5 Tips Wawancara Bagi yang Melamar Menjadi Pegawai Restoran

Tips Lolos Wawancara untuk Calon Pegawai Restoran

Sejak pandemi COVID-19, banyak orang yang kesusahan mencari pekerjaan, ada pula yang diberhentikan dari pekerjaan sebelumnya. Setiap hari orang berbondong-bondong melamar pekerjaan di suatu perusahaan, termasuk restoran. Jika sudah melamar dan ternyata sesuai kriteria, biasanya calon pegawai akan dipanggil untuk wawancara.

Bagaimana tips agar lolos di tahapan wawancara untuk pegawai restoran? Simak kelima tips berikut!

Advertisement

1. Datang Tepat Waktu

Foto oleh Brett Sayles dari Pexels

Foto oleh Brett Sayles dari Pexels via https://www.pexels.com

Umumnya, pihak HRD atau pemilik restoran akan menghubungi calon pegawai untuk datang di waktu wawancara. Tips yang pertama untuk calon pegawai adalah datanglah tepat waktu di waktu wawancara yang sudah ditentukan. Lebih baik lagi, jika datang 10-15 menit sebelumnya, kandidat sudah lebih siap dan tidak terburu-buru.

Datang tepat waktu merupakan salah satu aspek yang dinilai oleh pihak restoran. Di mana ketika pegawai tersebut bekerja, akan menunjukkan kedisplinan yang tinggi dan niat bekerja. Pihak HRD atau restoran juga akan lebih senang dengan kandidat yang datang dan memenuhi waktu wawancara dengan tepat.

Advertisement

2. Pakaian yang Rapi

Foto oleh Gustavo Fring dari Pexels

Foto oleh Gustavo Fring dari Pexels via https://www.pexels.com

Saat wawancara terkadang dari pihak HRD ataupun restoran tidak memberitahu pakaian yang harus digunakan kandidat. Walau begitu, bukan berarti kandidat bisa menggunakan pakaian bebas. Sebaiknya gunakan pakaian yang formal dan rapi. Tidak harus menggunakan jas atau blazer, cukup kemeja yang nyaman dengan celana ataupun rok kain. Usahakan juga menggunakan sepatu yang tertutup.

Pakaian yang rapi menunjukkan bahwa kandidat berorientasi pada kebersihan dan kerapian. Sebagai pegawai restoran, kebersihan adalah poin penting yang harus dijaga. Selain kebersihan restoran, tentunya kerapian pegawai juga akan menjadi nilai tersendiri.

3. Ceritakan Pengalaman Kerja yang Sesungguhnya

Advertisement
Foto oleh Sora Shimazaki dari Pexels

Foto oleh Sora Shimazaki dari Pexels via https://www.pexels.com

Ada beberapa lowongan pekerjaan di restoran bagi yang memiliki pengalaman, ada juga yang diterima sebagai lulusan baru atau fresh graduate. Bagi yang sudah memiliki pengalaman kerja, biasanya saat wawancara akan ditanya, berapa lama bekerja dan pekerjaan apa saja yang dilakukan. Saat ditanyakan seperti itu, kandidat harus menceritakan pengalaman kerja yang sesungguhnya dan tidak perlu dilebih-lebihkan.

Orang yang mewawancarai biasanya menangkap sinyal jika kandidat tersebut berbohong atau membual. Jadi, sebaiknya ceritakan pengalaman kerja yang sejujur-jujurnya. Kandidat bisa menambahkan poin-poin plus saat bekerja di perusahaan yang lama dan ketertarikannya dalam bekerja.

4. Mencari Tahu Restoran yang Dilamar

Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels via https://www.pexels.com

Jika orang melamar pekerjaan di suatu perusahaan, seharusnya orang tersebut sudah mencari tahu perusahaan yang dilamarnya. Ini menjadi salah satu tips yang penting untuk lolos wawancara. Sebelum hari wawancara tiba, sebaiknya mencari tahu info restoran yang akan dilamar, seperti produk apa yang dijual, keunggulannya apa, bagaimana cara restoran tersebut menerima tamu dan lain sebagainya.

Dengan memiliki pengetahuan dasar terhadap restoran tersebut, membuat kandidat mendapatkan nilai plus di mata pewawancara. Karena dengan mengetahui info restoran terlebih dahulu, kandidat memiliki niat bekerja di restoran yang dilamarnya.

5. Berorientasi pada Service

Foto oleh Edmond Dantès dari Pexels

Foto oleh Edmond Dantès dari Pexels via https://www.pexels.com

Bisnis FnB sebenarnya hampir mirip dengan bisnis hospitality. Selain mengunggulkan produk yang ditawarkan, service menjadi poin penting. Jika service jelek, bisa-bisa restoran tersebut menjadi sepi dan tidak laku. Orang-orang di bisnis FnB umumnya mencari orang-orang yang berorientasi service.

Jadi, untuk tips yang terakhir, ceritakanlah minat terhadap service dan bagaimana cara agar service di restoran menjadi lebih bagus. Pastikan jika memang tertarik terhadap bisnis FnB terutama di restoran tersebut dan bersedia melayani customer.

Nah, itu dia 5 tips wawancara bagi yang melamar sebagai pegawai restoran. Tips ini disampaikan oleh Budi Seputro, owner Sate Ratu, restoran Jogja yang tengah naik daun. Jika ingin mengunjungi Sate Ratu bisa ke Jalan Sidomukti, Tiyasan, Condongcatur, Sleman di pukul 11.00 hingga 21.00.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

CLOSE