Solo merupakan salah satu destinasti pilihan bagi beberapa orang Jogja untuk sekedar melepas penat di akhir pekan. Jarak yang tidak terlalu jauh dan mudah dijangkau menjadi alasan mengapa Solo menjadi pilihan tempat plesir. Dari Jogja menuju ke Solo hanya butuh waktu 2 jam apabila ditempuh dengan kendaraan pribadi dan sekitar 1 jam apabila ditempuh menggunakan Kereta Prambanan Ekspress (Prameks) yang dapat dijangkau dari 3 stasiun di kota Jogja yaitu Tugu, Lempuyangan, dan Maguwo.

Selain karena alasan jarak, alasan lainnya yaitu keinginan untuk ganti suasana tempat refreshing. Beberapa orang biasanya pergi ke Solo untuk menikmati wisata belanja yang ada di Pasar Klewer, Pusat Grosir Solo, atau beberapa Mall seperti Solo Paragon, The Park, dan Solo Square. Ada juga yang datang untuk menyambangi wisata budaya seperti Keraton Kasunanan, Pura Mangkunegaran, Taman Sriwedari, serta menikmati beberapa transportasi menarik seperti Kereta Uap Jaladara dan Bus Wisata Werkudara.

Hal yang tentu tidak boleh terlewatkan adalah wisata kuliner yang cukup menggiurkan lidah dan memanjakan perut.
Berikut ulasan kuliner di Solo yang wajib kamu coba saat pergi ke sana. Yuk, simak!

1. Mencicipi makanan favorit Jokowi di warung sate kambing Bu Hj.Bejo

Warung Sate Kambing Bu Hj.Bejo

Warung Sate Kambing Bu Hj.Bejo via http://asedino.com

Warung Sate Kambing Bu Hj.Bejo Lojiwetan ini terletak di Jalan Sungai Sebakung No. 10, Kedung Lembu, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah. Warung sate kambing ini merupakan langganan dari keluarga Joko Widodo, orang nomor satu di Indonesia, sejak beliau masih tinggal di Solo dan menjabat sebagai walikota. Menyediakan berbagai macam olahan kambing seperti sate, sate buntel, tongseng, gulai, tengkleng, dan nasi goreng. Semua menunya diolah dengan cita rasa yang khas dan spesial.

Salah satu menu yang menarik bagi penulis adalah Sate Buntel.
Sate Buntel merupakan sate yang dibuat dari daging kambing cincang, kemudian dibalut lemak kambing dan dibakar. Satu porsi sate buntel disajikan dengan nasi yang masih hangat serta kubis dan tomat yang telah diiris kecil-kecil.

Advertisement

Satu porsinya dibandrol dengan harga 40.000. Daging sate buntel dibumbui dengan bumbu nikmat sehingga menghasilkan perpaduan rasa gurih dan manis akan sangat terasa khas di lidah. Daging kambing yang diolah pun empuk dan sama sekali tidak berbau prengus (bau kambing yang tidak sedap).

Buat kamu yang tidak memiliki kolesterol tinggi, kalau ke sini hati-hati yaa karena bisa kalap dengan sajian menu makanannya! Hihihi

2. Suasana malam di wedangan pendhopo, serasa lagi di rumah djaman doeloe

Wedangan Pendhopo

Wedangan Pendhopo via http://hipwee.com

Salah satu kuliner yang cukup menarik di Solo adalah wedangan. Tak hanya wisatawan saja, beberapa penduduk lokal Solo pun menjadikan warung makan dengan konsep wedangan sebagai pilihan tempat reuni, tempat arisan, serta kuliner malam dengan nuansa nostalgia. Sehingga bukan sesuatu yang mengherankan apabila saat pergi ke Solo akan menemukan banyak warung wedangan.

Advertisement

Warung wedangan yang menjadi rekomendasi penulis dan bisa kamu coba saat sedang pergi ke Solo yaitu Wedangan Pendhopo. Terletak di Jalan Srigading I No 7, Mangkubumen, Surakarta. Wedangan ini tidak jauh dari Mall Solo Paragon meskipun berada di tengah perkampungan. Apabila kamu ke sini dengan kendaraan roda empat, akan langsung ada petunjuk tempat parkir. Namun apabila ke sini menggunakan sepeda motor, kamu bisa masuk gang kecil dan parkir persis di depan warung.

Konsep wedangan ini sangat homey, dengan penerangan remang-remang, interior kayu, aneka barang vintage, dan foto-foto zaman dulu koleksi pemilik membuat nuansa hangat seperti sedang di rumah tempo dulu. Makanannya pun disajikan secara prasmanan, beberapa lauk pauk sebagai camilan sosis dan sate bisa dihangatkan di atas bara api yang membuat cita rasa yang khas, gelas yang digunakan pun koleksi pribadi layaknya sedang bertamu di rumah teman lama.

Beberapa pilihan makanan berat dengan cita rasa ndeso yang khas juga bisa kita temui di sini seperti nasi sayur lodeh, nasi jangan ndeso, dan lain sejenisnya. Tenang, harganya pun tidak dibandrol harga turis, kok! Semuanya masih affordable dengan cita rasa yang memanjakan lidahmu!

Tempatnya memang tidak terlalu luas, namun percayalah nuansa rumah tempo dulu yang hangat akan kamu rasakan dan terbayar lunas.

3. Sarapan nasi liwet Bu Tini di depan stasiun Solo Balapan

Nasi liwet ini cukup unik untuk dijadikan objek kuliner karena bisa dinikmati baik pagi ataupun malam hari di Solo, tergantung selera kamu. Nah, kalau kamu baru saja tiba di Solo saat pagi hari atau akan pergi dari Solo di pagi hari dengan menggunakan kereta api melalui Stasiun Solobalapan, maka jangan lewatkan kesempatan menikmati sarapan di Nasi Liwet dekat Stasiun Solobalapan ini.

Nasi liwet Solo terkenal dengan aroma gurih dan bertekstur pulen kemudian diberi lauk pauk seperti sayur labu siam, suwiran ayam, dan areh. Pelengkapnya ada potongan hati/ampela ayam, tahu dan tempe bacem, atau kerupuk kulit sehingga menghasilkan santapan yang sangat nikmat!

Duh! Ga sabar kan buat nyicip?

4. Selat solo Mbak Lies yang melegenda dan wajib kamu coba

Selat Solo Mbak Lies

Selat Solo Mbak Lies via http://kuliner.panduanwisata.id

Kuliner yang cukup melegenda di Solo yaitu Selat Solo Mbak Lies karena sudah buka sejak tahun 1987. Warung Selat Solo Mbak Lies ini terletak di Jalan Veteran, Gang II No.42, Serengan, Surakarta. Selat Solo sendiri adalah perpaduan kuliner dari Jawa dan Belanda. Mengingat sejarah bangsa kita yang tidak terlepas dari peran Belanda terutama akan sangat kental bagi beberapa kerajaan di Indonesia.

Selat Solo sendiri terdiri dari kuah, daging dan lidah sapi, telur, kentang yang diiris tipis, wortel, buncis, dan mustrad khas Belanda. Rasa dari kuah Selat Solo Mbak Lies ini cukup khas dimana perpaduan manis, gurih, asam-nya pas sehingga dominasi rasanya lebih segar saat disantap. Sementara dagingnya juga disajikan dengan tingkat kematangan yang pas dan empuk!

Nilai plus lainnya yaitu, platting-nya yang cantik!
Harganya menu makanan di sini sekitar 14.000 – 21.000 dengan beragam pilihan seperti Timlo, Stup Makaroni, Sop Matahari, Gado-Galo, serta aneka selat lainnya.

5. Menikmati pelopor susu segar di Solo, Shi Jack Kota Barat

Susu Segar Shi Jack

Susu Segar Shi Jack via http://facebook.com

Untuk kamu, kaum muda yang suka nongkrong di malam hari dan sedang berada di Solo, disarankan untuk menyambangi pioneer susu segar di kota bengawan ini. Yap, Shi Jack Kota Barat! Merek Shi Jack sebenarnya merupakan sebuah akronim dari frasa "Sempurnakan Hidup Ini-Jika Anda Capek datang Ke sini. Terletak tepat di sebelah Lapangan Kota Barat, tidak jauh juga dari Solo Paragon Mall. Warung ini buka dari jam 5 sore hingga 2 dini hari.

Hal yang menarik di sini adalah pelayanannya sering memainkan gelas pada saat membuat susu layaknya bartender bar serta penamaan daftar menu yang unik seperti SUKATMAN (Susu Coklat Manis), SUPERMAN (Susu Perah Manis), ES DARA (Es Soda Gembira), TANTE SUSY (Susu Syrop Tanpa Telor), SUMUR (Susu Murni), SUTEJA (Susu Telor Jahe), dan masih banyak lainnya.

Kalian juga bisa mencoba berbagai nasi kucing (nasi bungkus berukuran mini) dan camilan yang tentunya ga bikin kantong kamu kering! Karena harga susu murni dibandrol harga 4000 – 7000 rupiah, nasi kucing mulai dari 3000 – 5000 rupiah, serta aneka camilan, sate, gorengan, yang kebanyakan dibandrol dengan harga di bawah 10.000 rupiah.

Salah satu menu yang menjadi favorit penulis adalah Pisang Owol yaitu pisang raja yang dibakar dan diberi aneka ragam toping seperti susu manis, coklat meses, dan keju. Gimana, nih? Siap ajak kerabat dan orang tersayang bersantai di sini?

Jadi, kuliner Solo mana nih yang nggak mau kamu lewatkan?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya