5 Lagu Ebiet G. Ade yang Cocok untuk Para Pejuang Cinta

Para pejuang cinta wajib dengerin nih!

Sejak kecil, saya sering mendengarkan lagu-lagu zaman 80-an dan 90-an. Karena hampir tiap hari Bapak saya menyetel lagu-lagu jadul tersebut. Dari sekian lagu yang berulang kali diputar oleh Bapak saya, saya paling terkesan adalah lagu-lagu karya Ebiet G. Ade. Yang paling hits di telinga orang Indonesia pasti lagu yang berjudul “Berita Kepada Kawan”. Lagu tersebut selalu diputar di TV saat sedang terjadi bencana alam. Ada lagi lagu yang berjudul “Titip Rindu Buat Ayah”. Lagu tersebut berisi tentang hubungan antara ayah dan anaknya.

Semua lagu Ebiet G. Ada ditulis apik dan penuh makna. Kalimat-kalimat dalam lirik lagu beliau berisi kiasan-kiasan yang tersusun rapi tanpa cela layaknya penyair handal. Gaya Ebiet G. Ade dalam menyanyikan lagu mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki oleh penyanyi lain. Beliau menyanyi tapi seakan berbicara langsung kepada orang yang mendengarkan lagunya. Itulah alasan lain kenapa banyak orang yang mengidolakan beliau. Termasuk saya.

Diantara banyaknya lagu karya Ebiet G. Ade yang sudah saya dengarkan, saya paling suka adalah lagu-lagu yang bertema cinta. Kalimat-kalimat manis tentang serba-serbi cinta tercipta menjadi sebuah lagu yang mampu membuat orang yang mendengarkan lagunya seolah menjadi aktor utama dalam lagu tersebut. Berikut saya rekomendasikan 4 lagu karya Ebiet G. Ade yang cocok untuk para pejuang cinta.

Advertisement

1. Elegi Esok Pagi

Photo by Pexels

Photo by Pexels via https://www.pexels.com

Lagu ini dirilis sekitar tahun 1980 di dalam album Camelia III. Secara garis besar lagu ini berisi tentang angan-angan seseorang yang ingin sekali berjumpa dengan orang yang sangat ia cintai. Rasa rindu yang sudah memuncak berusaha ditahan sekuat tenaga. Kenangan tentang pertemuan, dianggap sebagai obat mujarab untuk mengobati rasa rindu yang datang tanpa permisi. Simak saja lirik dari lagunya, “Ijinkanlah aku kenang sejenak perjalanan ho ho ho ho dan biarkan ku mengerti apa yang tersimpan di matamu ho ho ho”.

2. Lagu Untuk Sebuah Nama

Photo by Cottonbro on Pexels

Photo by Cottonbro on Pexels via https://www.pexels.com

Untuk lagu yang satu ini sangat tepat ditujukan kepada orang yang merasakan jatuh cinta sendiri. Kenyataan yang tidak sesuai harapan sudah terjawab tanpa harus menunggu jawaban akan sebuah rasa. Bisa dilihat dari lirik berikut, “Mengapa dadaku mesti berguncang bila kusebutkan namamu sedang kau diciptakan bukanlah untukku itu pasti”.

Advertisement

Tapi, yang namanya cinta memang tidak bisa dihapus begitu saja. Rasa itu suci diberikan oleh sang Pencipta kepada makhluk yang bernama manusia. Walaupun sudah tahu bersatu itu sebuah kemustahilan, terkadang orang merasa tidak peduli dan membiarkan rasa itu tinggal dan enggan untuk pergi. Seperti lirik terakhir dari lagu ini, “Tapi aku tak mau peduli sebab cinta bukan mesti bersatu biar kucumbui bayangmu dan kusandarkan harapanku”.

3. Nyanyian Rindu

Photo by freestocksorg on Pexels

Photo by freestocksorg on Pexels via https://www.pexels.com

Seperti lagu Elegi Esok Pagi, Nyanyian Rindu juga berisi tentang orang yang sedang merasakan rindu kepada sang pujaan hati. Jarak menjadi dalang penyebab rasa rindu yang menyiksa. Kalimat-kalimat romantis tentang kerinduan tersusun indah dalam lagu ini. Sangat cocok bagi siapapun di luar sana yang sedang mengalami long distance relationship. Bisa dilihat dari lirik berikut, “Kapan lagi kita akan bertemu meski hanya sekilas kau tersenyum kapan lagi kita akan bersama tatapanmu membasuh luka”.

4. Nyanyian Kasmaran

Advertisement
Photo by Pixabay on Pexels

Photo by Pixabay on Pexels via https://www.pexels.com

Lagu ini khusus ditujukan untuk perempuan-perempuan yang sedang merasakan jatuh cinta. Bisa dilihat dari lirik pertama lagu, “Sejak engkau bertemu lelaki bermata lembut ada yang tersentak dari dalam dadamu”. Selain itu, digambarkan pula dalam lagu ini bahwa perempuan tersebut sering menyendiri dan senyam-senyum. Mungkin karena dampak dari cinta yang membuat mabuk kepayang.

Bagi kalian perempuan-perempuan di luar sana yang sedang merasakan jatuh cinta, cobalah berkata jujur. Tidak ada salahnya untuk mengungkapkan terlebih dahulu tentang sebuah perasaan. Daripada sesak di dada, mending curahkan saja. Seperti pesan yang ada dalam lirik lagu ini, “Bersikaplah jujur dan terbuka tumpahkanlah perasaan yang sarat dengan cinta yang panas bergelora”.

5. Cinta Sebening Embun

Photo by Djurdjina-phdjiz on Pexels

Photo by Djurdjina-phdjiz on Pexels via https://www.pexels.com

Secara garis besar lagu ini berisi tentang harapan seseorang tentang terbalasnya rasa cinta yang sudah lama dia pendam. Lirik-lirik dalam lagu ini berisi pertanyaan-pertanyaan tentang kejelasan jawaban yang seakan tidak pernah ada habisnya. Bisa dilihat dari sepenggal lirik berikut, “Gelora cinta, gelora dalam dada kenapa tak pernah engkau hiraukan”.

Cinta adalah karunia terindah dari sang Pencipta. Sekeras apapun kita mengelak, kalau memang sudah takdir dan jodohnya kita tidak bisa menolaknya. Berusaha dengan cara yang baik adalah tujuan bagaimana Tuhan menganugerahkan rasa cinta ke dalam diri manusia.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

"Jangan Bosan Jadi Orang Baik".

CLOSE