Pernah nggak sih kamu merasa bahwa hidupmu seperti tidak memiliki arah dan tujuan? Merasa bahwa apapun yang kamu lakukan dalam hidup selalu gagal? Merasa bahwa banyak orang yang menyakiti, bahkan semuanya bertambah buruk karena kamu tidak tahu lagi siapa yang harus dipercaya dan bagaimana harus menjalani hidup?

Satu hal yang perlu kamu ketahui, bahwa semua perasaan tadi manusiawi dan tak selalu salah. Hidup memang penuh teka-teki. Tapi tolong ingatlah beberapa hal penting ini di kala kamu sedang dilanda semua perasaan tak menyenangkan tadi. Biar tak ada lagi rasa tersesat, karena sejatinya hidup akan mengalir sesuai inginmu kalau saja semangat dalam diri tak meredup.

 

1. Hal yang dirasa sulit olehmu itu, sesuatu yang pantas dan wajar untuk dijalani

Di dunia ini selalu ada dua kemungkinan, 'ya atau tidak', 'sedih atau senang'. Tidak ada jaminan dalam hidup manusia bahwa kita tidak akan pernah memasuki fase 'kesedihan dan kesulitan', tidak ada. Siapapun di antara kita, pasti akan mengalami dan melewati fase ini. 

Advertisement

Ketahuilah bahwa setiap kesulitan yang terjadi dalam hidup kita adalah hal yang pantas untuk kita jalani. Itu berarti Tuhan sedang memberikan kesempatan kepada kita untuk merasakan hidup yang penuh tantangan dan bukan hidup yang biasa saja. Itu berarti waktu sedang menempamu menjadi manusia yang kuat.

2. Karena hidup ini sebuah panggung seni untuk mengelola segala permasalahan yang terjadi

Mengelola masalah dalam kehidupan

Mengelola masalah dalam kehidupan via https://www.google.com

Jika kamu merasa tersesat di kemudian hari lantas ingin menyerah, maka tandanya dirimu hanya sedang lelah. Tapi yang perlu kamu ingat, menyerah sudah pasti membuat dirimu gagal dan tidak akan pernah bisa lulus dalam masalah lain yang ada di depan.

Karena hidup ini aslinya panggung seni untuk mengelola masalah yang datang dan pergi silih berganti. Artinya setelah ada masalah yang selesai, pasti akan ada masalah baru lagi yang datang. Tujuannya ya agar kamu bisa menikmati dan paham makna hidup yang sesunggunya.

3. Datangnya ujian itu satu tanda bahwa kamu punya kemampuan di luar kesadaranmu untuk menanganinya

Advertisement

Satu hal yang perlu kalian ketahui dan kalian garis bawahi, bahwa Tuhan tidak akan memberikan ujian melebihi batas kemampuan kita. Itu berarti bahwa kamu adalah pribadi yang kuat dan mampu membedakan mana perihal yang baik dan tidak di dalam fase hidupmu. Oleh sebab itu, kamu ditempatkan pada posisi tersebut agar dirimu dapat kembali dengan caramu sendiri tanpa merugikan siapapun.

4. Tersesat bukan berarti kalah dan salah, kamu hanya butuh kembali ke jalan pulang

Jalan pulang

Jalan pulang via https://unsplash.com

Jadi tolong berhenti berpikiran, bahwa tersesat menjadikan kamu manusia yang kalah dan tidak pantas untuk bahagia. Renungkanlah pesan ini dariku baik-baik, bahwa itu salah. Kamu tidak kalah, dirimu bukan pribadi yang lemah. Kamu hanya butuh waktu untuk dirimu sendiri, dan memikirkan apa yang terbaik untuk diri ini. 

5. Jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri tentang apa yang sudah terjadi

Menyalahkan diri sendiri

Menyalahkan diri sendiri via https://unsplash.com

Tolong berhentilah mengganggap bahwa kamu adalah pribadi yang bodoh bahkan cenderung menyalahkan dirimu sendiri untuk hal – hal yang sudah kalian lakukan. Perlu kamu ketahui bahwa segala sesuatu yang telah terjadi tidak akan bisa diulang kembali, karena ini adalah fase kehidupan bukan fase revisi seperti skripsi.

Semua yang telah terjadi tidak akan bisa kamu ulang kembali, tetapi sesuatu yang belum terjadi bisa kamu perbaiki. Ada hal yang perlu kamu ingat, bahwa menyalahkan diri sendiri akan membuatmu semakin tersiksa

6. Percayalah, selama kamu tidak menyerah semuanya akan kembali baik-baik saja

All is well

All is well via https://unsplash.com

Jika kamu merasa tidak memiliki tujuan hidup atau semangat hidup, maka reaksi kalianlah yang akan menentukan. Asal kamu tidak menyerah maka semuanya akan kembali baik-baik saja seperti semula. 

7. Jadikan itu sebagai kesempatan untuk melatih dirimu menjadi lebih kuat

Pribadi yang kuat

Pribadi yang kuat via https://unsplash.com

Jika kamu tidak jatuh, maka dirimu tidak akan pernah belajar. Sakit memang, dan bahkan tak jarang kamu pun menangis karenanya. Tapi disitulah kamu sedang belajar untuk menjadi pribadi yang lebih kuat. 

Asal kamu tetap menjaga hati untuk optimis, maka segelap apapun masa lalu dan masalah pasti akan ada cahaya yang bisa ditemukan. Jangan sedih jikalau tak ada satu orang pun yang dapat menjadi sandaran atau penerang bagimu.

Yakinlah bahwa hanya dirimu sendiri yang harus melakukannya dan kamu pasti bisa melakukannya. Ada hal yang perlu kamu ingat bahwa setiap orang berhak atas kesempatan kedua dalam hidup mereka, untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dan ketika kamu merasa sendiri pada fase ini, ingatlah bahwa ada aku disini yang selalu mendoakan untuk setiap kebaikan dalam hidumu.

Percayalah, bahwa akupun juga pernah salah jalan dalam hidupku. Dan kini aku tengah berproses untuk kembali menemukan jalan pulang. 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya