5 Sumber Passive Income Kekinian untuk Mahasiswa

Kamu mahasiswa yang punya banyak waktu luang di luar perkuliahan? Mungkin sudah saatnya untuk mencari passive income. Menurut Investopedia , passive income adalah pendapatan yang diperoleh tanpa berkontribusi secara aktif. Jadi meskipun sedang tertidur lelap, pendapatan masih bisa tetap mengalir ke rekeningmu.

Jika kamu sedang cari sumber penghasilan tambahan, kamu bisa coba menjajal sumber passive income berikut. 

 

1. Ikut Program Affiliate Marketing

Microsoft Surface Laptop 3 in Sandstone shot by: Nathan Dumlao

Microsoft Surface Laptop 3 in Sandstone shot by: Nathan Dumlao via https://unsplash.com

Siapa sih yang tidak punya akun media sosial? Hampir semua mahasiswa saat ini aktif berseluncur di dunia maya. Kamu bisa memanfaatkan akun media sosial yang kamu miliki dengan menjadi affiliator. Affiliate marketing adalah metode pemasaran dimana sebuah perusahaan atau penjual (merchant) bekerja sama dengan affiliator untuk mempromosikan produknya. 

Dalam prorgam affilaite marketing, biasanya merchant akan memberikan referral code atau link yang unik untuk afiliator. Tugasmu yaitu mengajak orang lain untuk membeli produk dari link atau menggunakan referral code tersebut. Nantinya, apabila ada orang yang membeli melalui link atau referral code unik milkmu, kamu akan mendapatkan beberapa persen komisi dari setiap penjualan. 

2. Jadi Dropshipper

Brown Cardboard box by Mildlee

Brown Cardboard box by Mildlee via https://unsplash.com

Kamu bisa mendapat keuntungan tanpa perlu membuat produk sendiri, bahkan tanpa modal lho! Caranya dengan menjadi dropshipper. Dropshipping adalah mekanisme dimana kamu bisa menjual produk dari pihak lain yang disebut supplier. Tugasmu cukup memasarkan sebuah produk dan kamu akan mendapatkan keutungan setiap kali ada orang yang membeli barang tersebut. Metode dropshipping ini cukup mudah dan terjangkau, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya inventory maupun pengiriman karena semuanya sudah ditangani oleh supplier

 

Advertisements

3. Investasi

HD Photo by Towfiqu barbhuiya

HD Photo by Towfiqu barbhuiya via https://unsplash.com

Kamu pasti sudah familiar dengan sumber passive income yang satu ini. Sudah rahasia umum bahwa investasi bisa melipat gandakan kekayaan. Semakin dini kamu memulai investasi, maka potensi mendapat keuntungan menjadi lebih besar. Oleh karena itu, meskipun masih mahasiswa, kamu bisa menyisihkan uang yang kamu miliki untuk berinvestasi. Sebenarnya ada banyak instrumen investasi yang bisa kamu coba. Tetapi apabila kamu masih belum memiliki kemampuan analisis fundamental yang dalam, kamu bisa mulai dengan reksadana. Instrumen investasi reksadana saat ini sangat digandrungi karena mudah dilakukan dan juga minim risiko. 

Selain investasi, metode lain yang bisa kamu coba yaitu trading. Trading adalah kegiatan investasi yang dilakukan dalam jangka pendek. Saat ini sudah banyak jenis instrumen yang bisa kamu coba. Dengan melakukan trading, kamu berpeluang mendapatkan keuntungan yang lebih besar daripada investasi. Tapi patut dicatat, trading ini lebih berisiko daripada investasi dan membutuhkan analisis teknikal yang baik. Jadi kamu harus bisa menganalisis chart pergerakan harga. 

4. Jadi Youtuber

Youtube application photo by NordWood Themes

Youtube application photo by NordWood Themes via https://unsplash.com

Siapa yang setuju kalau saat ini adalah eranya content creator? Semua lapisan masyarakat khususnya Milenial dan Gen Z sedang berlomba-lomba untuk mencuri perhatian panggung dunia maya. Jika kamu tertarik dan memiliki kreativitas yang baik, kamu juga bisa ikut jump on the trend dengan menjadi Youtuber. Melalui platform Youtube, semua bisa menjadi konten. Kamu bisa mulai membuat konten dari hobi yang kamu miliki seperti menggambar, bermain musik, ataupun memasak. Selain itu kamu juga bisa membagikan opini maupun tips di bidang yang kamu kuasai. Bahkan saat ini video keseharian dalam bentuk vlog juga sangat digemari. 

Menjadi Youtuber dengan banyak subscriber memang tidak mudah. Dibutuhkan kreativitas, konsistensi, dan kemampuan membaca kondisi pasar agar kamu bisa mendapatkan penghasilan. Jika kamu sudah memiliki banyak susbcriber, kamu bisa memonetisasi kanal Youtube yang kamu miliki dan mendapat keuntungan melalui langganan Youtube Premium, AdSense, hingga menjual merchandise

 

5. Jadi Kontributor Stock Photo

Shallow Focus Photography by Patrick

Shallow Focus Photography by Patrick via https://unsplash.com

Jika kamu suka foto-foto, cobalah untuk mengirimkan hasil jepretanmu ke situs stock photo seperti Shutterstock atau iStocks. Kalau ada yang membeli hasil jepretanmu, kamu bakal dapet komisi dari penjualan. Jadi kontributor stock photo bisa jadi sumber penghasilan pasif yang cocok buat para fotografer, karena foto yang kamu kirim bisa dibeli berkali-kali oleh pelanggan.

Itulah tadi beberapa contoh sumber passive income yang sedang populer. Tentunya memperoleh pengasilan pasif membutuhkan ketekunan dan konsistensi. Oleh karena itu, pilihlah sumber penghasilan pasif yang sesuai dengan minatmu agar kamu tetap enjoy menjalaninya. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis