Yang jomblo kepingin cepet-cepet dapat gebetan, yang sedang nyari pacar kebingungan milih pasangan yang bisa dibawa sampe mati. Yang sudah pacaran lirik sana lirik sini untuk mencari yang lebih baik dari yang sedang digandeng.  Beberapa orang menganggap jodoh adalah misteri, sisanya gonta - ganti pacar seperti beli handphone. Sesungguhnya, pasangan hidup ideal itu tidak jauh dari keberadaaan kita. Kok bisa Ndro....?

1. Mengenali diri sendiri itu penting

Diri sendiri via http://hargadiri.com

Saya bukan suhu atau paranormal. Saya orang normal dengan suhu badan 37 derajat Celcius. Saya tidak ngawang, saya tetep nginjek tanah. Saya juga bukan peramal, saya orang yang usil dan suka mengamat-amati tingkah laku orang lain. Karena itu jangan menganggap bahwa tips mencari jodoh ini pasti jitu. Saya sharing tentang cinta saja, jika suka terima kasih, kalo tidak suka silakan dimaki. #eh

Sementara itu, kuat-kuatlah berdoa, minta kepada Tuhan, " Jauhkanlah si doi dari orang-orang yang ingin mendekatinya. Kalau si doi bukan jodohku, maka jodohkan diriku dengan dirinya."

2. Actually, hanya ada 2 jenis pilihan pasangan yang kepadanya kamu akan jatuh cinta

Advertisement

Ramalan tentang jodoh yang tepat buat kamu sebenarnya dapat dibagi menjadi dua jenis manusia saja. Pasangan yang sejenis dengan kamu yang apa-apa langsung mengiyakan kata-katamu atau pasangan yang bertolak belakang. Hati-hati kalau saat ini kamu berlawanan dengan doi, bisa jadi ….

Jadi, termasuk jenis apakah kamu ini ?

3. Teori kepribadian

Kepribadian via http://rockingmama.id

Menurut teori Hartman dan Galenus, ada 4 kepribadian manusia. Dan dari keempat manusia ini dapat digabungkan menjadi dua jenis. Kepribadian aktif dan kepribadian pasif, optimis dan pesimis, impulsif dan defensif, tenang dan agresif. Nah, sekarang jenis kamu yang mana ?

4. Bagaimana jika memilih pasangan yang sejenis ?

Hidup itu pilihan, demikian juga dengan jodoh. Memilih pasangan hidup yang sejenis itu bagus karena langsung klik. Pola pikirnya hampir sama, ritme-nya hampir sama. Saya katakan hampir sama karena pada kenyataannya tidak ada yang benar-benar sama. Hanya garis besarnya saja yang sama. Prinsip hidupnya memang sama, cara melakukannya berbeda.

Jika kamu memilih pasangan yang sejenis maka hidup kamu akan daaaataaaar sekaaaleeee. Lah wong sifatnya hampir sama, yah akeh setujunya daripada tidak. Akeh nyambungnya daripada disconnect'e. Yang jelas, menikah dengan orang yang sejenis itu tenang, jarang ada perang terbuka. Kamu bisa menghitung dengan jari masalah yang menimbulkan perang terbuka dengan pasangan kamu. Kamu lebih sering sepakat daripada tidak sepakatnya. Itulah enaknya memilih pasangan hidup yang sejenis.

Sebelum pacaran sama pacar saya sekarang ini, saya pernah berpacaran dengan seseorang yang kepribadiannya bertolak belakang. Dia Sanguinis Phlegmatis sedangkan saya Melankolis Kholerik. Kalau saya memilih utara, dia memilih ke selatan, kalau saya bersedih, dia cuma berkata jangan dipikirin. Kalau saya lagi emosional, dia tidak berempati. Bukan salah dirinya memiliki kepribadian periang dan optimis. Sama halnya dengan saya, yang tidak meminta dilahirkan sebagai seorang Melankolis Kholerik. Saya hanya sedang berpacaran dengan orang yang berlawanan dengan diri saya.

5. Memilih pasangan hidup yang bertolak belakang membuat hidup lebih dinamis

Selain perdebatan tentang bagaimana melakukan sesuatu, dan tentunya tiada hari tanpa perang terbuka….^-^. Karena pada dasarnya memang berbeda. Ketika ketemu gegeran, ketika berpisah jadi kangen karena dunia ini menjadi sepi. Lah wong biasane rame sekarang jadi sepi. Jelas ada sesuatu yang hilang. Bertolak belakang berarti saling melihat kelebihan sekaligus kekurangan diri kita. Jika pandangan kita hanya kepada kelemahan pasangan, maka akan ada perang sepanjang hidup kita. Sebaliknya jika fokus kita alihkan pada kelebihan pasangan kita, maka kamu akan mengalami hidup yang luar biasa.

Kamu berhak menentukan pasangan hidupmu sendiri. Ketahuilah resiko dan keuntungannya. Jika kamu memilih pasangan hidup yang sejenis, maka hidupmu akan nyaman, tenang dan datar. Tidak ada yang salah dengan kehidupan semacam ini. Enak kok, rasanya bahagia dengan keadaan seperti ini.

Sebaliknya, jika kamu memilih pasangan hidup yang bertolak belakang maka kamu akan memiliki hidup yang berwarna – warni, dinamis dan selalu ada yang baru setiap hari. Life is an Adventure ! Namun kesenangan ini harus dibayar mahal dengan ratusan pertengkaran, perbedaan pendapat dan cara melakukan sesuatu. Lah wong kamu berbeda dalam segala sesuatunya…. wajar bukan jika harus terjadi penyesuaian ?

High Risk – High Return, Low Risk – Low Return.

Maksude piye Ndro ? Gini, resiko tinggi, hasil tinggi. Resiko rendah, hasil rendah. Pilih jodoh kok kayak maen lotre …. hehe begitulah hidup kawan, susah – susah gampang, gampang – gampang susah.