Kita tahu bahwa industri musik negeri gingseng saat ini tengah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Hampir tiap tahun pasti ada grup idol K-pop yang memulai debutnya. Tapi tahukah kalian kalau korea juga punya band indie yang lagu-lagunya banyak digunakan sebagai soundtrack dari drama korea? bahkan tidak jarang lagu mereka bisa membuat pendengarnya menjadi baper. Lagu apa saja? check this out!

1. It's Strange, With You – Acoustic Callabo

acoustic collabo

acoustic collabo via https://google.com


You get lonely because you like someone

What is happening?

Advertisement

My heart isn’t like heart at all

What do I do now?

Everything around me is only you, it’s strange


Advertisement

Duo Acoustic Collabo merupakan sebuah grup yang menciptakan musik tanpa bantuan dari efek elektrik apapun. Musik mereka sangat sederhana, penuh perasaan, merakyat dan menenangkan jiwa. Duo ini sudah memiliki penggemar dari musik komersial tanpa promosi besar-besaran. Banyak orang yang terkesan dengan fakta bahwa mereka adalah satu-satunya musisi indie yang berada di tangga lagu lengkap Musik Naver top 50.

2. Talkin' Bout Love – J Rabbit

J Rabbit

J Rabbit via https://google.com


How I give you love Just for you

Talkin’ bout love love love

I carefully look at you

I smile and walk on this street


Kalau kamu lagi jatuh cinta dengan seseorang, lagu ini bisa menjadi soundtrack yang pas. Awal terbentuknya J Rabbit sebenarnya dimulai dari keikutsertaan mereka dalam channel Youtube friendz.net yang memang berisi grup K-Indie jempolan Korea.

Awalnya mereka hanya membuat cover untuk beberapa lagu Indie atau lagu yang mereka remix sendiri, seperti lagu The Beatles dan Mocca, namun pada akhirnya di tahun 2011 mereka membuat album debut yang berjudul "It's Spring", berisi 12 lagu dan hampir semua ciptaan mereka sendiri. Lagu-lagu mereka catchy dan easy-listen buat berbagai golongan. Kita seperti diajak berkeliling dunia fantasi yang naik turun, setiap lagunya punya keunikan masing-masing.

3. 4:00 A.M – 10CM


The stars poured bridge

We were just holding hands walking towards leaner

Difficult, but

The most beautiful moment staring at dawn


10 cm adalah duo pemusik dengan satu anggota yang memainkan gitar dan lainnya yang bermain jembe dan mereka memiliki genre musik ialah folk. Nama grup ini mereka buat berasalkan dari latar belakang yang tak terduga, mereka menamakannya 10 cm di karena perbedaan ketinggian dua anggota adalah 10 cm.

Mulai terbentuknya 10 cm dikarenakan persahabatan diantara dua personilnya yaitu Kwon Jeong-yeol (vokal, jembe) dan Yoon Cheol-jong (gitar). Mendengarkan lagu-lagu 10 cm membuat kita menjadi pendengar yang dapat dengan mudahnya menangkap perasaan penyanyi, kita dapat merasakan ketika mereka menulis lagu, dan itu membuat orang mengasosiasikan perasaaan dengan musik mereka. Namun, musik dan perasaan yang di berikan 10 cm tidak terdengar berat tetapi sangat ringan sehingga banyak orang yang dapat menikmati musik mereka.

4. Our Time – Vanilla Acoustic


We keep missing each other

You and I, our time

You’re like the sun

Inside of me

That I hope will rise in the night sky


Lagu ini pas banget didengerin ketika galau. Music Group asal Korea Selatan yang debut tahun 2008 ini memiliki karakter musik yang unik dan menenangkan hati, alunan gitar akustik dengan vokal yang ciamik. Mereka sering mengisi soundtrack dari drama-drama terkenal seperti Cheese in The Trap.

5. Butterfly – Sogyumo Acacia Band


Low breathing, close your eyes

As if you caught up, you fly away

Unable to open my eyes, I sleep

Buried beneath your wings

And send you away, although my eyes are closed


Sogyumo Acacia Band, juga dikenal sebagai Small Acacia Band. Band ini adalah duo yang terdiri dari Kim Min-hong dan Song Eun-ji. Mereka memulai debutnya di tahun 2004. Hingga saat ini mereka telah meluncurkan 5 album.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya