Gak boleh marah! Nanti batal puasanya", kamu pasti sering mendengar perkataan seperti ini kan atau mungkin kamu sendiri yang pernah jadi pelakunya. Jika kamu berkata seperti itu, itu berarti kamu akan berkata jujur, tidak bergunjing, tidak marah, dsb, hanya pada saat berpuasa saja. Duh masa gitu sih?

Advertisement

Memang benar kita harus menghidari hal-hal tersebut jika sedang berpuasa namun kamu juga tidak mempunyai alasan untuk melakukannya saat tidak berpuasa apalagi di luar puasa. Bukankah lebih banyak kerugian yang kamu dapat jika kamu berbohong, bergosip atau marah, meluapkan emosi yang negatif. Kamu bisa tidak dipercaya lagi, bisa dicap pembual, pembuat masalah lebih-lebih dijauhi teman-teman atau orang terdekatmu.

Jadi, berpuasa atau tidak, di bulan puasa atau tidak. Kamu harus tetap menjagai perilaku serta etika dan estikamu dalam bersikap baik pada diri sendiri maupun orang lain. Kamu pasti akan disukai orang-orang bahkan lebih disukai oleh keluargamu dan teman-temanmu karena sikap dan tutar katamu yang baik dan benar.

2. Tidurnya orang berpuasa itu berpahala

Man sleeping

Man sleeping via http://pinterest.com

Jangan sampai karena kamu tidak ada kegiatan, dengan tenangnya kamu menggunakan asas tersebut untuk bermalas-malasan saat berpuasa bahkan hanya tidur seharian. Memang benar jika tidurnya orang berpuasa berpahala, nah tidurnya saja berpahala apalagi jika kamu melakukan kegiataan positif lainnya. Toh, kamu bukan tokoh dongeng macam puteri tidur yang harus dapat ciuman cinta sejati agar bisa bangun kan. XD

Advertisement

Jadi, daripada tidur aja lebih baik kamu melakukan amalan sunah atau kamu bisa bersilahturahmi dengan kerabat yang sudah lama tidak kamu temui. Tidak hanya pahala yang bekali-lipat yang kamu dapatkan tapi bisa memperpanjang umurmu bahkan kamu bisa dapat rizki yang tak diduga-diduga dari hal positif yang kamu lakukan. Ketemu jodoh misalnya 🙂

3. Kalau makan jangan di depan orang puasa dong!

Pernah gak kamu berkata seperti itu? Atau mungkin berkata, ga sopan banget sih makan di depan orang puasa, ih, ko warteg itu buka, abang itu jualan sih dan bla… bla… Padahal kan ini masih puasa/ waktu berbuka kan masih lama dan seterusnya. Loh, apa yang salah? Orang yang tidak berpuasa memang harus menghormati orang yang berpuasa dan begitu pun sebaliknya malah seharusnya yang berpuasa lebih menghormati lagi yang tidak puasa. Apalagi ketika ada asbab khusus yang meyebabkan mereka tiidak dapat berpuasa.

Di sinilah kita seharusnya menghargai mereka. Dan tentunya tidak membiarkan mereka kelaparan apalagi merasa tidak enak atas kehadiran kita yang sedang berpuasa. Toh kamu bukan anak kecil yang mudah tergoda untuk membatalkan puasa hanya karena melihat temanmu makan atau minum, kan?

4. Duh, itu orang bulan puasa masih aja.. Bla… Bla…

Gossiping

Gossiping via http://google.com

"Duh, ko bulan puasa gini Si A masih aja ya ngomong orang.", "Si B masih aja ya mesra-mesraan sama Si C di depan umum lagi!." "Eh liat deh, Si D sama Si E masih aja berantem!", dan lain sebagainya. Memang baik jika kamu peduli sama orang tapi kalo caranya dengan menggunjing bahkan meskipun hanya dalam hati dan pikiranmu saja itu namanya bukan peduli tapi menghakimi. Jangan sampai gara-gara kamu berkomentar negatif, mengeluh bahkan sampai bergosip ria tentang masalah orang lain membuatmu jadi menimbun dosa belum lagi di masa yang akan datang nanti, kamu bisa saja dapat masalah juga bahkan lebih buruk. Toh, setiap orang pasti punya masalah.

Jadi pastikan tidak hanya tubuhmu yang bersih tapi hati dan pikiranmu juga harus bersih dan suci. Selalu berpikir positif dan berhusnuzon karena semua hak anggota tubuh itu pasti akan dimintakan pertanggungjawabannya untuk dihisab. "Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertang-gunganjawabnya." (QS. Al Israa:36)

5. Mumpung bulan puasa banyak-banyak ibadah deh!

Reading Quran

Reading Quran via http://google.com

Yang kita tahu, jika kita beribadah di bulan puasa, makan pahala yang kita dapat akan jauh lebih banyak berkali-lipat dari bulan-bulan lain. Namun yang namanya ibadah adalah sebuah kewajiban dan bukan hanya sekedar rutinitas tapi suatu kebutuhan. Jadi jangan hanya karena bulan puasa kamu jadi rajin ibadah tapi ketika selasai sudah bulan Ramadhan kamu tidak lagi rajin beribadah. Atau karena ingin ketemu doi, kamu jadi rajin teraweh. Sungguh itu kekeliruan yang hakiki.

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal soleh, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (QS.al Baqarah:277)

So, pastikan kamu hindari hal-hal diatas ya dan benar-benar memahami makna berpuasa agar bulan puasa ini benar-benar menjadi bulan keberkahan bagi dirimu sendiri dan juga orang-orang disekitarmu. Dan selalu lakukanlah amalan-amalan yanh baik. Sebaik-baiknya amalan adalah amalan yang diridhai Allah yang semakin mendekatkan kita kepada-Nya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya