Menjadi penulis terkenal adalah impian sebagian orang. Namun, bukanlah hal mudah untuk menjadi penulis yang sukses dalam yang waktu singkat. Penulis profesional pasti telah melalui proses pembelajaran yang panjang hingga menciptakan tulisan yang disukai oleh masyarakat. Seorang penulis pemula memang harus banyak berlatih dan menerapkan trik-trik untuk memulai penulisannya. Namun, tidak banyak pula yang melakukan kesalahan-kesalahan yang memang harus dihindari. Berikut 5 kesalahan penulis yang harus kamu hindari.

1. Tidak Menentukan Outline

Outline adalah garis besar dari tulisan. Agar tulisan yang kamu hasilkan tujuan dan alurnya jelas, maka kamu harus membuat outline. Misal di bab I apa yang akan dibahas, di bab II dan seterusnya sehingga alur dari tulisanmu tidak membingungkan dan jelas topik apa yang sedang dibahas. Lalu, bagaimana cara membuat outline? Pertama, kamu harus tahu topik dan sub topik tulisanmu. Lalu kembangkan outline-outline yang ada.

2. Terlalu Banyak Pengulangan Kata

uprint.id

uprint.id via https://uprint.id

Pernah baca tulisan, tapi banyak pengulangan kata yang berlebihan? Kira-kira tulisan seperti itu apa bisa dibilang bagus? Tentu tidakkan? Orang akan malas kembali membaca karya-karyamu. Jadi, setiap kali kamu menulis usahakan pengulangan kata hanya 4-5% dari keseluruhan tulisan, sehingga pembaca tidak merasa bosan ataupun aneh dalam tulisanmu.

3. Tidak Menentukan Sasaran Pembaca

indonesianwriter.com

indonesianwriter.com via http://indonesianwriter.com

Advertisement

Ketika kamu menulis tentang tips menjaga kesehatan di usia lanjut, tapi bahasa yang kamu gunakan adalah bahasa anak gaul jaman sekarang, tentu tidak cocok bukan? Nah, tentukan target pembacamu. Jika para anak muda, sampaikan tulisan dalam bentuk santai gaya dan bahasa anak muda. Begitu pula sebaliknya. Setelah tahu target pembaca tentunya kamu akan semakin mudah menentukan topik yang disukai targetmu tersebut.

4. Terlalu Banyak Menjelaskan Tanpa Menunjukkan Fakta

Banyak tulisan yang panjang lebar, tapi isinya hanya penjelasan tentang suatu hal berdasarkan perkiraan penulis. Penjelasan dari berbagai sumber namun tidak ada bukti yang mendukungnya. Misal, si penulis menulis tentang penurunan minat pembaca saat ini semakin meningkat. Na, peningkatan seberapa besar, seberapa persen tidak disebutkan oleh penulis sehingga kurang ada bukti yang mendukungnya. Bagi kalian penulis pemula, usahakan yang kalian tulis bukan hanya penjelasan-penjelasan tapi diiringi bukti bukti yang jelas.

5. Kebohongan atau Hoax

orangemagz.com

orangemagz.com via http://orangemagz.com

Penyebaran berita hoax atau yang tidak benar adanya adalah pembohongan publik yang dapat merugikan banyak orang. Oleh karena itu jangan pernah menulis sesuatu yang belum kamu ketahui kebenarannya, karena menulis suatu kebohongan akan menurunkan tingkat kredibilitas tulisanmu dan orang akan enggan membaca tulisan tulisanmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya