5 Peluang Bisnis Santai untuk Pensiunan. Beri Tahu Keluargamu yang Membutuhkan!

peluang bisnis pensiunan

Setiap awalan pasti memiliki akhir. Tidak terkecuali dalam karier. Mungkin hari ini kalian masih bisa bercengkrama dengan kolega dan saling kejar target agar naik jabatan. Namun esok lusa sudah tua, semua itu akan tidak ada lagi. Kalian dan kolega berjalan sendiri-sendiri. Bahkan mungkin akan jarang saling sapa. Nah, apa yang akan kalian lakukan di dunia paska kerja?

Saya kira, jika kalian sudah terbiasa dengan dunia kerja, berdiam saja mungkin akan sangat menjenuhkan. Selain berkebun dan mengurus burung, mungkin, saya coba rangkum apa saja sih bisnis santai yang bisa dilakukan tanpa harus keluar banyak tenaga tapi tetap menghasilkan? Ini dia!

Advertisement

1. Berjualan bensin dengan pertamini

Pertamini

Pertamini via https://riausky.com

Jika kalian tinggal di desa, pom bensin besar mungkin akan jarang ditemui. Mungkin ada, tapi jauh sekali. Inilah yang saya alami di sini. Mau beli bensin, kok, susah.

Beli eceran pun mahal dan saya pribadi kurang yakin dengan takarannya. Apakah dengan uang 10 ribu akan dapat 1 liter? Bagaimana cara mengidentifikasi kalau bensin tersebut tidak dicampur-campur?

Advertisement

Nah, jika kalian punya masalah semacam ini, sekalian saja kalian buat solusinya dengan barjualan bensin dengan mesin pertamini. Kenapa harus pakai mesin? Kan bisa langsung dari botol.

Jawabannya adalah untuk meningkatkan kepercayaan calon pembeli. Setidaknya, jika kalian memakai mesin pertamini, ada semacam validasi (sensor digital) ke konsumen bahwa bensin yang kalian masukkan ke tangki bensin sudah sesuai takaran.

2. Beternak kambing atau domba

Advertisement

Beternak domba adalah kegiatan yang asik. Meskipun bau. Tujuan akhir dari beternak domba ini adalah menjualnya saat Hari Raya Idul Adha. Tidak mungkin tidak, pasti akan terjual banyak.

Untuk awal kalian bisa membesarkan dua ekor, lalu terus bertambah seiring waktu. Jika kalian khawatir soal rumput, tinggal pekerjakan saja orang kampung sambil kalian juga ikut ngurusi domba-dombanya. Lumayan buat stress release.

3. Budidaya ikan

Berikutnya adalah dengan membudidayakan ikan. Salah satu yang gampang adalah ikan lele. Atau kalau kalian suka ikan hobi, saya sarankan budidaya atau jual ikan koi.

Kenapa koi? FYI, komunitas koi itu 'militan' dan berani keluar duit besar. Apalagi kalau ikan koi yang kalian jual sudah pernah menang kontes. Beda kota-beda pulau pun kadang-kadang disambangi, hanya demi mendapatkan koi tersebut.

Yang menarik adalah, harganya abu-abu. Harganya bebas terserah kalian. Tergantung bagaimana kalian memasarkan ikan koi tersebut.

4. Bikin tulisan atau ngeblog

Bagi kalian yang sudah terbiasa menulis di kantor, kiranya membuat blog atau website adalah jalan ninja yang cukup menjanjikan. Tujuan akhir dari membuat blog ini bisa macam-macam. Tergantung model bisnis yang ingin dijalankan.

Kalian bisa menjual produk sendiri, daftar affiliate produk digital, daftar adsense, dan lain-lain. Beberapa niche atau kategori potensial yang bisa mendatangkan cuan banyak adalah niche finance, niche wisata, dan niche teknologi.

5. Jualan foto di microstock!

shutterstock

shutterstock via https://shutterstock.com

Salah satu 'bisnis' yang sekarang sedang banyak digeluti adalah menjual foto di situs microstock seperti istock.com atau shutterstock.com. Kenapa sekarang banyak yang menjual foto di situs tersebut? Karena prosesnya bisa dibilang cukup mudah. Kalian tinggal daftar saja sebagai kontributor di dua situs tersebut, lalu rajin-rajinlah upload foto.

Tapi ingat, ada syarat dan ketentuannya. Tidak sembarang foto bisa dijual. Kalian bisa lihat tutorialnya di youtube, banyak kok!

Itu dia rekomendasi bisnis santai untuk pensiunan. Kasih tahu keluargamu yang sudah pensiun dan ingin kembali menghasilkan ya~

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pencari 'sebab ...', penikmat 'sungguh ...', pelupa yang menyukai sejarah. Kayaknya mahasiswa.

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE