7 Kiat Mengurangi Rasa Nyeri Haid Atau Menstruasi Secara Alami

Rasa tidak nyaman di sekitar perut saat wanita sedang menstruasi adalah hal yang umum. Rasa tidak nyaman ini bisa dimulai sejak pra-haid sampai beberapa hari saat menstruasi. Selama menstruasi, otot-otot rahim wanita akan berkontraksi untuk membantu melepaskan lapisan pembuluh darah yang menumpuk. 

Dalam kondisi ini, wanita mungkin mengalami kram perut. Ini menunjukkan bahwa otot-otot rahim berfungsi. Beberapa wanita lain mengalami mual, muntah, sakit kepala, dan bahkan kejang disertai diare.

Tingkatan nyeri haid yang dirasakan tiap wanita memang dapat bervariasi. Dokter tidak yakin mengapa beberapa wanita mengalami nyeri haid dan yang lainnya tidak. Tetapi, beberapa faktor ini disinyalir berhubungan dengan rasa sakit yang lebih hebat:

Saat mengalami nyeri yang tak tertahankan, kira-kira hal apa saja yang bisa kita lakukan untuk dapat mengurangi rasa sakitnya? Yuk simak artikel berikut ini!

Advertisement

1. Kompres Panas

istockphoto

istockphoto via https://www.pexels.com

Menerapkan panas ke perut dan punggung bawah untuk kram menstruasi dapat mengurangi rasa sakit. Jika Anda tidak memiliki botol air panas atau kompres panas, Anda dapat mandi air hangat atau menggunakan handuk tangan. Anda juga dapat membuat bantal pemanas sendiri untuk metodenya adalah sebagai berikut.:

Potong 2 lembar kain dan jahit menjadi satu, sisakan lubang di bagian atas.

Advertisement

Masukkan beras mentah dan jahit lubang

Panaskan dalam microwave ke suhu yang diinginkan selama beberapa menit

Hati-hati jangan sampai terlalu panas

Kemudian dinginkan sesuai kebutuhan

Atau bungkus pembalut buatan sendiri dengan handuk untuk mengurangi perpindahan panas

2. Pijat dengan Minyak Esensial

Anete Lusina

Anete Lusina via https://www.pexels.com

Terapi pijat selama kurang lebih 20 menit dapat membantu mengurangi nyeri menstruasi. Para peneliti menemukan bahwa setelah terapi pijat dapat mengurangi rasa sakit secara signifikan.

Advertisement

Terapi pijat menstruasi memberi tekanan pada area tertentu seperti perut, perut samping, dan punggung. Menambahkan minyak esensial ke pijat aromaterapi bahkan lebih efektif. 

Dalam sebuah studi, 48 wanita dengan kram menstruasi dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menerima krim yang mengandung minyak atsiri dan kelompok lain menerima krim yang mengandung wewangian sintetis.

Pada kelompok yang menggunakan minyak esensial, jumlah dan durasi penghilang rasa sakit berkurang secara signifikan.

Peneliti menggunakan campuran lavender, clary sage, dan minyak marjoram dalam penelitian ini.

 Anda bisa membuat sendiri minyak pijat beraroma dengan bahan serupa. Anda harus selalu mengencerkan minyak esensial dengan minyak pembawa.

Contohnya termasuk minyak sayur atau kacang seperti minyak biji anggur atau minyak almond manis. Konsentrasi yang aman adalah satu tetes minyak esensial per sendok teh minyak pembawa.

3. Menghindari Makanan dan Minuman Tertentu

Artem Beliaikin

Artem Beliaikin via https://www.pexels.com

Selama menstruasi, wanita harus menghindari makanan yang menyebabkan retensi gas dan air. Beberapa makanan dan minuman penyebab utama penyakit ini yaitu :

  • Makanan berlemak
  •  Makanan Asin
  •  Minuman berkarbonasi 
  •  Kafein 
  • Alkohol

Mengurangi atau menghentikan makanan dan minuman ini dapat membantu meredakan kram dan ketegangan saat Anda mengalami kram menstruasi.

Sebagai gantinya, cobalah teh jahe atau mint yang menenangkan (tanpa kafein) atau air panas rasa lemon.

Orang yang membutuhkan makanan manis lebih baik makan buah-buahan seperti stroberi dan raspberry.

4. Mengonsumsi Kunyit

istockphoto

istockphoto via https://www.pexels.com

Kurkumin, bahan kimia alami yang ditemukan dalam kunyit, dapat membantu meringankan gejala sindrom pramenstruasi (PMS).

Kunyit dianggap ampuh mengatasi nyeri berupa kram perut, karena kandungan kurkumin dapat menghambat produksi prostaglandin berlebih di dalam rahim.

Namun, karena risiko sakit maag dan sakit perut, overdosis kunyit atau kunyit olahan sebagai obat nyeri haid juga tidak dianjurkan.

5. Konsumsi Makanan Biji-bijian dan Mengandung Kalsium

Marta Branco

Marta Branco via https://www.pexels.com

Menjaga pola makan yang sehat dan teratur dapat mengurangi dan mencegah resiko nyeri haid. Makanan yang disarankan untuk wanita yang sedang haid atau menstruasi, antara lain : 

  • Pepaya kaya akan vitamin
  • Beras merah mengandung vitamin B-6 yang dapat mengurangi kelebihan cairan.
  • Biji kenari, almond, dan labu mengandung mangan yang tinggi dan membantu meredakan kram
  • Minyak zaitun dan brokoli, mengandung vitamin E
  •  Ayam, ikan, dan sayuran berdaun hijau mengandung zat besi yang hilang saat menstruasi.
  •  Biji rami mengandung antioksidan omega-3 yang membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan

Mineral boron membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor dan mengurangi dismenore (kram menstruasi)

Selain mengonsumsi makanan diatas, Anda juga dianjurkan mengonsumsi makanan yang mengandung boron tinggi, antara lain: 

  • Selai kacang
  • Buncis
  • Plum 
  • Alpukat
  • Pisang

Selain makanan yang mengandung boron, Anda juga disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium saat menstruasi.

Kalsium merupakan mineral yang dapat meredakan kejang otot saat menstruasi. The Mayo Clinic merekomendasikan bahwa wanita berusia 19 hingga 50 tahun memiliki asupan harian setidaknya 1.000 miligram (mg) kalsium. Makanan kaya kalsium meliputi:

  •  Produk susu 
  •  Biji wijen
  • Kacang almond 
  • sayuran berdaun hijau

6. Banyak Mengonsumsi Air

Ini mungkin terdengar aneh, tetapi air minum dapat mencegah tubuh Anda menahan air dan mencegah kembung yang menyakitkan selama menstruasi. 

Air hangat atau air panas biasanya lebih baik untuk mengatasi kram, karena cairan panas dapat meningkatkan aliran darah ke kulit dan mengendurkan otot-otot yang kram. 

Anda juga bisa makan makanan berbahan dasar air seperti: 

  •  Selada
  •  Selledri
  •  Mentimun 
  • Semangka 
  • Berry seperti strawberry, blueberry, raspberry

7. Latihan Ringan

Mikhail Nilov

Mikhail Nilov via https://www.pexels.com

Wanita mungkin tidak menyukai gagasan berolahraga sebelum atau selama menstruasi. Latihan sebenarnya bisa melepaskan endorfin. Menurut penelitian, olahraga efektif dalam meredakan nyeri haid dan bahkan dapat menghilangkan atau bahkan mengurangi kebutuhan akan obat penghilang rasa sakit

Aktivitas sedang seperti berjalan dapat bermanfaat selama menstruasi sebagai ganti aktivitas yang lebih intens. 

Yoga adalah latihan lembut yang melepaskan endorfin dan membantu mencegah atau mengurangi dismenore. 

Jika nyeri haid tidak sembuh secara spontan dengan berbagai cara ini dan bertambah parah, Anda harus segera menemui dokter kandungan dan ginekolog.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE