1. Menyadari Bahagia adalah Pilihan

Bahagia adalah Pilihan

Bahagia adalah Pilihan via https://www.google.co.id

Menurut gue, bahagia itu adalah sebuah perasaan yang lebih besar dari sekedar menyenangkan. Sederhana atau mahal tergantung bagaimana kondisinya.Sekalipun ada orang pergi ke Disney Land belum tentu membuat dirinya merasa bahagia, berkumpul dengan keluarga juga belum tentu membuat seseorang bahagia. 

Bahagia adalah perasaan, dimana pikiran kita merasa tenang, nyaman dan bukan suatu rutinitas. Tapi dalam mencapai kebahagiaan ada harga yang harus dibayar, seperti waktu, tenaga dan materi. Buatlah perasaan bahagia ini menjadi hak dan kewajiban dalam hidup kita, agar membuat diri lebih tenang dan nyaman.

Berikan waktu luang untuk berkumpul bersama keluarga dan bukan karena rutinitas, ajak teman atau pacar ketempat yang bisa membuat diri kita bahagia dan tidak membuat down setelah berpergian (Habis Uang). Sekedar berekreasi dan berfoto di monumen, pergi ketempat favorit, mengopi di cafe dengan orang yang disayang dan membicarakan hal – hal yang menyenangkan juga bisa membuat bahagia.

Jadi pilihlah kebahagiaanmu menurut perasaan masing - masing.

Sumber: https://andi1992.wordpress.com/2014/08/20/bahagia-itu-perasaan/

2. Berdoa

Bahagia adalah sebuah perasaan yang tidak pernah ternilai dengan angka. Bahagia manusia memang dirasakan ketika menjalani kehidupan seperti sekarang ini. Dalam konsep ketuhanan, maka Dia-lah yang memberi manusia rasa bahagia itu. Doa adalah alat komunikasi manusia dengan Tuhan, maka saat kita berdoa dengan tulus ikhlas rasa kebahagiaan dan tenang itu akan datang.

3. Bersyukur

Bersyukur

Bersyukur via http://googlei.co.id

Syukur adalah ucapan terima kasih atas kebaikan yang telah diterima oleh seseorang dalam segala hal. Sebagai manusia, rasa syukur cenderung kali sulit untuk kita lakukan. Apalagi kita manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Sebagai ciptaanNya, hendaklah kita dapat mengucap syukur senantiasa, terlepas dari bagaimana keadaan kita saat ini.

Dengan mengucap syukur dan tidak mengeluh dengan keadaan kita, maka kebahagiaan dengan rasa cukup akan ada selalu dalam hidup kita.

Sumber: https://andi1992.wordpress.com/2015/08/31/syukur/

4. Jangan Memadamkan Roh

Faith...!!!

Faith...!!! via https://twitter.com

Roh adalah isi dari tubuh kita. Tubuh yang berlapis ini tidak berarti tanpa roh, maka jangan pernah biarkan roh tubuh ini padam atau bahkan mati. Biarkan roh tubuh kita terus bersemangat, alirkan segala hal positif kedalam pikiran. Maka ketika pikiran sudah menerima hal positif, kemudian roh menerimanya dan hasilnya adalah tubuh kita akan merasakan kebahagiaan terus - menerus.

5. Percaya Janji Tuhan

Tangan Tuhan tidak pernah terlambat menolong kita

Tangan Tuhan tidak pernah terlambat menolong kita via https://google.co.id

Bagi setiap kita yang percaya dengan konsep ketuhanan maka kita harus percaya kepada apa yang telah Tuhan janjikan kepada kita. Karena bagi kita yang sudah percaya maka sudah bukan barang langka lagi suatu kebahagiaan itu akan datang setiap saat dalam kehidupan kita. Kenapa bisa seperti itu? Karena disetiap janji Tuhan ada kabar baik, sukacita, dan bukan suatu kabar buruk yang membuat umatNya kecewa.

6. Pastikan Bahagia itu Benar dan Pertahankan Jika itu Baik dan Benar

Bersama kalian, aku bahagia

Bersama kalian, aku bahagia via http://kompasiana.com

Sering kali manusia salah mengartikan tentang kebahagiaan. Kebahagiaan yang membawa manusia itu sendiri celaka. Banyak dari manusia yang mencari kebahagiaan dengan jalan pintas. Misalnya, menggunakan obat - obatan terlarang dan minuman keras.

Percayalah, setiap orang yang sudah menggunakan obat - obatan terlarang atau mabuk - mabukan tidak akan pernah merasakan suatu kesedihan. Kebahagiaan terus melingkupi mereka.

Kebahagiaan yang manusia ciptakan dengan cara ini adalah kebahagiaan dengan cara yang salah. Maka cara ini harus disingkirkan sejauh mungkin.

Berkumpullah bersama teman - teman yang baik dan benar atau  berkumpul bersama keluarga. Tertawa, bersenda gurau, sesekali saling mengejek merupakan suatu hal yang wajar. Dan jika kebahagiaan sudah kita dapat dari sini, maka sudah selayaknya kita pertahankan dan jangan kita rusak lewat segala tindakan atau perkataan yang membuat semua kebahagiaan itu hilang.

7. Menjauh dari Segala Sesuatu yang Membuat Bahagia itu Hilang

Menjauh dari segala sesuatu yang membuat bahagia itu hilang

Menjauh dari segala sesuatu yang membuat bahagia itu hilang via https://google.co.id

Sering kali pergaulan membuat kita ikut membuat jati diri kita berubah. Berteman dengan orang yang sering bersedih atau galau, bisa membuat otak kita menjadi ikut dalam suasananya. Seorang peneliti berkata bahwa kebahagiaan dapat menular dan begitu juga dengan kesedihan.

Suatu hari saya menonton sebuah acara Standup Comedy secara live. Dengan riuhnya penonton sering kali telinga tidak dapat mendengar apa yang diucapkan oleh sang Comic -sebutan untuk standup comedian-.

"Hahahaha......." Hampir seluruh penonton tertawa

"Hahaha... Dia bilang apa?" Seorang teman bertanya

"Nah. Lu gatau tapi ketawa"

"Semua ketawa. Gue ikutan aja. Hehehe..."

"Katanya tadi lirik lagunya katanya bisa diambil di situs porno"
"Oh.. Hahahha"

Jadi intinya, sekalipun seseorang tidak mengerti apa yang sedang dibicarakan, tetapi kita orang serentak tertawa maka rasa itu datang sendiri kepada diri kita.

Coba sesekali pandang orang di depanmu, kemudian tersenyumlah ketika melihat wajahnya. Dan kita akan menularkan kebahagiaan kepada banyak orang.

Menjauhlah dari mereka yang ber-hobby dengan kegalauan. Atau jika kamu penuh dengan energi, tegurlah teman kita agar kebahagiaan ikut ada bersamanya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya