Hampir semua dari kita pernah mengalami bullying baik secara langsung maupun melalui media sosial. Saya pikir kalau yang menjadi pelaku cyber bullying dari orang tidak berpendidikan mungkin kita dapat pahami. Tapi, kalau pelaku dari kalangan orang-orang berpendidikan itu mungkin sulit di terima dan bahkan ada yang mungkin bertanya kenapa mereka mau melakukan itu padahal mereka pandai? kenapa mereka membuang waktu untuk melukai orang lain? Ok, tidak semua orang pandai secara akademik punya karakter yang baik 😊 itu poin utama yang harus kita ingat. Nilai akademik tidak mempengaruhi attitude seseorang.

Orang yang merasa pandai sebagian dari mereka punya sifat egois. Kenapa? Karena mereka berpendapat bahwa dengan kepandaian mereka dapat melakukan apapun yang mereka inginkan, termasuk melukai orang lain secara verbal. Sebagian dari mereka ada yang sadar kemudian minta maaf tapi ada juga yang tidak kemudian melupakan tanpa memikirkan dampak perbuatan mereka.

Untuk itu kita harus paham beberapa cara untuk melawan orang-orang seperti itu.

 

1. Membuat pelaku merasa menang

cara mengatasi Cyber Bullying

cara mengatasi Cyber Bullying via https://www.google.co.id

Ketika kita menjadi korban cyber bullying, tetap tenang dan biarkanlah mereka berpikir bahwa mereka telah menang melukai kita. Sebab kalau kita melawan di saat yang sama itu sulit, karena pelaku cyber bullying dari kalangan orang cerdas mengandalkan ego yang tinggi.

Advertisement

Seseorang yang egonya tinggi terbiasa bicara tanpa akal sehat. Kenapa tanpa akal sehat? Karena mereka tidak tahu masa depan mereka lebih baik atau tidak dari kita.

2. Belajar menerima kalimat buruk

Cara menghadapi teman yang mengejek kita

Cara menghadapi teman yang mengejek kita via https://www.google.co.id

Latih diri kita untuk menerima perkataan yang buruk. Menerima perkataan buruk bukan karena kita layak menerima tapi untuk menguatkan kita agar terbiasa, sehingga ketika kita mengalami hal yang sama kita tidak takut lagi tetapi kita tahu respon yang tepat diberikan untuk mereka.

3. Melapor ke pihak berwajib dengan membawa barang bukti

Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos, Ussy Sulistiawaty Ingin Pelaku Bully di Penjara

Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos, Ussy Sulistiawaty Ingin Pelaku Bully di Penjara via https://www.google.co.id

Setiap orang memiliki tingkat ketahanan yang berbeda. Ada orang yang tidak peduli dengan bully-an tapi ada juga orang menanggapi bully-an. Ini catatan buat anda semua diluar sana yang merasa di rugikan. Kalian dapat screenshot status, komentar dan foto yang digunakan pelaku untuk melukai kamu. Kemudian hasil itu dapat dibawa ke pihak berwajib karena mereka punya pasal yang dapat digunakan untuk menjerat pelaku.

Advertisement

Saran dari saya, jangan beri tahu mereka terlebih dahulu dan biarkan itu menjadi kejutan untuk mereka. Anda juga dapat mempublikasi ke media cetak atau yang lain setelah polisi melakukan pemeriksaan dan menyatakan pelaku sebagai tersangka cyber bullying. Ini bukan jahat loh! Ini dilakukan sebagai bentuk pelajaran untuk pelaku dan untuk membela harga diri korban.

4. Belajar untuk tidak menjadi seorang pembully

 Belajar Menjadi Teman baik

Belajar Menjadi Teman baik via https://www.google.co.id

Belajar untuk tidak melakukan hal yang sama seperti dilakukan pelaku kepada kita. Kalau kita tidak mau disakiti, maka lakukan hal yang sama kepada orang lain. Jangan sakiti mereka juga secara verbal apalagi menggunakan media sosial sebagai wadah untuk membully karena media sosial itu dilihat jutaan orang.

5. Meningkatkan potensi diri

Mumpung Masih Muda Kembangkan Diri Mu

Mumpung Masih Muda Kembangkan Diri Mu via https://www.google.co.id

Fokus kembangkan potensi diri kita 😊 Ingat kita bisa lebih baik dari mereka. Kita punya kesempatan untuk maju dan kita bisa berdampak baik untuk orang lain. Masa depan siapa yang tahu? Bisa jadi hari berikut adalah hari di mana kita semua bisa lebih sukses dari mereka 👍

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya