5 Tips Bangun Networking untuk Buka Peluang Sukses yang Lebih Luas

Tips membangun networking

Dilansir The Balance Career, lebih dari 80% pencari kerja mengaku kalau networking telah berhasil membantu mereka mendapatkan pekerjaan. Lebih dari itu, orang-orang dari lingkup networking-mu dapat memberikan rujukan atau informasi tentang perusahaan/posisi kerja yang mungkin kamu minati/sedang cari.

Mereka juga bisa memberikan informasi terkait bidang karir yang mau kamu tekuni, seperti apa kondisi pasarnya, bahkan memberimu tips untuk bisa masuk ke posisi tersebut. Mereka bisa jadi mentor yang membantu pengembangan karirmu juga lho.

Mengingat pentingnya networking dalam berkarir, berikut 5 tips yang bisa kamu terapkan untuk mulai membangun networking yang baik.

Advertisement

1. Bangun kepercayaan diri

Photo by jesterpop via shutterstock

Photo by jesterpop via shutterstock via http://shutterstock.com

Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk mulai bangun networking adalah memupuk rasa percaya diri. Kenapa? Ya karena rasa malu yang berlebihan dan minderan menyulitkanmu dalam berhubungan dengan orang baru.

Membangun rasa percaya diri memang bukan hal yang mudah, terlebih buat kamu yang masih merasa belum punya pengalaman dan jam terbang di dunia kerja. Cobalah dengan mencari topik bahasan yang tengah banyak diperbincangkan, kubur rasa malu dengan mengingat tujuan karirmu.

Advertisement

2. Up-to-date dengan informasi terbaru

Photo by Dean Drobot via shutterstock

Photo by Dean Drobot via shutterstock via http://shutterstock.com

Untuk melakukan pendekatan dengan orang baru hal yang harus kamu lakukan adalah menyatukan obrolan. Karena itu, penting untuk memperluas wawasan dan informasi positif. Apa yang sedang hangat dibicarakan bisa kamu angkat untuk melakukan pendekatan.

Nggak perlu bahasan yang berat dan kompleks, cari isu isu ringan yang bisa dijadikan bahan obrolan sebagai pembuka. Setelah ngobrol cukup lama kamu bisa pindah ke pembahasan lain yang lebih luas.

3. Berikan kesan pertama yang baik

Photo by Daxiao Productions via shutterstock

Photo by Daxiao Productions via shutterstock via http://shutterstock.com

Memberikan kesan pertama yang baik sangat penting saat bertemu customer, klien, atau saat sesi wawancara. Dari kesan baik yang kamu berikan, bisa jadi pondasi awal untuk membangun networking di dunia karir.

Tunjukan attitude/sikap yang baik dengan jujur dan personalitimu agar mudah diingat. Kamu juga harus memahami kondisi seseorang saat memulai berkenalan, pastikan lawan bicaramu ada di waktu luang.

4. Manfaatkan media sosial

Photo by LookerStudio via shutterstock

Photo by LookerStudio via shutterstock via http://shutterstock.com

Selain sebagai hiburan, media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk membangun networking, bahkan jangkauannya tidak terbatas.

Mulai sekarang “bersih-bersih” media sosialmu, hindari komentar negatif, atur kata-kata dan cara bicaramu. Berikan konten-konten yang bermanfaat untuk orang lain. Setelah itu, gabung dengan komunitas dan temukan orang-orang yang memiliki ketertarikan pada bidang yang sama. Temukan juga role model yang baik dan inspiratif.

5. Tetap terhubung, jangan lupakan mereka

Photo by leungchopan via shutterstock

Photo by leungchopan via shutterstock via http://shutterstock.com

Membangun networking bukan sekedar berkenalan dan bertukar kontak aja lho. Networking adalah membangun hubungan yang berkelanjutan. Bahkan saat kamu sukses nanti, tetaplah terhubung dengan mereka yang berperan membantu jalan karirmu. Sekedar menyapa lewat media sosial, memberikan ucapan ulang tahun, hari raya, bisa jadi cara untuk meneruskan hubungan yang baik.

Itu tadi 5 tips membangun networking yang berguna untuk kesuksesan karirmu. Temukan informasi lowongan kerja terupdate dan rencanakan karir hebatmu di TopKarir. Download aplikasinya gratis di App Store dan Play Store.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE