5 Kisah Sukses Pendiri Minuman Boba yang Hits di Indonesia. Ada yang Lulusan California!

kisah sukses pendiri minuman boba

Tren minuman boba yang sedang maraknya di pasaran membuat kita ingin sekali mengetahui kisah para pendiri minuman yang sedang hits belakangan ini. Minuman varian rasa di negara kita sendiri mengalami banyak sekali perkembangan di dalam dunia pebisnis. Tentunya, para penikmat manis sudah tidak asing lagi pada beberapa minuman hits ini. Bahkan minuman hits ini sudah membuka cabang hampir di seluruh Indonesia. Yuk simak!

Advertisement

1. Xing Fu Tang

Photo by @nganre_rong on Instagram

Photo by @nganre_rong on Instagram via https://www.instagram.com

Sukses karir yang di jalani oleh Vencelia Wiradjaja ini sangatlah berkembang pesat. Vencelia yang pada awalnya hanya jalan-jalan di negara Taiwan dan mencoba minuman di sana. Vencelia langsung tertarik dengan brand minuman Xing Fu Tang yang dicobanya karena menurutnya minuman ini sangat memiliki cita rasa yang lezat bagi para penikmat minuman. Xing Fu Tang merupakan arti dari “happy place” yang berarti siapapun yang meminumnya ikut merasakan sensasi kenikmatan lezatnya minuman Xing Fu Tang dengan senyuman. Gerai minuman Xing Fu Tang akhirnya di buka di Indonesia dan sekarang sudah memiliki cabang di Kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Tangerang, Bekasi, Medan, dan Surabaya. Omzet yang di dapat Vencelia setiap bulannya bisa mencapai 1-1,4 miliar.

Cara Vencelia menarik pelanggan juga cukup unik dengan berbagi merchandise, cara ini dilakukan Vencelia agar mempertahankan pelanggannya dalam waktu yang lama. Merchandise yang dipilih pun tidak sembarangan, karena menurut Valencia totalitas dari gerai Xing Fu Tang ialah membuat para pelanggan puas dengan promosinya. Merchandise yang dipilih pelanggan ada dua jenis, yaitu gantungan kunci dan pop-socket.

Advertisement

Valencia selalu mengedepankan kualitas yang disajikannya. Seperti boba yang dibuatnya merupakan boba buatan sendiri sehingga kualitas yang ditawarkan benar-benar masih fresh. Campuran dari tepung tapioka, susu, krimer dan gula aren, menambah kenikmatan yang tiada tara. Boba yang disajikan Xing Fu Tang dengan resep istimewa yang membuat boba terasa kenyal dan manis. Boba yang disajikan pun tidak menggunakan pemanis, karena pamanis boba sudah memiliki cita rasa dari gula aren. Uniknya minuman ini harus diaduk 18 kali agar mencapai kenikmatan yang tidak pernah dirasakan minuman boba pada umumnya.

2. Kokumi

Photo by @Jenureats on Instagram

Photo by @Jenureats on Instagram via http://instagram.com

Jacqueline Karina merupakan founder yang menjalankan minuman hits Kokumi yang dibuka sejak Maret 2018. Jacqueline merupakan jurusan Food Science dan Technology di Universitas Pelita Harapan. Selain minumannya yang enak, logonya pun lucu berbentuk Unicorn bernuansa pastel. Awal merintis, Jaqueline ingin berbagi kebahagiaan dengan warna-warni yang ada pada gelasnya, menggambarkan hati yang ceria bagi setiap peminumnya dalam kepenatan hidup. Jacquline membagikan kenikmatan minumannya agar membangkitkan semangat hidup bagi para Milenial sekarang. Nama Kokumi memiliki arti makna sendiri  yaitu the seven sense of the tongue atau dengan kata lain cita rasa yang dapat dinikmati pada sampai titik ke tujuh.

Pebisnis cantik ini awalnya mengeluarkan modal yang berjumlah tidak sedikit yakni 1,8 miliar, sedangkan omzet yang di dapat bisa mencapai 1 miliar lebih setiap bulannya. Marketing yang digunakan Jacqueline merupakan kunci strategi untuk memperkenalkan minumannya kepada masyarakat luas. Creamy dari susu dan campuran gula aren pada Kokumi membuat cita rasa yang kuat bagi penikmatnya, rasa yang ringan menyatu dengan boba lembut nan kenyal membuat minuman ini tidak bikin enek dan diakui kelezatannya. Banyak variant lain yang tidak kalah enak seperti Rainbow, perpaduan manis  buah naga yang segar ditambah cream diatasnya membuat minuman ini terasa lebih light dan fresh.

Advertisement

3. Hei Hei Boba Bar

Photo by @natashavaan on Instagram

Photo by @natashavaan on Instagram via https://www.instagram.com

Pebisnis Randy Sugiarto kelahiran Jakarta Agustus 1988, lulusan Universitas Tarumanegara. Randy membuka gerai minuman boba di Indonesia yang menjanjikan, dengan fresh milk yang ditawarkan dan gula merah yang lagi hype seperti sekarang. Randy mengatakan brown sugar yang ditawarkannya lebih sehat karena brown sugar sebagai pengganti gula sedangkan krimer di atasnya diganti dengan fresh milk. Keuntungan yang di dapat Randy bisa mencapai 800 juta perbulan jika dikalikan setahun bisa mencapai 9,6 miliar pertahunnya dan bisnis boba ini baru di buka 2 tahun.

Arti dari nama Hei Hei, Randy terinspirasi dari kucing mandarin yang berarti memanggil, arti dari nama merk dagang nya ini agar bisnisnya akan ramai pengunjung yang berdatangan. Randy berbagi kunci sukses dalam berbisnis yaitu pertama konsisten, kedua adaptasi dan melakukan inovasi bagi setiap perkembangan bisnis, dengan segalan tren yang berkembang merupakan kunci dari segala perkembangan bisnis.

Minuman ini dicampur menggunakan cokelat choki choki, sehingga minuman yang ditawarkan berbeda dari cokelat pada umumnya. Varian dari jasuke yang tidak kalah enaknya, boba yang kenyal bercampur dengan jagung, keju, brown sugar, dan susu yang fresh menambah kenikmatan segar yang tidak bikin enek melainkan unik. Kemanisan yang seimbang membuat para penikmatnya tidak merasa kecewa. Hei Hei Boba juga memiliki tempat yang Instagramable bagi pecinta selfie dan juga menyediakan Wifi gratis untuk membuat tongkrongan semakin pas.

4. Chatime

Photo by @buncitfoodies on Instagram

Photo by @buncitfoodies on Instagram via https://www.instagram.com

Feronia Wibowo merupakan pemilik brand hits Chatime di Indonesia, Feronia merupakan generasi ketiga keluarga Grup Kawan Lama dan menjabat sebagai Direktur Operasional PT Food Beverages Indonesia. Feronia mengambil bidang Fashion Marketing Management dan lulusan dari The Art Institute of Hollywood California, Amerika Serikat. Chatime mulai memasuki Indonesia pada tahun 2011, Chatime sudah tidak asing lagi bagi penikmat minuman manis. Chatime sudah hadir pada beberapa negara seperti Vietnam, Malaysia, China, Amerika Serikat, dan Kanada. Chatime memiliki rasa daun teh yang khas dengan menggunakan olahan teh brewing machine dan diseduh setiap 4 jam sekali, ini merupakan kunci kualitas yang terjaga dari Chatime untuk para penikmatnya. Selain itu minuman enak ini juga bisa kita request untuk penambahan atau pengurangan gula dan es batu.

Pemasaran strategi yang ditawarkan Chatime rutin digelar melalui media sosial, seperti memberi diskon untuk para penikmat Chatime. Nia mengatakan, sudah lebih dari 200 gerai yang berada pada Indonesia. Menurut Nia persaingan antar pebisnis cukup sengit, karena penjualan minuman banyak pesaing yang semakin kreatif. Tetapi Nia akan terus berusaha membesarkan bisnisnya dengan lebih baik lagi.  

Varian yang disajikan Chatime dengan rasa yang fresh serta kekenyalan boba hangat membuat minuman Chatime banyak yang menyukainya. Hazelnut milk tea merupakan varian yang cukup banyak dipesan karena rasa teh dan hazelnut bercampur dengan pas yang membuat minuman ini berbeda dari yang lain. Chatime menyediakan rasa milk tea serta non-milk tea, karena tidak semua orang menyukai milk tea. Varian non-milk tea, seperti Mango green tea, cita rasa yang khas dari mangga dan perpaudan dari teh green tea membuat rasa ini tidak ada di tempat lain. Sentuhan rasa mangga dan pilihan topping coconut jelly membuat rasa yang pas dalam sekali sedotan.

5. KOI

Photo by @koitheindonesia on Instagram

Photo by @koitheindonesia on Instagram via https://www.instagram.com

Tidak banyak yang tahu, biasanya KOI identik dengan ikan, tetapi merk ini merupakan singkatan dari Kids of Ike (KOI), Ike Malada adalah ibu dari ke tiga bersaudara yaitu Ronal Poernomo, Arnold Poernomo, dan Reynold Poernomo, bisnis ini yang telah dijalankan oleh ketiga bersaudara kandung. Awalnya bisnis ini dijalankan oleh Ike Malada di garasi kecil rumahnya pada tahun 2012, lalu usaha ini dikembangkan lagi oleh ketiga anaknya pada tahun 2015.

Arnold Poernomo dan Reynold Poernomo bukanlah nama yang tidak asing lagi bagi industri kuliner. Chef Arnold merupakan bintang Chef di acara Master Chef Indonesia, Chef Arnold mulai dikenal publik dengan acara memasaknya. Sedangkan Reynold Poernomo merupakan jebolan Master Chef Australia dan mendapatkan julukan sebagai The King of Dessert.

Menu unggulan KOI series dari Signature Macchiato membuat rasa busa Macchiato menjadi daya tarik tersendiri, Macchiato pada umumnya berasa seperti keju biasa. Tetapi Macchiato KOI tidak menggunakan keju yang menjadikan rasa ini menjadi ciri khas unik tersendiri bagi para penikmatnya. Seperti varian Ovaltine Macchiato, dengan campuran cokelat, krimer, susu dan macchiato membuat rasa yang pas tidak berlebihan dan tidak bikin bosan. Boba yang ditawarkan sangat kenyal, unik berwarna emas yang tidak ada pada umumnya dan tidak bikin seret.

Kisah sukses dari pendiri minuman hits di Indonesia, semoga kita para generasi Milenial terinspirasi dan bisa mengikuti jejak suksesnya para pendiri minuman hits yang berada di Indonesia. Teruslah berkarya dan tetap semangat!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Veren Vinola atau akrab di panggil Veren merupakan anak dari ke-4 dari 3 besaudara yang sekarang menjadi mahasiswi dari Universitas Bina Nusantara Jakarta. Saya lahir di Lubuklinggau pada 22 Desember 2000. Saya mempunyai hobi travelling, menulis dan makan untuk selalu merefreshkan suasana hati serta pikiran.

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE