5 Rekomendasi Buku yang Dapat Menemani Kamu Selama Self Quarantine!

Rekomendasi buku bahasa Indonesia dan bahasa Inggris

Wabah virus COVID 19 mewajibkan kita untuk tetap dirumah dan meminimalisir kontak dengan orang lain, sehingga kita tidak bisa bebas keluar rumah seperti biasanya. Hal tersebut tentu saja membuat masyarakat Indonesia sangat bosan, apalagi untuk anak millenials yang suka nongkrong di luar rumah. Tetapi, dengan adanya kebijakan #StayAtHome membuat kita bisa mencoba banyak sekali hal-hal baru, contohnya seperti membaca buku. Nah, agar kalian tidak kebosanan di rumah, maka saya merekomendasikan beberapa buku yang sangat saya suka kepada kalian semua!

Advertisement

1. The Power of Language – Shin Do Hyun and Yoon Na Ru

'V' BTS baca buku ini loh!

‘V’ BTS baca buku ini loh! via http://koreaboo.com

Buku The Power of Language atau Kekuatan Bahasa adalah buku asal Korea Selatan yang ditulis oleh Shin Do Hyun dan Yoon Na Ru. Buku The Power of Language merupakan buku non fiksi pengembangan diri yang memuat kecakapan berbahasa dalam komunikasi melalui kisah klasik barat dan timur. Penulis menggunakan kutipan-kutipan dari para filsuf dan pemikir dari Barat maupun Timur, serta ilmu humaniora sebagai salah satu cara untuk menjelaskan bagaimana cara berbahasa yang baik.

Buku ini bisa dibaca semua kalangan karena dari buku ini kita bisa belajar cara berkomunikasi yang baik, terutama untuk anak jurusan ilmu komunikasi. Walaupun buku ini berasal dari Korea Selatan, tetapi sekarang sudah ada diterbitkan di Indonesia dengan Bahasa Indonesia oleh Penerbit Haru, jadi kamu juga bisa membacanya!

2. The Architecture of Love – Ika Natassa

The Architecture of Love by Ika Natassa

The Architecture of Love by Ika Natassa via http://goodreads.com

Buku The Architecture of Love mengisahkan tentang seorang penulis bernama Raia yang mengalami writer’s block atau tidak memiliki inspirasi untuk menulis lagi. Ia sampai pergi ke New York untuk mencari inspirasi agar ia bisa menulis lagi hingga suatu malam di Apartemen temannya, dia bertemu dengan seorang Arsitek bernama River. Dari situ, mereka mulai berteman dan semakin dekat, tetapi kisah mereka tidak bisa berjalan dengan baik dikarenakan masalah dari masa lalu mereka masing-masing.

Buku ini ditulis sangat baik oleh Kak Ika Natassa sehingga saya seperti merasakan apa yang dirasakan penulis di dalam bukunya. Dalam buku ini kita juga disajikan beberapa tempat di New York yang membuat kita seperti traveling di New York lewat imajinasi. Buku The Architecture of Love merupakan salah satu buku lama dari Ika Natassa, tetapi buku ini masih sangat asik dibaca ditahun 2020, dan juga buku ini sebentar lagi bakal jadi film loh! Jadi sebelum menunggu film nya tayang, alangkah lebih baik jika kita bisa membaca bukunya terlebih dahulu.

3. Hujan – Tere Liye

Advertisement
Hujan by Tere Liye

Hujan by Tere Liye via http://goodreads.com

Hujan merupakan novel yang menceritakan tentang seorang anak perempuan bernama Lail yang harus kehilangan orang tua nya atau menjadi yatim piatu diumurnya yang masih 13 tahun dikarenakan bencana yang menimpa tempat tinggal nya. Lail dapat selamat dari bencana tersebut dikarenakan ia dibantu oleh seorang anak lelaki bernama Esok atau Soka Bahtera yang berumur 15 tahun. Lalu mereka berdua selama sekitar setahun tinggal dipengungsian.

Novel ini banyak memberikan kita pelajaran tentang hubungan kekeluargaan, hubungan pertemanan, hingga ke percintaan. Alur cerita dan isi cerita nya yang sangat menarik membuat saya sangat menyukai buku ini dan sangat merekomendasikannya.

4. Eleanor and Park – Rainbow Rowell

Eleanor and Park by Rainbow Rowell

Eleanor and Park by Rainbow Rowell via http://goodreads.com

Seorang anak perempuan bernama Eleanor yang memiliki rambut merah dan seorang anak laki-laki bernama Park yang merupakan keturunan Asia, mereka berdua memiliki kepribadian dan latar belakang yang sangat berbeda. Mereka dipertemukan dalam bus sekolah. Buku ini sangat relate dengan kehidupan remaja, buku yang mengangkat tentang bullying dan permasalahan yang biasanya terjadi dalam keluarga, dimana seorang anak harus menyaksikan pertengkaran kedua orang tuanya dan mengalami tekanan hingga depresi, seperti yang dialami oleh Eleanor. Dan juga novel ini mengangkat kisah cinta yang sangat lucu antar Eleanor dan Park.

Buku Eleanor and Park merupakan buku bahasa Inggris pertama yang saya baca, walaupun sudah lama sekali tetapi saya masih sangat menyukai cerita buku ini. Ada satu kutipan dari novel ini yang sangat saya sukai yaitu

“She never looked nice. She looked like art, and art wasn’t supposed to look nice, it was supposed to make you feel something.”

Jika kalian tertarik untuk membaca dan malas membaca dalam bahasa Inggris, tenang saja, buku ini juga sudah ada terjemahan Indonesia-nya loh! Semoga tertarik untuk bacanya ya hehe.

5. Love and Gelato – Jenna Evans Welch

Love and Gelato by Jenna Evans Welch

Love and Gelato by Jenna Evans Welch via http://goodreads.com

Sesuai dengan permintaan terakhir sang ibu, Lina akhirnya terbang ke Florence, Italia untuk tinggal bersama Ayahnya. Jika bukan karena ibu dan neneknya, sepertinya dia tidak akan mau terbang ke Italia, apalagi diminta untuk tinggal dengan Ayahnya. Tetapi, ternyata tinggal di Italia tidak seburuk yang dia bayangkan, bahkan dia bertemu dengan teman baru yaitu Ren dan Thomas.

Novel ini mengajak kita untuk berkeliling Florence, Italia, mengenalkan kita ketempat-tempat menarik di Florence dan juga membahas mengenai cerita bersejarah. Ibunya pernah bilang Florence adalah tempat sempurna untuk jatuh cinta, yang juga berarti menjadi tempat terburuk untuk patah hati. Novel yang sangat asik untuk dibaca bagi kamu yang sedang ingin bacaan yang ringan, hangat, serta manis, maka kamu sangat cocok dengan novel ini. Dan lagi-lagi walaupun ini buku bahasa Inggris, tetapi sudah ada diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Itulah 5 Rekomendasi Buku yang Dapat Menemani Kamu selama Self Quarantine. Semoga kamu tertarik ya untuk membacanya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE